@_shkstt_:

M🖤
M🖤
Open In TikTok:
Region: IQ
Sunday 01 November 2026 19:02:23 GMT
598
30
8
4

Music

Download

Comments

a7aa_mehrab
﮼الـو داعہ~ :
Bra Y mn🖤.
2026-11-01 19:04:04
1
ii.alaa20
ii.AlAA :
🌹🌹🌹
2026-11-01 19:19:50
0
To see more videos from user @_shkstt_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


"Jenis kebutaan yang paling berbahaya adalah meyakini bahwa sudut pandang anda adalah satu-satunya kebenaran," berkaitan erat dengan konsep Perspektivisme (Persativism) yang dicetuskan oleh filsuf terkemuka asal Jerman, Friedrich Nietzsche. Secara filosofis, kutipan ini mengkritik keras sikap dogmatis—yaitu ketika seseorang atau sekelompok orang merasa memegang kebenaran mutlak dan menolak keberadaan sudut pandang lain. Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai makna di balik kutipan tersebut: 1. Konsep Perspektivisme (Tidak Ada Kebenaran Tunggal) Nietzsche berargumen bahwa tidak ada fakta objektif atau "kebenaran mutlak" yang berdiri sendiri di dunia ini yang bisa diakses sepenuhnya oleh manusia. Yang ada hanyalah interpretasi dari berbagai sudut pandang (perspektif). Cara kita melihat dunia selalu dipengaruhi oleh latar belakang, budaya, bahasa, kebutuhan biologis, dan pengalaman hidup kita. 2. Mengapa Disebut "Kebutaan yang Paling Berbahaya"? Ketika seseorang merasa sudut pandangnya adalah satu-satunya kebenaran, ia mengalami "kebutaan intelektual". Bahayanya meliputi: • Berhentinya Pencarian Ilmu: Orang yang merasa sudah tahu segalanya tidak akan pernah belajar lagi. • Lahirnya Fanatisme dan Dogmatisme: Sikap ini memicu penghakiman sepihak, intoleransi, bahkan kekerasan terhadap mereka yang berbeda pandangan. • Ketidakmampuan Beradaptasi: Dunia terus berubah, dan menutup diri dari perspektif baru membuat seseorang terjebak dalam delusi atau ilusi yang ia ciptakan sendiri. 3. Kehendak untuk Berkuasa (Will to Power) Dalam filsafat Nietzsche, klaim terhadap "kebenaran tunggal" sering kali digunakan oleh institusi atau kelompok tertentu (seperti moralitas tradisional atau otoritas tertentu) untuk mendominasi dan mengendalikan orang lain. Menganggap sudut pandang sendiri sebagai kebenaran mutlak sering kali menjadi kedok tersembunyi dari ego yang ingin berkuasa atas pemikiran orang lain. Kesimpulan Melalui pemikiran ini, Nietzsche mengajak kita untuk memiliki keterbukaan pikiran dan keberanian intelektual. Mengakui bahwa sudut pandang kita terbatas bukanlah tanda kelemahan, melainkan langkah awal untuk terhindar dari kebutaan dogmatis dan melihat dunia dengan pemahaman yang jauh lebih luas serta kaya.#quotes #friedrichnietzsche #kayo56_

About