@arynews.official: ایران سے بات چیت اچھی جارہی ہے ، ہمیں کوئی جلدی نہیں، ٹرمپ #ARYNews #Trump

ARY NEWS
ARY NEWS
Open In TikTok:
Region: PK
Sunday 01 November 2026 21:44:02 GMT
10301
289
13
0

Music

Download

Comments

mishuuuu211
Mishuuu :
first comment
2026-11-01 21:54:26
0
zoyameherali1
𝐙𝐎𝐘𝐀 𝐈𝐊 ♡ :
acha mazak hy😂😂😂
2026-11-01 21:52:34
0
alikhanmeherbaaneditoruk
Ali Khan g313 :
no
2026-11-01 21:49:16
0
alikhanmeherbaaneditoruk
Ali Khan g313 :
nook
2026-11-01 21:49:27
0
kashifshoukat12
🥀𝐊𝐚𝐬𝐇𝐢𝐅 𝐉𝐨𝐢𝐘𝐚🖤 :
Kia Bkws Hai News 📰 Old Video Or Pakistani News Jhti Hai😂😂😂ASI Koi Bt Nhe Hui
2026-11-01 21:56:10
0
mafia68838
ⓁⒺⒶⒹⒺⓇ☂︎⁸³⁸🇬🇷 :
#wesatndwithmrpatlo #justiceForMrpatlo
2026-11-01 23:06:46
0
mubasharsarwararian
Mubashir sarwar :
❤️❤️❤️
2026-11-01 21:51:07
0
muhammad.hassan.r814
Muhammad hassan Rind :
🥰🥰🥰
2026-11-01 21:51:10
0
mallika.men
😎🇵🇰ملک پردیسی🇸🇦😎 :
🥰🥰🥰
2026-11-01 21:48:50
0
alikhanmeherbaaneditoruk
Ali Khan g313 :
⛽⛽🚥🚦🚨
2026-11-01 21:49:37
0
israr37088
اسرار :
👍👍👍
2026-11-01 21:52:40
0
hdragon150
Hdragon1 :
[Laugh approved][Laugh approved][Laugh approved]
2026-11-01 21:47:28
0
aynhoaynho1
ሉሉ :
❤️❤️❤️
2026-11-01 21:57:49
0
To see more videos from user @arynews.official, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

INA LIEM BUKA SUARA PASCA PUTUSAN MA SOAL SUKET GIBRAN Pasca Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi dalam perkara Surat Keterangan (Suket) penyetaraan pendidikan SMA Gibran Rakabuming Raka, polemik mengenai dokumen pendidikan Wakil Presiden kembali menjadi perhatian publik. MA melalui Putusan Nomor 742 K/TUN/2026 menyatakan suket penyetaraan tersebut tidak sah dan membatalkan putusan sebelumnya. MA juga memerintahkan agar dokumen tersebut ditarik dari pihak yang menguasainya untuk dimusnahkan.  Dalam perkembangan tersebut, muncul pula desakan agar Gibran mundur dari jabatan Wakil Presiden. Penggugat, HM Subhan, secara terbuka menyampaikan pandangan bahwa setelah suket dinyatakan tidak sah, Gibran seharusnya mundur.  Sementara itu, Ina Liem turut menanggapi situasi tersebut. Menurut Ina, jika memang ada desakan agar Gibran mundur, maka hal tersebut dapat saja dilakukan. “Ya silakan saja. Biar kita tahu siapa di balik isu ijazah ini.” Pernyataan tersebut membuka pertanyaan lain yang tak kalah penting: apakah polemik ini semata-mata persoalan administrasi dan hukum, atau ada kepentingan lain di balik panjangnya isu ijazah Gibran? Namun, penting membedakan antara fakta hukum yang sudah diputus pengadilan dengan dugaan mengenai motif politik atau siapa yang berada di balik suatu isu. Sampai saat ini, putusan lengkap MA beserta pertimbangan hukumnya masih menjadi bagian penting untuk dibaca secara utuh sebelum menarik kesimpulan lebih jauh.  Di sisi lain, putusan MA mengenai suket tersebut tidak dengan sendirinya berarti MA telah memutus bahwa Gibran harus kehilangan jabatan Wakil Presiden. Dampak konstitusional dan politik dari putusan tersebut merupakan persoalan berbeda yang masih membutuhkan penjelasan berdasarkan aturan dan proses hukum yang berlaku.  Kini publik menunggu: apa langkah berikutnya setelah putusan MA ini, dan ke mana arah polemik ijazah Gibran akan bergulir? #InaLiem #GibranRakabuming #IjazahGibran #MahkamahAgung #SuketGibran
INA LIEM BUKA SUARA PASCA PUTUSAN MA SOAL SUKET GIBRAN Pasca Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi dalam perkara Surat Keterangan (Suket) penyetaraan pendidikan SMA Gibran Rakabuming Raka, polemik mengenai dokumen pendidikan Wakil Presiden kembali menjadi perhatian publik. MA melalui Putusan Nomor 742 K/TUN/2026 menyatakan suket penyetaraan tersebut tidak sah dan membatalkan putusan sebelumnya. MA juga memerintahkan agar dokumen tersebut ditarik dari pihak yang menguasainya untuk dimusnahkan. Dalam perkembangan tersebut, muncul pula desakan agar Gibran mundur dari jabatan Wakil Presiden. Penggugat, HM Subhan, secara terbuka menyampaikan pandangan bahwa setelah suket dinyatakan tidak sah, Gibran seharusnya mundur. Sementara itu, Ina Liem turut menanggapi situasi tersebut. Menurut Ina, jika memang ada desakan agar Gibran mundur, maka hal tersebut dapat saja dilakukan. “Ya silakan saja. Biar kita tahu siapa di balik isu ijazah ini.” Pernyataan tersebut membuka pertanyaan lain yang tak kalah penting: apakah polemik ini semata-mata persoalan administrasi dan hukum, atau ada kepentingan lain di balik panjangnya isu ijazah Gibran? Namun, penting membedakan antara fakta hukum yang sudah diputus pengadilan dengan dugaan mengenai motif politik atau siapa yang berada di balik suatu isu. Sampai saat ini, putusan lengkap MA beserta pertimbangan hukumnya masih menjadi bagian penting untuk dibaca secara utuh sebelum menarik kesimpulan lebih jauh. Di sisi lain, putusan MA mengenai suket tersebut tidak dengan sendirinya berarti MA telah memutus bahwa Gibran harus kehilangan jabatan Wakil Presiden. Dampak konstitusional dan politik dari putusan tersebut merupakan persoalan berbeda yang masih membutuhkan penjelasan berdasarkan aturan dan proses hukum yang berlaku. Kini publik menunggu: apa langkah berikutnya setelah putusan MA ini, dan ke mana arah polemik ijazah Gibran akan bergulir? #InaLiem #GibranRakabuming #IjazahGibran #MahkamahAgung #SuketGibran

About