@_kisahislami: Suatu hari di Madinah, seorang wanita dari kabilah Ghamidiyyah melangkah mendatangi Rasulullah SAW dengan perasaan hancur. Di dalam perutnya, ada janin yang sedang tumbuh akibat perbuatan zina yang sangat ia sesali. la datang sukarela tanpa menyebut nama pasangannya, karena hukum syaria hanya bisa ditegakkan atas pengakuan dirinya sendiri. Di hadapan Nabi SAW, wanita itu tidak mencari pembenaran. Sambil menangis tersedu-sedu, ia memohon agar dihukum mati dengan lemparan batu (rajam) demi menebus dosanya. "Wahai Rasulullah, sucikanlah aku! Sungguh aku telah berzina dan aku sedang hamil." Namun Rasulullah SAW tidak langsung menghukumnya. Beliau memalingkan wajah lalu bersabda lembut: "Pulanglah sampai kamu melahirkan bayimu." Secara hukum Islam, seseorang yang terlanjur berbuat dosa sebenarnya sangat dianjurkan untuk menutupi aibnya sendiri dan bertobat langsung kepada ALLAH SWT. Nabi SAW sama sekali tidak berniat menghukumnya. Perintah untuk pulang adalah celah pertama yang beliau berikan agar wanita itu membatalkan pengakuannya dan bertobat secara diam-diam di rumah. 9 bulan berlalu. Bagi kebanyakan orang, penundaan itu adalah kesempatan emas untuk melarikan diri dari maut. Namun tidak bagi wanita ini. Begitu melahirkan, ia kembali menghadap Nabi sambil menggendong bayinya dalam bungkusan kain. "Wahai Rasulullah, aku telah melahirkan, maka sucikanlah aku!" Namun demi keselamatan sang bayi, Rasulullah SAW kembali memberinya kesempatan kedua untuk mundur. Beliau bersabda penuh kasih sayang: "Pulanglah, susui lah bayimu sampai kamu menyapihnya." Sebuah penundaan panjang selama 2 tahun berikutnya yang kembali menguji keteguhan niat seorang manusia. 2 tahun penuh wanita itu merawat dan menyusui buah hatinya. Rasa cinta pada anak tak melunturkan tekadnya kepada ALLAH SWT. Jika ia memilih berdiam di rumah, tuntutan hukuman itu otomatis gugur dan tak ada yang mengejarnya. Hingga suatu hari, wanita itu kembali ke Madinah menuntun balitanya. Di tangan mungil anak itu, ada sepotong roti kering. Roti itu adalah bukti bahwa sang anak telah tuntas disapih dan bisa makan sendiri. Wanita itu berkata haru: "Wahai Nabi Allah, aku telah menyapihnya dan dia sudah bisa makan roti." Rasulullah SAW menyerahkan balita itu kepada seorang sahabat untuk diasuh. Waktu penantian tobat selama hampir 3 tahun itu pun berakhir. Mengapa Nabi tidak membiarkannya saja? Karena wanita ini sendiri yang bersikeras menolak mundur. Rasa takutnya pada adzab akhirat jauh lebih besar daripada rasa takutnya pada lemparan batu duniawi. Sebagai hakim, ketika pengakuan telah diajukan berulang kali tanpa dicabut, hukum ALLAH SWT harus ditegakkan sebagai sarana penyucian jiwa. Tempat eksekusi disiapkan di tanah lapang. Pakaian wanita itu dirapatkan agar auratnya tetap terjaga mulia. Hukuman rajam pun dimulai. Hujan lemparan batu mengakhiri napas wanita tersebut. Darah membasahi bumi, menutup lembaran hidup seorang pendosa yang memilih mati demi ridho Tuhannya. Jasad yang tak bernyawa itu dibersihkan dan dikafani dengan rapi. Setelahnya, sebuah pemandangan membuat para sahabat tercengang membisu. Rasulullah SAW melangkah maju mendekati jenazah wanita tersebut. Beliau berdiri tegak di depan jenazah, bersiap memimpin shalat jenazah untuknya. Umar bin Khattab yang menyaksikan itu seketika tersentak kaget. Beliau memprotes heran di hadapan Nabi SAW. "Wahai Rasulullah, engkau menyalatkan jenazahnya, padahal dia telah berzina?!" Bagi kacamata manusia, dosa wanita itu terlalu kotor untuk mendapatkan doa pengampunan langsung dari manusia termulia. Rasulullah SAW menatap Umar lalu bersabda dengan suara yang menggetarkan sanubari. "Sungguh ia telah bertobat dengan tobat yang jika dibagikan kepada 70 penduduk Madinah, niscaya akan mencukupi mereka!" "Apakah engkau menemukan tobat yang lebih utama daripada seseorang yang menyerahkan hidupnya untuk ALLAH SWT?" Sumber Kisah: HR. Muslim No. 1695 & No. 1696
Kisah islami
Region: ID
Monday 02 November 2026 01:42:37 GMT
Music
Download
Comments
Rosdianti :
Ya allah setiap baca kisah nabi allah selalu menetes air mata ini tanpa sadar.....alfatihah utk nabi allah muhammad SAW
2026-11-02 04:42:55
51
@Mys_1282 :
kak dimana saya bisa mendapatkan kisah teladan nabi Muhammad ... mohon info yab
2026-11-02 09:11:38
4
Leman Sitompul :
ya Allah ya rabb limpahkan rahmat, keselamatan dan kesejahteraan bagi baginda Rasulullah muhammad SAW dan seluruh keluarga nya
2026-11-02 08:06:59
11
Manis manja :
Masha Allah.. allohumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad 😭💔💔
2026-11-02 13:15:10
1
Rosma lala :
Allahumma Shollia'ala Syaidina Muhammad Wa'alaalihi Syaidina Muhammad, keputusanNya membuat marwah ummatNya terjaga.... Nabi paling mulia ,semoga bisa sholat di depan makan Rasulullah, Aamiin Allahumma Aamiin
2026-11-02 06:51:53
11
Iis Rosiah :
kisah2 nya luar biasa ,Allohumma sholli Alaa sayyidinaa muhammad
2026-11-02 12:05:17
1
Ayahna Alfarizqi :
Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala ali Sayyidina Muhammad
2026-11-02 04:25:10
4
sitypurple7 :
walau dia mempunyai kesempatan taubat yang dengan jangka waktu yang lama dengan mengurus anaknya namun ia memilih jalan hidup yang singakat mati dengan terampuni dosanya saat itu juga
2026-11-02 11:50:39
1
Ahmad Muklis :
mengakui kesalahan adalah hal yg terbaik untuk d lakukan, ikhlas berserah diri kepada Allah SWT, serta syafaat Muhammad SAW Jannah lh tempat nya, subhanallah Allah hu Akbar
2026-11-02 06:12:54
2
Rijaluna Queen :
😭Masyaallah
2026-11-02 03:43:28
4
miemie :
masyaAlloh🥺
2026-11-02 01:59:30
1
Muhammad Abdillah :
mungkin wanita itu telah mengakui kesalahan nya pada nabi lalu mahu bertaubat di hadapan nabi
2026-11-02 03:46:03
1
_muhammad_arif1 :
SUBHANALLAH, SHOLLU ALANABI MUHAMMAD.SAW
2026-11-02 12:48:08
0
jafarsadiktabrani :
ya robb,,sungguh luas ampunanMu,daripada murkamu, ampunilah dosa2 kami dn dosa k2 orang tua kami,dn saodara2bkami
2026-11-02 05:47:35
1
bang jun.galang :
subahana allah walhamdulilah allahhu akbar.
2026-11-02 12:06:16
0
MamahNesya :
allahumma shalli ala sayyidina Muhammad
2026-11-02 03:59:38
1
O61 :
TAKBIR TAKBIR
2026-11-02 04:34:49
1
kampungan :
ya rob
2026-11-02 03:31:43
0
Hamba ALLAH :
YA ALLAH 😭
2026-11-02 12:49:31
0
Ilham Thea :
subhanallah
Allahumma sholi ala SAYYIDIINA MUHAMMAD
Allahumma sholi ala SAYYIDIINA MUHAMMAD
Allahumma sholi ala SAYYIDIINA MUHAMMAD
2026-11-02 11:58:27
0
@haff :
ya Allah 🥹🥹
2026-11-02 12:39:41
0
Mawar Merah :
subhanaallaah
2026-11-02 12:06:38
0
sheba :
masya Allah,,Allahumma sholli alaa sayyidina Muhammad 🥰
2026-11-02 12:45:23
0
jafarsadiktabrani :
bgus ny kita cari seorang Guru mursid,,klo kita blajar d kitab takut nyasar,,karna tanpa panduan,
contoh,orang turis datang k indonesia,perlu seorang pmandu,agar mudah datang k tempat yg d tuju,,
bgitu juga kita ingin knal rasullunlhah,,mestinya,kita cari orang kena rasul tadi..
yg yaitu sang MURSID
2026-11-02 12:04:49
0
cempaka arum :
ALLAHUMMA SHOLLI ALA SAYYIDINA MUHAMMAD WA ALA ALIHI WASSALAM
2026-11-02 03:34:25
0
To see more videos from user @_kisahislami, please go to the Tikwm
homepage.