@cakaplahdotcom: Pemerintah akan mulai menerapkan kebijakan pajak digital (digital taxation) pada 9 November 2026. Kebijakan ini melibatkan sektor perbankan hingga perusahaan teknologi finansial (fintech) sebagai upaya mengoptimalkan penerimaan negara. Rencana tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo. Ia mengatakan, keterlibatan lembaga keuangan dan platform digital bertujuan untuk mengoptimalkan potensi pajak dari transaksi yang selama ini belum tergarap. Hashim yang juga menjabat Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjelaskan, seluruh bank pemerintah, bank swasta, serta perusahaan fintech akan dilibatkan dalam kebijakan tersebut. Sejumlah platform digital besar seperti Shopee, Lazada, dan GoTo juga masuk dalam skema pemungutan pajak. “Semua bank pemerintah, bank swasta dan semua fintech termasuk Shopee, Lazada, GoTo dan sebagainya harus ikut pungut dan harus setor pajak yang selama ini tidak dipungut,” ujar Hashim saat memberikan paparan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026) lalu.
Cakaplah
Region: ID
Monday 02 November 2026 04:26:53 GMT
Music
Download
Comments
BRUCE WAYNE :
pemalakan di bungkus dengan kalimat kebijakan
2026-11-02 05:52:36
1
Wawan Kuswendi :
indonesia tidak akan hancur jika diserang dari luar, tapi akan hancur jika rakyat sudah tidak bayar pajak negara...mengerikan,
2026-11-02 04:49:51
1
sugiantoro489 :
habis pajak hasim ini keruk batubara fi Kalimantan.. Sulawesi..sunatra selama puluhan tahun pajak nya gimn dan masuk hasil batubara nya berapa persen ke negara ..dan tanah yg jutaan hektar itu pajak nya gimn ...ada setor juga ngak ...dan gimn asal usul dapat tanah jutaan hektar ..dan bisa dirikan tambang batu bara terbesar se-Asia tenggara..itu dari jln bersih apa ngak
2026-11-02 05:09:43
0
Hendri purwanto :
nepalkan
2026-11-02 07:30:45
0
Pemancing Pemancing :
pajak terus..
2026-11-02 04:51:39
0
griselda aqila😊 :
BARU JADI PEJABAT KKN
2026-11-02 06:48:09
0
Heppy Sucipto 83 :
udah strese
2026-11-02 06:38:38
0
argamorang :
lah selama ini saya belanja dll dipajakin kok, berarti gk setor ke negara?
2026-11-02 05:36:24
0
Panggil aja Bro :
habis uangnya kah?
2026-11-02 06:31:30
0
BISMARCK :
sebentar lagi bernafas kena pajak juga ga pak?
2026-11-02 04:56:16
0
CUEK SAZA :
😂
2026-11-02 06:43:04
0
irmarohaeny :
peras terus pak rakyatnya sampai kering jgn dikasih kesempatan rakyat bernafas biar yg bernafas para pejabat saja hidup penjahat..!
2026-11-02 07:23:14
0
Ikram Saheir :
negara anjing kegini lah bagus buat negara sendiri
2026-11-02 04:52:50
1
ijagoja🦙 :
emng kontol
2026-11-02 04:46:07
1
Idam_15 :
taii anjg
2026-11-02 06:44:34
0
AD Pku :
ujung2ny pembeli(masyarakat) juga yg d pajakin😂😂😂
2026-11-02 04:55:58
0
Azka :
siktt
2026-11-02 06:05:17
0
CAH BAGUS :
nanti orang mati pun di kena kan pajak
woyyyu wowo...gak takut muntah kah nanyi kebanyak an makan uang rakyat
2026-11-02 07:01:10
0
Win Gempa :
Habis Semua Jabatan Sama Dia 😁😁.
sekalian aj Pak Jadi Kang Parkir ✌️
2026-11-02 05:09:31
0
Fajar :
mental penjajah
2026-11-02 04:59:31
0
Robert :
Ngerti gak sih pak prabowo ttg digital taxation??? jgn² cuma dapat laporan aja ybs tuh lakukan yg pntg dapat cuan😂😂
2026-11-02 04:56:52
0
Anis Putra Batom :
Terkutuklah anda yang suka memeras masyarakat untuk kepentingan pemimpin negara, bijak mengatur masyarakatlah jangan memeras masyarakat dengan menciptakan pajak, ini orang bukan presiden suka ngatur. atau Pawowo takut jadi lanjutkan lempar sama beliau sembunyi muka kah?
2026-11-02 05:27:03
0
irfannn :
stres baru sekali liat nih orang jadi pejabat udah bikin muak
2026-11-02 07:09:31
0
To see more videos from user @cakaplahdotcom, please go to the Tikwm
homepage.