@joanzzajalah: ikut 🗿#animelyrics #liriklagu #berandamuシ #100k

ジョアンド
ジョアンド
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 02 November 2026 06:06:44 GMT
846720
72205
599
3904

Music

Download

Comments

baem505
IG:Baem😹 :
gw Nemu ini di meja guru kelas jir😹😹
2026-11-02 11:35:31
1433
rrq..shopp
RRQ. shopp :
"tadi gw beli nasduk make tempoyak udang jir😂"
2026-11-03 13:33:23
140
lerzxx25
★LERZXX⌨️🖱️📲 :
Confes ah
2026-11-04 10:38:30
0
_cilokbool
mungkin :
gw nemu ini jirr di kemari nenek
2026-11-03 07:53:50
144
rehankencengorep
Rehan :
"kapal kertas gw jatoh keselokan jir"😹
2026-11-02 09:37:46
85
yudzkun3
Yudz"Kun :
aduh pulpen gua jatuh di bus, bntr ku ambil dulu
2026-11-04 02:49:47
198
aaiidan14
Aidan💩 :
tadi gw liat sekolah orang ada guru kuning jir
2026-11-03 22:36:52
51
violence.distrik6
S3NJUX :
"tadi gua Nemu ini pas beli coklat"
2026-11-02 09:48:14
39
delions15
𝟏𝟏𝟎 Xienzy :
gua nemu ini pas lagi main di pantai
2026-11-04 11:37:28
35
rafaiz.098
￴ 🤷‍♂️ :
lagu nya salah jir😹😹
2026-11-02 13:30:46
10
huruf.angka
*-* :
Astagfirullahal'adziim candaanya ga lucu jujur
2026-11-04 02:43:51
13
h4nds0mez
𝑺𝑰𝑴𝑶𝑹𝑨𖣂 :
tadi gw bawa cewe tapi bapa gw kenal jir 😹
2026-11-04 09:42:13
7
illyasvy5
美しい花 :
ini komen pada ga nyambung
2026-11-04 02:30:31
6
ibnu_sukabakso
COZCapybara666+ :
gua guru kena kanker jir, kek nya mau kumpulin uang sebanyak banyak nya dulu
2026-11-04 09:08:09
5
h3mmmmm_1
🐊 :
2026-11-04 13:37:10
1
jhody.tomagola
『𝙂𝙈𝙇 jod ジ :
nama lagu
2026-11-02 13:50:43
1
zadanalazhar
CUPAPI MONYENYO √ :
apa aku pernah mengelu
2026-11-02 12:13:32
0
flixx275
FIXXML :
"gw lagi minum tiba tiba gw teleport ke gurun jir"
2026-11-04 08:10:43
0
justleyyy67
Feint MK4 :
mentahan anime gini nyari sendiri apa ada mentahan nya yaa di saluran atau apa gitu😭
2026-11-04 11:24:27
0
abdulrouf6317
Miiiiiii :
info lirik
2026-11-03 13:27:34
0
dozenibre.33
zy2🦸‍♂️ :
tadi beli cokelat tapi kok ada ini yak? 😹
2026-11-04 11:58:07
0
To see more videos from user @joanzzajalah, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh sesak, dan membuatku menangis terisak di sudut kamar seusai melihat keadaannya, aku mau jujur melepaskan beban batin yang menghimpit jiwaku: aku hancur banget melihat istriku tercinta kini tersiksa parah menderita hipertensi dengan angka tensi mencapai 184/91. Yang membuat dadaku serasa mau pecah, ia bahkan sudah tidak bisa berjalan sama sekali karena kepalanya pusing parah, berputar hebat, dan membuatnya lemas tak berdaya di atas tempat tidur. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh Tiap kali istriku ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Istriku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tanpa henti, nampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suaminya, ditambah pola makan yang hancur leburhobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat pandangan gelap, kepala rasanya bener-bener mau pecah, dan sekujur tubuhnya langsung lemas tak sanggup menopang kakinya untuk berdiri. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh sesak, dan membuatku menangis terisak di sudut kamar seusai melihat keadaannya, aku mau jujur melepaskan beban batin yang menghimpit jiwaku: aku hancur banget melihat istriku tercinta kini tersiksa parah menderita hipertensi dengan angka tensi mencapai 184/91. Yang membuat dadaku serasa mau pecah, ia bahkan sudah tidak bisa berjalan sama sekali karena kepalanya pusing parah, berputar hebat, dan membuatnya lemas tak berdaya di atas tempat tidur. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh Tiap kali istriku ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Istriku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tanpa henti, nampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suaminya, ditambah pola makan yang hancur leburhobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat pandangan gelap, kepala rasanya bener-bener mau pecah, dan sekujur tubuhnya langsung lemas tak sanggup menopang kakinya untuk berdiri. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat tinggi di angka 184/91! Ini udah masuk fase krisis!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Istri Anda mengalami Hipertensi Kritis yang mengancam pembuluh darah di otaknya dan memicu risiko stroke berat! Tekanan darah setinggi ini membuat fungsi motoriknya terganggu, tidak bisa berdiri, dan butuh penanganan darurat sekarang juga!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Rumah tangga kami berubah jadi penjara penderitaan: istri terbaring tak berdaya tak bisa berjalan, tabungan habis ludes tak bersisa untuk berobat, dan aku harus menanggung beban mental yang membuatku hampir gila melihat orang yang paling kucintai tersiksa hebat. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu kami begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik aktivitas harian, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, bukan cuma raga yang lumpuh tak bisa jalan, tapi isi dompet, masa depan, keutuhan rumah tangga, dan kewarasan kita ikut dihancurkan tak bersisa. #darahtinggi #obatdarahtinggi #fyp #hipertensi #viral

About