Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@henry_joo: กองทัพไม้ถูมาลงอีก 1 คันรถแล้วคับบบ พร้อมส่งมากจ้าาา #ไม้ถูพื้น #ไม้ถูพื้นยกมัด #ขายส่ง #ไม้ถูพื้นhenryjoo #เฮนรี่จู
Henryjoo
Open In TikTok:
Region: TH
Monday 02 November 2026 07:06:51 GMT
2
0
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
12.74MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
12.74MB
)
Watermark .mp4 (
12.75MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @henry_joo, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Puissions-nous tous avoir la force d'aider les autres.#500kviews #goviral
my love💓 #pusheen #viral
#Pokemon #PokemonFusion #LegendaryPokemon #PokemonChallenge #GamingTok
😸 #fyp #viralvideo #cat #biceps #muscle
Namanya Barirah radhiyallahu 'anha. Dulu, ia hidup sebagai budak perempuan di Madinah. Banyak pilihan hidup yang tidak bisa ia tentukan sendiri. Lalu, Aisyah radhiyallahu 'anha membebaskannya. Hari itu, satu ikatan lepas. Tapi, ada satu ikatan lain yang menunggu jawaban. Ikatan itu adalah pernikahannya. Suaminya bernama Mughits. Setelah Barirah merdeka, Rasulullah memberinya pilihan: tetap bersama Mughits atau berpisah? Barirah memilih berpisah. Dan sejak hari itu, Mughits seperti kehilangan arah pulang. Barirah terus berjalan. Tidak ada teriakan. Tidak ada perdebatan panjang. Tidak ada jari yang menunjuk-nunjuk. Ia hanya melangkah menjauh. Terkadang, keputusan yang paling berat justru tidak diucapkan dengan keras. Keputusan itu hanya terlihat dari langkah kaki yang terus menjauh. Di belakangnya, Mughits mengikuti. Langkahnya gontai. Bahunya turun. Kepalanya tertunduk. Ia tidak menarik paksa tangan Barirah. Tidak pula menghalangi jalannya. Ia hanya berjalan di belakang perempuan yang masih ia cintai, seakan berharap perempuan itu akan berbalik dengan sendirinya. Mughits menangis di hadapan banyak orang. Ia terus berjalan dengan wajah basah. Bahkan, riwayat menyebutkan air matanya mengalir membasahi janggutnya. Barirah tetap di depan. Dan Mughits tetap di belakang, membawa cinta yang tak lagi menemukan tempat berlabuh. Rasulullah melihat pemandangan itu. Nabi tidak menertawakan Mughits. Tidak ada pula teguran keras untuk Barirah. Beliau hanya menyaksikan mereka berdua. Lalu, Rasulullah berkata kepada Abbas: "Tidakkah engkau heran melihat cinta Mughits kepada Barirah, dan ketidakinginan Barirah kepada Mughits?" Kalimat itu seolah merangkum suasana jalanan Madinah hari itu. Satu cinta mengejar. Satu hati menjauh. Kemudian, Nabi mendekati Barirah. Beliau tidak memojokkannya dengan air mata Mughits agar ia merasa bersalah. Beliau tidak berkata, "Lihatlah, dia hancur karenamu!" Beliau hanya memberi saran yang lembut: "Bagaimana seandainya engkau kembali kepadanya?" Barirah terdiam sejenak mendengar kalimat tersebut. Yang berbicara kepadanya bukan orang biasa. Yang berbicara adalah Rasulullah. Lalu, Barirah bertanya dengan hati-hati: "Wahai Rasulullah, apakah ini perintah darimu?" Rasulullah menjawab: "Tidak. Aku hanya memberi saran." Barirah tidak memperdalam luka dengan hinaan atau kata-kata kasar. Ia hanya menjawab: "Kalau begitu, aku tidak membutuhkannya." Singkat. Tenang. Namun, cukup untuk menutup semua jalan kembali. Mughits tetap berdiri membawa lukanya yang tak ditertawakan siapa pun. Barirah terus melangkah dengan keputusannya yang tak disalahkan. Dan Rasulullah tidak menghakimi salah satu dari mereka. Karena cinta bisa saja sangat tulus. Namun, pada akhirnya, hati manusia tetaplah bukan milik kita. 📚Sumber: Shahih Bukhari No. 2536 dan 5283. #KisahSahabatNabi #BarirahRadhiyallahuAnha #CintaDalamIslam #HikmahPernikahan #TadabburKehidupan *DailyGrowth *SutrisnoGinoga✍️
#عزوز_واو #عزوز_واو😂 #الظن #explore أكثر مايثقل على الإنسان يأتي من الظنون السيئة التي بنيناها على كلمة أو فعل ، لذلك لا تفتّش في النيّات، والتمس العذر، وانشغل بنفسك؛ فهنالك أمور كثيرة ليس لك فيها ناقة ولا جمل ولا ظن !
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy