@hamed.adara53:

Hamed Aïdara
Hamed Aïdara
Open In TikTok:
Region: CI
Monday 02 November 2026 11:01:51 GMT
72
21
8
1

Music

Download

Comments

dg.kamissoko7
MARAKA D G🇨🇬🇨🇩✈️📸🇲🇱🇸🇳 :
🥰🥰🥰
2026-11-02 16:10:57
0
user7139776233983
Pay Mandikité :
🥰🥰🥰
2026-11-02 15:15:19
0
aboubacar.haidara07
Aboubacar Haidara :
🥰🥰🥰
2026-11-02 14:40:17
0
mohamed.keita3166
Keita.Mohamed.2337 :
🥰🥰🥰
2026-11-02 13:53:43
0
wizpy28
Wiz Py :
😎😎😎😎
2026-11-02 13:50:54
0
wizpy28
Wiz Py :
😂😂😂😂@🤘🤘🤘🤘🤘
2026-11-02 13:50:38
0
user3562155255676
[email protected] :
🥰🥰🥰
2026-11-02 11:13:19
0
toumani.coulibaly83
toumani coulibaly :
🥰🥰🥰
2026-11-02 23:19:55
0
To see more videos from user @hamed.adara53, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bupati-Wabup “Menghilang” Saat Didemo, Diduga Inspektur Deli Serdang Malah Ngamuk dan Bentak Mahasiswa!‼️ DELISERDANG — Aksi unjuk rasa Aliansi Cipayung Plus Kabupaten Deli Serdang di halaman Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (28/10/2026), nyaris berujung ricuh. Kericuhan dipicu oleh sikap Inspektur Kabupaten Deli Serdang, H. Edwin Nasution, yang dinilai arogan dan membentak mahasiswa saat menanggapi orasi dari atas mobil komando. Saling dorong antara mahasiswa dan pihak Pemkab sempat terjadi sebelum akhirnya dilerai oleh aparat kepolisian yang mengawal aksi. Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Muhammad, turun tangan menenangkan massa dan menghadirkan Kadis Pendidikan A. Fitrian Syukri, yang menjelaskan bahwa Bupati Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo sedang tidak berada di tempat. Edwin Nasution kemudian menyampaikan permintaan maaf atas emosinya yang sempat terpancing. Poin Tuntutan Utama Aliansi Cipayung Plus: • Pergeseran Anggaran dan Perbaikan Jalan Nasional: Massa mempertanyakan penggunaan APBD senilai Rp 800 juta untuk pengerjaan median Jalan Sultan Serdang (jalan nasional menuju Bandara Kualanamu) oleh Dinas Cikataru. Mereka juga menuntut transparansi dan audit menyeluruh terhadap kebijakan pergeseran anggaran total senilai Rp 503 miliar (dengan realisasi mencapai Rp 493,8 miliar). • Personalisasi Kekuasaan (Program Ibu JELITA): Mahasiswa menyoroti program TP-PKK “Ibu JELITA” yang dinilai melekat secara personal pada istri Bupati, Jelita Asri Ludin Tambunan, serta meminta audit terbuka terhadap kegiatan tersebut. • Hak Guru PPPK Paruh Waktu: Aliansi menuntut penyelesaian hak 2,341 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Mereka mengecam kebijakan pembayaran gaji yang dinilai minim dan diwarnai pemotongan pajak, serta syarat pembuatan video ucapan terima kasih kepada Bupati. • Kasus Keracunan Hari Santri: Massa mendesak investigasi medis dan laboratorium secara transparan terkait dugaan keracunan puluhan santri dan guru pada peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2026, di lingkungan Kantor Bupati. Aliansi Cipayung Plus yang terdiri dari HMI, IMM, HIMMAH, KAMMI, dan GMNI Deli Serdang menegaskan agar aparat penegak hukum menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan wewenang, maladministrasi, atau potensi kerugian negara jika ditemukan dalam kebijakan Pemkab Deli Serdang. Apa tanggapan kalian tentang ini? Netizen yang baik berkomentarlah yang bijak . [𝑷𝒍𝒆𝒂𝒔𝒆 𝑪𝒐𝒏𝒕𝒂𝒄𝒕 𝑼𝒔 𝑽𝒊𝒂 𝑫𝑴 𝑭𝒐𝒓 𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒐𝒓 𝑹𝒆𝒎𝒐𝒗𝒂𝒍] . 𝗜𝗻𝗳𝗼 𝗕𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹 𝗟𝗲𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 & 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗿𝗶𝗸 𝗟𝗮𝗶𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 @medankabarcom #medankabar #mediagagroup #viral #mahasiswa #demo
Bupati-Wabup “Menghilang” Saat Didemo, Diduga Inspektur Deli Serdang Malah Ngamuk dan Bentak Mahasiswa!‼️ DELISERDANG — Aksi unjuk rasa Aliansi Cipayung Plus Kabupaten Deli Serdang di halaman Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (28/10/2026), nyaris berujung ricuh. Kericuhan dipicu oleh sikap Inspektur Kabupaten Deli Serdang, H. Edwin Nasution, yang dinilai arogan dan membentak mahasiswa saat menanggapi orasi dari atas mobil komando. Saling dorong antara mahasiswa dan pihak Pemkab sempat terjadi sebelum akhirnya dilerai oleh aparat kepolisian yang mengawal aksi. Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Muhammad, turun tangan menenangkan massa dan menghadirkan Kadis Pendidikan A. Fitrian Syukri, yang menjelaskan bahwa Bupati Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo sedang tidak berada di tempat. Edwin Nasution kemudian menyampaikan permintaan maaf atas emosinya yang sempat terpancing. Poin Tuntutan Utama Aliansi Cipayung Plus: • Pergeseran Anggaran dan Perbaikan Jalan Nasional: Massa mempertanyakan penggunaan APBD senilai Rp 800 juta untuk pengerjaan median Jalan Sultan Serdang (jalan nasional menuju Bandara Kualanamu) oleh Dinas Cikataru. Mereka juga menuntut transparansi dan audit menyeluruh terhadap kebijakan pergeseran anggaran total senilai Rp 503 miliar (dengan realisasi mencapai Rp 493,8 miliar). • Personalisasi Kekuasaan (Program Ibu JELITA): Mahasiswa menyoroti program TP-PKK “Ibu JELITA” yang dinilai melekat secara personal pada istri Bupati, Jelita Asri Ludin Tambunan, serta meminta audit terbuka terhadap kegiatan tersebut. • Hak Guru PPPK Paruh Waktu: Aliansi menuntut penyelesaian hak 2,341 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Mereka mengecam kebijakan pembayaran gaji yang dinilai minim dan diwarnai pemotongan pajak, serta syarat pembuatan video ucapan terima kasih kepada Bupati. • Kasus Keracunan Hari Santri: Massa mendesak investigasi medis dan laboratorium secara transparan terkait dugaan keracunan puluhan santri dan guru pada peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2026, di lingkungan Kantor Bupati. Aliansi Cipayung Plus yang terdiri dari HMI, IMM, HIMMAH, KAMMI, dan GMNI Deli Serdang menegaskan agar aparat penegak hukum menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan wewenang, maladministrasi, atau potensi kerugian negara jika ditemukan dalam kebijakan Pemkab Deli Serdang. Apa tanggapan kalian tentang ini? Netizen yang baik berkomentarlah yang bijak . [𝑷𝒍𝒆𝒂𝒔𝒆 𝑪𝒐𝒏𝒕𝒂𝒄𝒕 𝑼𝒔 𝑽𝒊𝒂 𝑫𝑴 𝑭𝒐𝒓 𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒐𝒓 𝑹𝒆𝒎𝒐𝒗𝒂𝒍] . 𝗜𝗻𝗳𝗼 𝗕𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹 𝗟𝗲𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 & 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗿𝗶𝗸 𝗟𝗮𝗶𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 @medankabarcom #medankabar #mediagagroup #viral #mahasiswa #demo

About