@aditekstrajos4: alat tempur loh ya๐น Produksi Mitsubishi pada Perang Dunia II adalah bagian penting dari industri militer Kekaisaran Jepang dimana Mitsubishi saat itu terbagi menjadi Mitsubishi Heavy Industries dan Mitsubishi Aircraft Company yang didirikan 1928 dan bergabung 1934 dan menjadi bagian dari zaibatsu yang memproduksi pesawat kapal dan tank untuk Angkatan Darat dan Angkatan Laut. Untuk pesawat produk paling terkenal adalah Mitsubishi A6M Zero atau Reisen yang dirancang Jiro Horikoshi terbang perdana 1 April 1939 dan operasional 1940 dengan total sekitar 10.939 unit diproduksi 1940-1945 di pabrik Nagoya yang mendominasi awal perang Pasifik karena jangkauan jauh dan kelincahan namun memiliki kelemahan perlindungan. Selain Zero Mitsubishi juga memproduksi Mitsubishi G3M 1935-1943 sekitar 1.048 unit pengebom jarak jauh yang terlibat penenggelaman Prince of Wales dan Repulse Inggris 10 Desember 1941, Mitsubishi G4M 1939-1945 sekitar 2.435 unit pengebom utama Angkatan Laut yang disebut sekutu Betty, Mitsubishi Ki-21 1936-1944 sekitar 2.064 unit pengebom Angkatan Darat, Mitsubishi Ki-46 1939-1945 sekitar 1.742 unit pesawat pengintai, dan Mitsubishi J2M Raiden 1942-1945 sekitar 621 unit pencegat. Untuk kapal galangan Mitsubishi di Nagasaki dan Yokohama memproduksi kapal perang besar termasuk kapal tempur kelas Yamato yaitu Yamato selesai 16 Desember 1941 dan Musashi selesai 5 Agustus 1942 dengan bobot 72.800 ton dan meriam 460 mm sebagai kapal tempur terbesar yang pernah dibangun serta kapal induk Hiyo dan Junyo dan kapal penjelajah kapal perusak dan kapal selam termasuk kelas I-400 yang mampu membawa 3 pesawat. Untuk kendaraan darat Mitsubishi memproduksi tank seperti Type 95 Ha-Go sekitar 2.300 unit 1936-1943 dan Type 97 Chi-Ha sekitar 1.162 unit 1938-1943. Pabrik utama di Nagoya untuk pesawat dan Nagasaki untuk kapal menjadi target pengeboman B-29 Amerika mulai Desember 1944. Selama 1943-1945 Mitsubishi juga menggunakan tenaga kerja paksa termasuk romusha dari wilayah pendudukan seperti Indonesia serta pekerja dari Korea Tiongkok dan tahanan perang sekutu di tambang dan galangan. Setelah Jepang menyerah 15 Agustus 1945 produksi militer dihentikan dan zaibatsu dibubarkan 1946 berdasarkan kebijakan Sekutu dan baru diizinkan kembali ke industri sipil pada 1950-an. #bismillahfyp #MFxHCxHE #History #creatorsearchinsights #ditzzhistory