@mommynico26_:

Tania ☁️
Tania ☁️
Open In TikTok:
Region: US
Monday 02 November 2026 18:56:17 GMT
1990
131
0
10

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @mommynico26_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bacalah ini jika kamu sedang lelah menjelaskan lukamu pada orang yang salah. Syams Tabrizi pernah mengajarkan satu kunci rahasia untuk menyelamatkan mentalmu. Syams Tabrizi berkata: jika ia telah menyakitimu, berdiam dirilah. Jika dari kediamanmu ia tetap tidak memahami bahwa engkau terluka, maka tinggalkanlah ia. Kita sering berpikir bahwa untuk dipahami, kita harus menjelaskan lebih detail. Padahal ada kalanya penjelasan tidak lagi menyembuhkan. Ia hanya memperpanjang rasa sakit. Kelelahan yang paling dalam bukanlah karena kita banyak bicara. Tapi karena kita berbicara pada orang yang sejak awal tidak ingin mendengar. Kau menjelaskan dengan hati terbuka, tapi ia mendengarkan dengan prasangka. Berdiam diri bukan berarti kalah. Diam adalah bentuk penghormatan pada luka yang belum siap dibagi lagi. Jika ia peduli, diam itu akan membuatnya bertanya. Jika ia tidak, diam itu akan menyelamatkanmu. Tapi jika setelah diam pun ia tetap tidak memahami, tinggalkanlah. Bukan dengan amarah, tapi dengan kesadaran bahwa tidak semua orang layak mendengar ceritamu. Kesehatan mental bukan tentang selalu merasa baik. Tapi tentang berhenti melakukan hal-hal yang terus melukaimu. Menjelaskan lukamu pada orang yang tepat akan menyembuhkan. Menjelaskannya pada orang yang salah akan menguras. Kalau kata-kata Syams Tabrizi ini membuatmu merasa lebih lega, simpan untuk dibaca kembali. Tulis di kolom komentar: satu situasi di mana kamu akhirnya memilih diam atau pergi, dan apa yang berubah setelahnya?
Bacalah ini jika kamu sedang lelah menjelaskan lukamu pada orang yang salah. Syams Tabrizi pernah mengajarkan satu kunci rahasia untuk menyelamatkan mentalmu. Syams Tabrizi berkata: jika ia telah menyakitimu, berdiam dirilah. Jika dari kediamanmu ia tetap tidak memahami bahwa engkau terluka, maka tinggalkanlah ia. Kita sering berpikir bahwa untuk dipahami, kita harus menjelaskan lebih detail. Padahal ada kalanya penjelasan tidak lagi menyembuhkan. Ia hanya memperpanjang rasa sakit. Kelelahan yang paling dalam bukanlah karena kita banyak bicara. Tapi karena kita berbicara pada orang yang sejak awal tidak ingin mendengar. Kau menjelaskan dengan hati terbuka, tapi ia mendengarkan dengan prasangka. Berdiam diri bukan berarti kalah. Diam adalah bentuk penghormatan pada luka yang belum siap dibagi lagi. Jika ia peduli, diam itu akan membuatnya bertanya. Jika ia tidak, diam itu akan menyelamatkanmu. Tapi jika setelah diam pun ia tetap tidak memahami, tinggalkanlah. Bukan dengan amarah, tapi dengan kesadaran bahwa tidak semua orang layak mendengar ceritamu. Kesehatan mental bukan tentang selalu merasa baik. Tapi tentang berhenti melakukan hal-hal yang terus melukaimu. Menjelaskan lukamu pada orang yang tepat akan menyembuhkan. Menjelaskannya pada orang yang salah akan menguras. Kalau kata-kata Syams Tabrizi ini membuatmu merasa lebih lega, simpan untuk dibaca kembali. Tulis di kolom komentar: satu situasi di mana kamu akhirnya memilih diam atau pergi, dan apa yang berubah setelahnya?

About