@sultan_11rd: #سلام #ي #اهل #المدينة #اكسبلور

المدينة ترند ⍟
المدينة ترند ⍟
Open In TikTok:
Region: SA
Monday 02 November 2026 19:43:07 GMT
820
25
4
1

Music

Download

Comments

abdullahalsabaie
السـ عبدالله ـسبيعي :
المدينة المنورة هي المكان الوحيد الذي ماتجيه لتبحث عن الراحة، إلا تلقى فيها الراحة في استقبالك من اللحظة الأولى المدينة المنورة ليست مجرد مكان تزوره، بل هي سَكَنٌ للروح ووطنٌ للقلوب؛ فيها طمأنينة لا تُشبه أي مكان في العالم الله لايخرجنا منها العيش في المدينة المنورة ليس مجرد إقامة، بل هو استقرارٌ في ورحابِ الرحمة؛ من ذاق طعم السكينة على أرضها، عَسُرَعليه أن يجدها في أيّبقعةٍ سواها اللهم اجعلنا ممن طابت لهم الإقامة فيها، وتنزّلت على قلوبهم السكينة بأرضها، ولا تجعل في قلوبنا حبّاً لأرضٍ أشدّمن حبّنا لطيبة الطيبة الجلوس في طيبة الطيبة نعمةٌ جليلة والمقام فيها جوار الحبيب صلى الله عليه وسلم عافيةٌ للروح والبدن والله ❤️مدينتي هيّا عشقي ❤️
2026-11-02 21:24:40
1
mariam1998888
نورة :
عاملة نظافة بالساعه في مدينة 🥰
2026-11-03 18:37:26
0
samerrgr4dx
حكايه صمت :
2026-11-03 05:27:39
0
To see more videos from user @sultan_11rd, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Puluhan pemuda yang tergabung dalam Protolan Gank asal Dusun Panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, gagal tampil dalam Sempu Carnival 2026, Sabtu (31/10/2026). Rencana mereka meramaikan karnaval dengan iringan sound horeg dan penampilan dancer kandas setelah dana yang dikumpulkan untuk kebutuhan acara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oleh ketua sekaligus bendahara kelompok berinisial YD. Persoalan tersebut mencuat pada hari pelaksanaan karnaval. Pemilik sound system dari Lumajang memutuskan tidak jadi tampil lantaran biaya sewa belum dilunasi. Uang yang telah dibayarkan kepada vendor tersebut baru berupa uang muka sebesar Rp 1 juta. Kepala Dusun Panjen, Imam Muslikin, mengatakan persoalan itu kemudian memicu kekecewaan para anggota kelompok. Mereka mendatangi rumah YD untuk meminta penjelasan sekaligus menuntut pertanggungjawaban atas dana iuran yang telah dikumpulkan. “Saya tidak menyangka kalau masalah ini sampai viral. Anggota kelompok yang ikut bukan hanya dari Panjen, tetapi juga dari daerah lain. Saya sendiri baru tahu mereka akan ikut karnaval sekitar sebulan lalu. Saat itu, dia (YD) izin mau ada cek sound di sini,” ujar Imam, Senin (02/11/2026). Menurut Imam, situasi memanas setelah rencana penampilan mereka batal. Anggota kelompok, para dancer, serta pihak lain yang merasa dirugikan mendatangi kediaman YD. Imam turut hadir untuk membantu menengahi persoalan tersebut agar tidak berkembang menjadi konflik di lingkungan warga. “Malam itu anggota kelompok, dancer, dan pihak yang dirugikan langsung datang. Saya juga ikut menengahi karena persoalan ini menyangkut warga saya,” katanya. Dari hasil pendataan, sejumlah kewajiban pembayaran belum diselesaikan. Tanggungan tersebut meliputi biaya sewa sound system sekitar Rp 34 juta, pembuatan jersey kelompok sebesar Rp 4 juta, serta honor 16 dancer yang disebut belum dibayarkan. Selain itu, masih terdapat tuntutan penggantian kerugian kepada anggota dan biaya perlengkapan lainnya. Mediasi kemudian dilakukan di rumah YD dengan melibatkan pihak-pihak yang merasa dirugikan. [LANJUTAN DI KOLOM KOMENTAR...] #bwi24jam #bwi24jamnov26
Puluhan pemuda yang tergabung dalam Protolan Gank asal Dusun Panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, gagal tampil dalam Sempu Carnival 2026, Sabtu (31/10/2026). Rencana mereka meramaikan karnaval dengan iringan sound horeg dan penampilan dancer kandas setelah dana yang dikumpulkan untuk kebutuhan acara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oleh ketua sekaligus bendahara kelompok berinisial YD. Persoalan tersebut mencuat pada hari pelaksanaan karnaval. Pemilik sound system dari Lumajang memutuskan tidak jadi tampil lantaran biaya sewa belum dilunasi. Uang yang telah dibayarkan kepada vendor tersebut baru berupa uang muka sebesar Rp 1 juta. Kepala Dusun Panjen, Imam Muslikin, mengatakan persoalan itu kemudian memicu kekecewaan para anggota kelompok. Mereka mendatangi rumah YD untuk meminta penjelasan sekaligus menuntut pertanggungjawaban atas dana iuran yang telah dikumpulkan. “Saya tidak menyangka kalau masalah ini sampai viral. Anggota kelompok yang ikut bukan hanya dari Panjen, tetapi juga dari daerah lain. Saya sendiri baru tahu mereka akan ikut karnaval sekitar sebulan lalu. Saat itu, dia (YD) izin mau ada cek sound di sini,” ujar Imam, Senin (02/11/2026). Menurut Imam, situasi memanas setelah rencana penampilan mereka batal. Anggota kelompok, para dancer, serta pihak lain yang merasa dirugikan mendatangi kediaman YD. Imam turut hadir untuk membantu menengahi persoalan tersebut agar tidak berkembang menjadi konflik di lingkungan warga. “Malam itu anggota kelompok, dancer, dan pihak yang dirugikan langsung datang. Saya juga ikut menengahi karena persoalan ini menyangkut warga saya,” katanya. Dari hasil pendataan, sejumlah kewajiban pembayaran belum diselesaikan. Tanggungan tersebut meliputi biaya sewa sound system sekitar Rp 34 juta, pembuatan jersey kelompok sebesar Rp 4 juta, serta honor 16 dancer yang disebut belum dibayarkan. Selain itu, masih terdapat tuntutan penggantian kerugian kepada anggota dan biaya perlengkapan lainnya. Mediasi kemudian dilakukan di rumah YD dengan melibatkan pihak-pihak yang merasa dirugikan. [LANJUTAN DI KOLOM KOMENTAR...] #bwi24jam #bwi24jamnov26

About