@sheglirust: дисциплина #раст #рек #кава #держидверь #mogget

ЩЕГЛЫ
ЩЕГЛЫ
Open In TikTok:
Region: BY
Monday 02 November 2026 22:31:32 GMT
781
37
1
8

Music

Download

Comments

antonio_mogger
antonio_mogger :
😳😳😳
2026-11-03 09:22:55
0
To see more videos from user @sheglirust, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Teleskop luar angkasa legendaris milik NASA, Neil Gehrels Swift Observatory, bersiap kembali (re-enter) ke atmosfer Bumi pada Rabu, 4 November 2026. Wahana antariksa berbobot 1,5 ton itu diprediksi akan hancur dan terbakar sebagian besar badannya setelah hampir 22 tahun mengorbit Bumi.   Dikutip dari situs NASA, berdasarkan pemantauan U.S. Space Force (Angkatan Luar Angkasa AS), teleskop ini diperkirakan memasuki atmosfer Bumi pada Rabu (4/11) sekitar pukul 03.30 EST atau pukul 15.30 WIB, dengan rentang ketidakpastian waktu sekitar 11 jam.   Meski mayoritas badan teleskop Swift akan terbakar habis akibat gesekan ekstrem di atmosfer, NASA memperkirakan ada beberapa komponen padat yang berpotensi bertahan dan jatuh ke permukaan Bumi.   Karena orbit Swift tergolong rendah, lokasi jatuhnya puing akan ada di antara 20,6 derajat Lintang Selatan dan 20,6 derajat Lintang Utara. Indonesia berada di dalam koridor tersebut. Sabuk juga lintasi sebagian besar Asia Tenggara, India selatan, Afrika tengah, Australia utara, sampai Amerika Selatan.   Tapi NASA meminta masyarakat tak khawatir. Peluang puing Swift sebabkan bahaya pada manusia di Bumi diprediksi hanya 1 banding 2.100. Menurut NASA, sisa puing kemungkinan besar mendarat di perairan. Saat ini, NASA dan US Space Force terus memantau detik-detik akhir perjalanannya.   📸: Dok. NASA, Ilustrasi AI. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.   📝: newsupdate | update | news | svl | educates | R169 | E164   #bicarafaktalewatberita #kumparan
Teleskop luar angkasa legendaris milik NASA, Neil Gehrels Swift Observatory, bersiap kembali (re-enter) ke atmosfer Bumi pada Rabu, 4 November 2026. Wahana antariksa berbobot 1,5 ton itu diprediksi akan hancur dan terbakar sebagian besar badannya setelah hampir 22 tahun mengorbit Bumi.   Dikutip dari situs NASA, berdasarkan pemantauan U.S. Space Force (Angkatan Luar Angkasa AS), teleskop ini diperkirakan memasuki atmosfer Bumi pada Rabu (4/11) sekitar pukul 03.30 EST atau pukul 15.30 WIB, dengan rentang ketidakpastian waktu sekitar 11 jam.   Meski mayoritas badan teleskop Swift akan terbakar habis akibat gesekan ekstrem di atmosfer, NASA memperkirakan ada beberapa komponen padat yang berpotensi bertahan dan jatuh ke permukaan Bumi.   Karena orbit Swift tergolong rendah, lokasi jatuhnya puing akan ada di antara 20,6 derajat Lintang Selatan dan 20,6 derajat Lintang Utara. Indonesia berada di dalam koridor tersebut. Sabuk juga lintasi sebagian besar Asia Tenggara, India selatan, Afrika tengah, Australia utara, sampai Amerika Selatan.   Tapi NASA meminta masyarakat tak khawatir. Peluang puing Swift sebabkan bahaya pada manusia di Bumi diprediksi hanya 1 banding 2.100. Menurut NASA, sisa puing kemungkinan besar mendarat di perairan. Saat ini, NASA dan US Space Force terus memantau detik-detik akhir perjalanannya.   📸: Dok. NASA, Ilustrasi AI. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.   📝: newsupdate | update | news | svl | educates | R169 | E164   #bicarafaktalewatberita #kumparan

About