@rereyshop: Alhamdulillah 🤍 Bukan soal baju yang sama, tapi soal hati yang Allah jaga untuk tetap sama. Kompak bukan karena dipaksa, tapi karena cinta yang sama-sama dijaga. . Sarimbit [ARUNIKA SERIES] - untuk keluarga yang ingin dikenang, bukan hanya dilihat… . #sarimbit #sarimbitkeluarga #couplegoals #couple #sarimbitlebaran

R E R E Y 🌸
R E R E Y 🌸
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 03 November 2026 00:49:44 GMT
11282
85
2
8

Music

Download

Comments

shkexhaust14
SHK EXHAUST STORE :
Di shopee kok blm ada ya kak?
2026-11-03 13:37:10
0
To see more videos from user @rereyshop, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pengerahan puluhan ribu personel TNI ke wilayah DKI Jakarta menjadi sorotan setelah mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Berdasarkan dokumen rencana penebalan pengamanan yang beredar, sebanyak 20.980 personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) tercatat disiapkan untuk memperkuat pengamanan di wilayah Jakarta. Pengerahan tersebut dibagi dalam empat tahap. Sebanyak 2.100 personel mulai digerakkan pada 2 November 2026, disusul ribuan personel dari satuan luar Jakarta. Sementara 13.140 personel lainnya disiagakan di satuan masing-masing sambil menunggu perintah pergerakan. Menanggapi kabar tersebut, Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menyatakan pengerahan pasukan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara. “Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku,” kata Nas. Meski demikian, TNI belum menjelaskan secara terperinci alasan pengerahan personel dalam jumlah besar tersebut, termasuk apakah berkaitan dengan antisipasi kemungkinan aksi demonstrasi menyusul perkembangan kasus dugaan penyadapan. Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin sebelumnya menyatakan tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara penyadapan ilegal kepada presiden. Yakni LSP, ASN, dan EH. “Terhadap tersangka kita tahan di Rutan Mabes Polri,” kata Asep dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Selasa (3/11/2026). Video: Threads/irfaanputra #metropolitanid #ribuanpersoneltni #pengamananjakarta #pengerahanribuantni #penangkapanlistyosigit
Pengerahan puluhan ribu personel TNI ke wilayah DKI Jakarta menjadi sorotan setelah mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Berdasarkan dokumen rencana penebalan pengamanan yang beredar, sebanyak 20.980 personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) tercatat disiapkan untuk memperkuat pengamanan di wilayah Jakarta. Pengerahan tersebut dibagi dalam empat tahap. Sebanyak 2.100 personel mulai digerakkan pada 2 November 2026, disusul ribuan personel dari satuan luar Jakarta. Sementara 13.140 personel lainnya disiagakan di satuan masing-masing sambil menunggu perintah pergerakan. Menanggapi kabar tersebut, Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menyatakan pengerahan pasukan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara. “Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku,” kata Nas. Meski demikian, TNI belum menjelaskan secara terperinci alasan pengerahan personel dalam jumlah besar tersebut, termasuk apakah berkaitan dengan antisipasi kemungkinan aksi demonstrasi menyusul perkembangan kasus dugaan penyadapan. Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin sebelumnya menyatakan tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara penyadapan ilegal kepada presiden. Yakni LSP, ASN, dan EH. “Terhadap tersangka kita tahan di Rutan Mabes Polri,” kata Asep dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Selasa (3/11/2026). Video: Threads/irfaanputra #metropolitanid #ribuanpersoneltni #pengamananjakarta #pengerahanribuantni #penangkapanlistyosigit

About