@chance.relatablemom: a magnetic stemmed tumbler ??! @Frost Buddy

Chance 🌸
Chance 🌸
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 03 November 2026 02:32:33 GMT
17149
232
7
81

Music

Download

Comments

xavypr18
XavyPR🇵🇷 :
Where i can get it ?
2026-11-04 14:57:16
0
squiddingg
Simply Sydney :
What color is the one you have ?
2026-11-03 15:40:30
1
davisgdnpfu
sheryl :
I know that one has to be in there for me! [Heartwarming][Heartwarming][Heartwarming]
2026-11-03 02:41:09
1
kimigrace369
Kimi Grace :
This is so cute!!
2026-11-03 03:12:39
1
To see more videos from user @chance.relatablemom, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pertandingan I League yang mempertemukan PSMS Medan melawan Persija Jakarta pada Selasa (3/11/2026) tidak hanya menyajikan tensi tinggi di atas lapangan. Sebuah insiden panas justru meletus di area tribune Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, ketika komika sekaligus mantan penjaga gawang, Oki Rengga, tertangkap kamera berdebat keras dengan seorang suporter skuad Ayam Kinantan. Kronologi ketegangan ini bermula ketika seorang suporter berencana membentangkan spanduk protes terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda tanah air. Berdasarkan narasi video amatir yang beredar luas, Oki Rengga tampak tidak setuju dengan rencana aksi solidaritas tersebut dilakukan pada saat pertandingan sedang berlangsung. Ia secara tegas meminta sang suporter untuk menunda aksinya. “After match mau kita bentang di mana saja, silahkan,” ucap Oki merespons rencana pembentangan spanduk tersebut. Sang komika kemudian menegaskan bahwa dirinya sangat memahami ketidakpuasan publik terhadap isu bencana karhutla. Namun, ia bersikeras bahwa energi dan fokus seluruh suporter di dalam stadion saat itu harus dicurahkan murni untuk mendukung skuad tuan rumah. “Kita semua benci, tapi tugas kita cuma dukung PSMS Medan sekarang,” tambahnya dengan nada tegas. Puncak perdebatan terjadi ketika tensi diskusi semakin meninggi. Oki terlihat berjalan mendekati suporter tersebut, lalu secara sengaja menyentuh atau memegang wajah sang suporter. Bersamaan dengan kontak fisik itu, Oki melontarkan pernyataan mengejutkan dengan menyebut bahwa dirinya “hampir dibunuh pemerintah” terkait persoalan kritik semacam itu. Video amatir yang merekam konfrontasi ini seketika viral dan memantik beragam reaksi keras di media sosial. Sebagian besar warganet mengkritik tajam sikap Oki Rengga yang dinilai represif. Publik pencinta sepak bola menilai bahwa tribune stadion merupakan ruang ekspresi publik yang sah, dan sepak bola sejatinya dapat menjadi sarana perjuangan isu sosial. Sejumlah kritik bahkan membandingkan insiden ini dengan sikap terbuka panitia di Bandung, ketika spanduk bertema karhutla bebas dibentangkan tanpa larangan pada laga Persib. Menyadari gelombang reaksi negatif yang terus membesar, Oki Rengga akhirnya mengambil sikap mundur. Ia menuliskan pernyataan klarifikasi sekaligus permohonan maaf melalui akun Instagram pribadinya atas insiden yang ia sebut sebagai “tingkah yang berlebihan.” Dalam unggahan tersebut, Oki menyampaikan rasa syukurnya karena masih bisa kembali merasakan atmosfer tribune lapangan. Kendati demikian, permohonan maaf terbuka itu sama sekali tidak menjelaskan secara rinci alasan mendasar di balik penolakannya terhadap spanduk karhutla tersebut. #OkiRengga #PSMSMedan #Medan #InformasiSporty
Pertandingan I League yang mempertemukan PSMS Medan melawan Persija Jakarta pada Selasa (3/11/2026) tidak hanya menyajikan tensi tinggi di atas lapangan. Sebuah insiden panas justru meletus di area tribune Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, ketika komika sekaligus mantan penjaga gawang, Oki Rengga, tertangkap kamera berdebat keras dengan seorang suporter skuad Ayam Kinantan. Kronologi ketegangan ini bermula ketika seorang suporter berencana membentangkan spanduk protes terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda tanah air. Berdasarkan narasi video amatir yang beredar luas, Oki Rengga tampak tidak setuju dengan rencana aksi solidaritas tersebut dilakukan pada saat pertandingan sedang berlangsung. Ia secara tegas meminta sang suporter untuk menunda aksinya. “After match mau kita bentang di mana saja, silahkan,” ucap Oki merespons rencana pembentangan spanduk tersebut. Sang komika kemudian menegaskan bahwa dirinya sangat memahami ketidakpuasan publik terhadap isu bencana karhutla. Namun, ia bersikeras bahwa energi dan fokus seluruh suporter di dalam stadion saat itu harus dicurahkan murni untuk mendukung skuad tuan rumah. “Kita semua benci, tapi tugas kita cuma dukung PSMS Medan sekarang,” tambahnya dengan nada tegas. Puncak perdebatan terjadi ketika tensi diskusi semakin meninggi. Oki terlihat berjalan mendekati suporter tersebut, lalu secara sengaja menyentuh atau memegang wajah sang suporter. Bersamaan dengan kontak fisik itu, Oki melontarkan pernyataan mengejutkan dengan menyebut bahwa dirinya “hampir dibunuh pemerintah” terkait persoalan kritik semacam itu. Video amatir yang merekam konfrontasi ini seketika viral dan memantik beragam reaksi keras di media sosial. Sebagian besar warganet mengkritik tajam sikap Oki Rengga yang dinilai represif. Publik pencinta sepak bola menilai bahwa tribune stadion merupakan ruang ekspresi publik yang sah, dan sepak bola sejatinya dapat menjadi sarana perjuangan isu sosial. Sejumlah kritik bahkan membandingkan insiden ini dengan sikap terbuka panitia di Bandung, ketika spanduk bertema karhutla bebas dibentangkan tanpa larangan pada laga Persib. Menyadari gelombang reaksi negatif yang terus membesar, Oki Rengga akhirnya mengambil sikap mundur. Ia menuliskan pernyataan klarifikasi sekaligus permohonan maaf melalui akun Instagram pribadinya atas insiden yang ia sebut sebagai “tingkah yang berlebihan.” Dalam unggahan tersebut, Oki menyampaikan rasa syukurnya karena masih bisa kembali merasakan atmosfer tribune lapangan. Kendati demikian, permohonan maaf terbuka itu sama sekali tidak menjelaskan secara rinci alasan mendasar di balik penolakannya terhadap spanduk karhutla tersebut. #OkiRengga #PSMSMedan #Medan #InformasiSporty

About