@peerazanshah7: #islamicvideo #official #wazaif #problem #views

پیر اعزان شاہ
پیر اعزان شاہ
Open In TikTok:
Region: PK
Tuesday 03 November 2026 04:26:33 GMT
3309
589
14
16

Music

Download

Comments

fakharzaman3840
Fakhar Zaman :
SubhanAllah
2026-11-03 09:44:19
0
saba.saba033
sobia Anwar :
Mashallah 💞💕💞💖💞💞
2026-11-03 08:39:50
0
km03657
Bhatti brand :
ameen
2026-11-03 09:02:00
0
ranasahab346
it's Me Rana😎 :
allah
2026-11-03 07:44:57
0
abdulmohid672
Abdul Mohid :
2026-11-03 10:37:58
0
mussarat.javed86
Mussarat Javed :
Ameen
2026-11-03 08:40:20
0
jamrashid91
jam Rashid91 :
🤲🤲🤲🤲
2026-11-03 08:54:06
0
mussarat.javed86
Mussarat Javed :
ijazat
2026-11-03 08:40:30
0
zohankhan4041
zohan khan :
🥰🥰🥰
2026-11-03 08:59:58
0
shaheer.khan.110
shaheer khan 110 :
❤️❤️❤️
2026-11-03 09:00:35
0
umairjutt29172
umairjutt,2917 :
🥰🥰🥰
2026-11-03 08:43:25
0
hajrafatimah2
Hajrafatimah :
🥰🥰🥰
2026-11-03 08:33:43
0
user26802397367843
user26802397367843 :
🥰🥰🥰
2026-11-03 06:55:26
0
shah_____ji5
🏴shah G🏴 :
[Big heart hug][Big heart hug][Big heart hug]
2026-11-03 08:49:00
0
To see more videos from user @peerazanshah7, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan emosi yang udah bener-bener di ubun-ubun, dada sesak rasanya mau meledak, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh rasa frustrasi yang luar biasa, dan membuatku sering menangis sesak di sudut kamar,  aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: dulu aku menikahi seorang wanita dengan body semok berisi yang sangat menggoda dan memikat mata. Tapi kenyataan hidup setelah 3 tahun menikah justru menjadi mimpi buruk yang paling menyiksa istriku malah terkena penyakit hipertensi kronis, tiap minggu harus bolak-balik berobat, dan semua uang tabunganku habis ludes tak bersisa cuma buat biaya berobatnya. Belum lagi sampai detik ini kami belum juga dikaruniai seorang anak,  membuat semua pengorbanan ini rasanya benar-benar tidak ada gunanya! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali istriku ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang,  kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Istriku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti,  menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan fisiknya kelihatan bugar, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap,  dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan emosi yang udah bener-bener di ubun-ubun, dada sesak rasanya mau meledak, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh rasa frustrasi yang luar biasa, dan membuatku sering menangis sesak di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: dulu aku menikahi seorang wanita dengan body semok berisi yang sangat menggoda dan memikat mata. Tapi kenyataan hidup setelah 3 tahun menikah justru menjadi mimpi buruk yang paling menyiksa istriku malah terkena penyakit hipertensi kronis, tiap minggu harus bolak-balik berobat, dan semua uang tabunganku habis ludes tak bersisa cuma buat biaya berobatnya. Belum lagi sampai detik ini kami belum juga dikaruniai seorang anak, membuat semua pengorbanan ini rasanya benar-benar tidak ada gunanya! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali istriku ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Istriku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan fisiknya kelihatan bugar, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Istri Anda mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisiknya melemah total, dan butuh pengobatan serta kontrol ketat seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Rumah tangga kami berubah jadi penjara penderitaan: istri terbaring sakit-sakitan, impian punya anak sirna entah ke mana, tabungan ludes terkuras habis cuma buat bayar obat tiap minggu, dan aku terjebak dalam rasa penyesalan serta kejenuhan luar biasa menanggung semua beban ini sendirian. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu kami begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. #viral #darahtinggi #hipertensi #fyp #tekanandarahtinggi

About