@sabr15764:

Sabr
Sabr
Open In TikTok:
Region: IQ
Tuesday 03 November 2026 10:00:36 GMT
537
64
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @sabr15764, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, menyindir Partai Demokrat yang dinilainya terlalu terburu-buru merespons putusan Mahkamah Agung (MA) terkait surat keterangan penyetaraan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Bestari meminta Demokrat terlebih dahulu mempelajari salinan putusan MA secara menyeluruh sebelum menggulirkan wacana Gibran mundur atau dimundurkan dari jabatannya. Ia juga mempertanyakan pernyataan Wasekjen Demokrat Jansen Sitindaon yang menyebut Gibran memiliki dua pilihan, yakni mengundurkan diri atau menghadapi proses politik melalui DPR dan MPR. Menurut Bestari, kesimpulan terhadap putusan hukum harus didasarkan pada pemahaman yang utuh, bukan informasi yang belum dipelajari secara menyeluruh. Tak hanya itu, Bestari turut menyentil kemungkinan adanya kepentingan politik Demokrat di balik wacana tersebut, terutama terkait peluang Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi wakil presiden. Ia pun mengingatkan agar para politikus lebih dewasa dalam berpolitik dan tidak menjadikan persoalan hukum sebagai pemicu kegaduhan di tengah masyarakat. Lantas, apakah wacana Gibran mundur ini murni persoalan hukum atau ada kepentingan politik di baliknya? #MahkamahAgung #GibranRakabuming #PutusanMA #SuketIjazah #PolitikIndonesia #BeritaNasional #MahkamahKonstitusi #gibran #wapresgibran #sidangmk #putusan #putusanhakim #ijazahpalsu #ijazahgibran #mahkamahagungri #mahkamahagung #dinamikapolitik #PSI#partaipsi #partaisolidaritasindonesia #Demokrat #partaidemokrat #AHY #agusharimurtiyudhoyono #BestariBarus #JansenSitindaon #PolitikIndonesia #trending #viralllllll #beritaterkini #beritaviral #fyp #fypシ #fyppppppppppppppppppppppp #bongkarpolitik #politikbongkar #bongkar
Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, menyindir Partai Demokrat yang dinilainya terlalu terburu-buru merespons putusan Mahkamah Agung (MA) terkait surat keterangan penyetaraan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Bestari meminta Demokrat terlebih dahulu mempelajari salinan putusan MA secara menyeluruh sebelum menggulirkan wacana Gibran mundur atau dimundurkan dari jabatannya. Ia juga mempertanyakan pernyataan Wasekjen Demokrat Jansen Sitindaon yang menyebut Gibran memiliki dua pilihan, yakni mengundurkan diri atau menghadapi proses politik melalui DPR dan MPR. Menurut Bestari, kesimpulan terhadap putusan hukum harus didasarkan pada pemahaman yang utuh, bukan informasi yang belum dipelajari secara menyeluruh. Tak hanya itu, Bestari turut menyentil kemungkinan adanya kepentingan politik Demokrat di balik wacana tersebut, terutama terkait peluang Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi wakil presiden. Ia pun mengingatkan agar para politikus lebih dewasa dalam berpolitik dan tidak menjadikan persoalan hukum sebagai pemicu kegaduhan di tengah masyarakat. Lantas, apakah wacana Gibran mundur ini murni persoalan hukum atau ada kepentingan politik di baliknya? #MahkamahAgung #GibranRakabuming #PutusanMA #SuketIjazah #PolitikIndonesia #BeritaNasional #MahkamahKonstitusi #gibran #wapresgibran #sidangmk #putusan #putusanhakim #ijazahpalsu #ijazahgibran #mahkamahagungri #mahkamahagung #dinamikapolitik #PSI#partaipsi #partaisolidaritasindonesia #Demokrat #partaidemokrat #AHY #agusharimurtiyudhoyono #BestariBarus #JansenSitindaon #PolitikIndonesia #trending #viralllllll #beritaterkini #beritaviral #fyp #fypシ #fyppppppppppppppppppppppp #bongkarpolitik #politikbongkar #bongkar

About