@ohhmybn: Daddy MARA @Dr. Asyraf Wajdi Dusuki ajak semua genz dan rakyat Melaka untuk BIRUKAN JARI, BIRUKAN MELAKA! #PRNMelaka #KitaGengBiru #MelakaPilihBiru #MelakaSayangRakyat #AlifJohari

OhmyBN
OhmyBN
Open In TikTok:
Region: MY
Tuesday 03 November 2026 11:39:31 GMT
34225
2592
100
160

Music

Download

Comments

raudhah___
Raudhah Ben Al-yahya :
Birukan Melaka lerr..
2026-11-04 02:22:45
13
zettylatif
Zetty Latif :
Daddy mara 💙💙💙
2026-11-04 05:29:22
0
tankmelaterz
Kofi Annan :
budak2 kena tgok ni😂😂😂
2026-11-03 15:36:39
1
daharisariyah.dah
DellSariyah :
terbaik bn pn,benamkan ph, sampai hilang wang pertaruhan.
2026-11-03 23:59:41
10
farhanakhayraii
Farhana khayra :
daddy mara nampak muda
2026-11-04 05:06:19
1
abizanmohdruhani
abizan mohd ruhani :
kita kasi biru melaka
2026-11-04 00:21:33
6
alangina5474
Ina Aziz :
kita geng BIRUUUU
2026-11-04 04:10:25
0
kecik4269
MAMA KECIK🚴🏻‍♀️✨ :
MELAKA BIRU
2026-11-04 04:18:32
1
zainablang
zainab alang :
kita geng biru
2026-11-03 13:44:05
8
_shrolazral
azral :
Birukan melaka👍👍👍
2026-11-04 02:40:15
1
paklurah0507
Pak Lurah :
BN PN mantap Melaka anak muda serta dewasa juga boleh insyaallah 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
2026-11-03 18:55:58
4
apam_slay
| Adam | アダム | :
2026-11-03 16:11:41
7
zainun419
ZAINUN 🌹🌹🌹💙💙💙ADI... :
trbaik datok Dr Asyraf ...sentiasa ada .sentiasa setia ..sentiasa kuat .
2026-11-03 23:11:42
2
norsiah1703
Nor :
2026-11-03 13:46:07
6
user91411619561665
MKJ :
terbaik biruuu 👍👍
2026-11-04 01:52:23
1
sharullaa3
sharullaa :
2026-11-03 12:05:02
5
amad_fzl
FZL :
2026-11-03 13:25:45
1
sharullaa3
sharullaa :
2026-11-03 12:04:58
2
warwabella
WarwaBella89 :
💙💙💙💙💙
2026-11-03 16:19:52
1
mamakjp_80
Omar'S :
Aduii..
2026-11-03 17:42:19
1
hafez_taipan
Hafez_Taipan :
2026-11-03 12:59:09
1
rsnrdzn
rosnainiridzuan :
BIRU.
2026-11-04 05:59:24
0
rumaishaeisya
نور :
💙💙💙sentiasa d ati🫰🫰🫰
2026-11-04 05:34:26
0
hairul668
Capangbertaring :
2026-11-04 06:42:53
0
To see more videos from user @ohhmybn, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

7 LANGKAH “SALES PROCESS” AGAR MENGHASILKAN BANYAK JAMAAH ✅ 1. PROSPECTING: Mencari Calon Jamaah Prospecting adalah aktivitas mencari orang yang berpotensi membutuhkan atau menginginkan Umroh. Sumber prospek: 👨‍👩‍👧 Keluarga 🤝 Teman 👥 Komunitas 🕌 Majelis taklim 🏢 Rekan kerja 📱 WhatsApp 📸 Instagram 🎵 TikTok ▶️ YouTube, dan ⭐ Referral jamaah Jangan hanya bertanya: ❌ “Mau Umroh nggak?” Bangun percakapan: ✔️ “Bapak/Ibu, kalau suatu saat ada kesempatan Umroh, lebih ingin berangkat sendiri atau bersama keluarga?” Atau: “Bapak/Ibu, sudah pernah punya rencana Umroh sebelumnya?” Prinsip: Jangan langsung menjual. Buka percakapan terlebih dahulu. ⸻ ✅ 2. QUALIFYING: Menentukan Apakah Prospek Layak Ditindaklanjuti Tidak semua orang yang bertanya otomatis menjadi calon jamaah yang siap membeli. Agen umroh perlu memahami: ▪️Berkaitan dengan Kebutuhan: Apakah memang memiliki keinginan Umroh? ▪️Waktu: Kapan ingin berangkat? ▪️Kemampuan: Bagaimana kesiapan anggarannya? ▪️Pengambil Keputusan: Apakah keputusan dibuat sendiri atau bersama pasangan/keluarga? ▪️Keseriusan: Apakah sekadar mencari informasi atau sudah memiliki rencana? Prinsip: Jangan mengejar semua orang. Fokus pada prospek yang paling membutuhkan solusi kita. ⸻ ✅ 3. NEEDS ASSESSMENT: Menggali Kebutuhan Calon Jamaah Ini adalah salah satu tahap terpenting. Kesalahan Agen: Terlalu cepat menjelaskan produk sebelum memahami kebutuhan. Gunakan prinsip: TANYA → DENGARKAN → GALI → PAHAMI Pertanyaan yang bisa digunakan: ▪️Tujuan “Apa yang membuat Bapak/Ibu ingin Umroh?” ▪️Waktu “Kapan kira-kira ingin berangkat?” ▪️Pendamping “Apakah bersama pasangan, anak, orang tua, atau sendiri?” ▪️Prioritas “Apa yang paling penting bagi Bapak/Ibu dalam memilih paket?” ▪️Kekhawatiran “Apa yang paling membuat Bapak/Ibu masih ragu?” ▪️Ekspektasi “Seperti apa perjalanan Umroh yang Bapak/Ibu harapkan?” Dari sini Agen menemukan: PAIN → NEED → DESIRE → SOLUTION ⸻ ✅ 4. SALES PITCH / PRODUCT DEMO: Presentasi Paket Sesuai Kebutuhan Setelah kebutuhan diketahui, barulah produk dipresentasikan. Jangan menjelaskan semua hal sekaligus. Gunakan: KEBUTUHAN → FITUR → MANFAAT → BUKTI Contoh: Calon jamaah mengatakan: “Saya membawa orang tua dan khawatir terlalu lelah.” Jangan hanya mengatakan: “Hotel kami sekian meter dari masjid.” Lebih baik: “Karena Bapak/Ibu membawa orang tua, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah akses dan kenyamanan. Paket ini memiliki fasilitas yang dapat mendukung kebutuhan tersebut…” Prinsip: Jangan menjual fitur. Jelaskan manfaat fitur bagi jamaah. ⸻ ✅ 5. PROPOSAL & HANDLING OBJECTIONS: Memberikan Solusi & Menangani Keberatan Setelah presentasi, biasanya muncul keberatan. Contohnya: “Harganya masih mahal.” “Saya pikir-pikir dulu.” “Saya harus bicara dengan suami.” “Saya belum punya dana.” “Takut tidak aman.” “Saya mau bandingkan dulu.” Jangan langsung membantah. Gunakan pola: DENGARKAN → VALIDASI → GALI → JAWAB → KONFIRMASI Contoh: Calon jamaah: “Harganya mahal.” Agen: “Saya memahami, Pak/Bu. Boleh saya tahu, dibandingkan dengan pilihan yang mana?” Kemudian gali. “Kalau dari sisi Bapak/Ibu, harga menjadi pertimbangan utama atau ada fasilitas tertentu yang sebenarnya ingin didapatkan?” Baru kemudian berikan solusi yang sesuai. Prinsip: Keberatan bukan berarti penolakan. Keberatan adalah tanda bahwa calon jamaah masih membutuhkan informasi. ⸻ ✅ 6. CLOSING: Membantu Calon Jamaah Mengambil Keputusan Closing bukan berarti memaksa. Closing adalah membantu calon jamaah mengambil keputusan setelah kebutuhan dan pertimbangannya jelas. Beberapa teknik closing: ▪️DIRECT CLOSING “Kalau semua sudah sesuai, apakah Bapak/Ibu siap melanjutkan pendaftaran?” ▪️ALTERNATIVE CLOSING “Bapak/Ibu lebih nyaman memilih keberangkatan bulan ini atau bulan berikutnya?” ▪️SUMMARY CLOSING “Jadi kebutuhan Bapak/Ibu adalah hotel yang nyaman, keberangkatan bersama keluarga, dan pendampingan. Paket ini sesuai dengan tiga kebutuhan tersebut. Apakah kita lanjutkan?” ▪️NEXT-STEP CLOSING “Kalau Bapak/Ibu sudah cocok, saya bantu proses langkah berikutnya.” Dst… #coachbisnisumroh #ownertravelmhu
7 LANGKAH “SALES PROCESS” AGAR MENGHASILKAN BANYAK JAMAAH ✅ 1. PROSPECTING: Mencari Calon Jamaah Prospecting adalah aktivitas mencari orang yang berpotensi membutuhkan atau menginginkan Umroh. Sumber prospek: 👨‍👩‍👧 Keluarga 🤝 Teman 👥 Komunitas 🕌 Majelis taklim 🏢 Rekan kerja 📱 WhatsApp 📸 Instagram 🎵 TikTok ▶️ YouTube, dan ⭐ Referral jamaah Jangan hanya bertanya: ❌ “Mau Umroh nggak?” Bangun percakapan: ✔️ “Bapak/Ibu, kalau suatu saat ada kesempatan Umroh, lebih ingin berangkat sendiri atau bersama keluarga?” Atau: “Bapak/Ibu, sudah pernah punya rencana Umroh sebelumnya?” Prinsip: Jangan langsung menjual. Buka percakapan terlebih dahulu. ⸻ ✅ 2. QUALIFYING: Menentukan Apakah Prospek Layak Ditindaklanjuti Tidak semua orang yang bertanya otomatis menjadi calon jamaah yang siap membeli. Agen umroh perlu memahami: ▪️Berkaitan dengan Kebutuhan: Apakah memang memiliki keinginan Umroh? ▪️Waktu: Kapan ingin berangkat? ▪️Kemampuan: Bagaimana kesiapan anggarannya? ▪️Pengambil Keputusan: Apakah keputusan dibuat sendiri atau bersama pasangan/keluarga? ▪️Keseriusan: Apakah sekadar mencari informasi atau sudah memiliki rencana? Prinsip: Jangan mengejar semua orang. Fokus pada prospek yang paling membutuhkan solusi kita. ⸻ ✅ 3. NEEDS ASSESSMENT: Menggali Kebutuhan Calon Jamaah Ini adalah salah satu tahap terpenting. Kesalahan Agen: Terlalu cepat menjelaskan produk sebelum memahami kebutuhan. Gunakan prinsip: TANYA → DENGARKAN → GALI → PAHAMI Pertanyaan yang bisa digunakan: ▪️Tujuan “Apa yang membuat Bapak/Ibu ingin Umroh?” ▪️Waktu “Kapan kira-kira ingin berangkat?” ▪️Pendamping “Apakah bersama pasangan, anak, orang tua, atau sendiri?” ▪️Prioritas “Apa yang paling penting bagi Bapak/Ibu dalam memilih paket?” ▪️Kekhawatiran “Apa yang paling membuat Bapak/Ibu masih ragu?” ▪️Ekspektasi “Seperti apa perjalanan Umroh yang Bapak/Ibu harapkan?” Dari sini Agen menemukan: PAIN → NEED → DESIRE → SOLUTION ⸻ ✅ 4. SALES PITCH / PRODUCT DEMO: Presentasi Paket Sesuai Kebutuhan Setelah kebutuhan diketahui, barulah produk dipresentasikan. Jangan menjelaskan semua hal sekaligus. Gunakan: KEBUTUHAN → FITUR → MANFAAT → BUKTI Contoh: Calon jamaah mengatakan: “Saya membawa orang tua dan khawatir terlalu lelah.” Jangan hanya mengatakan: “Hotel kami sekian meter dari masjid.” Lebih baik: “Karena Bapak/Ibu membawa orang tua, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah akses dan kenyamanan. Paket ini memiliki fasilitas yang dapat mendukung kebutuhan tersebut…” Prinsip: Jangan menjual fitur. Jelaskan manfaat fitur bagi jamaah. ⸻ ✅ 5. PROPOSAL & HANDLING OBJECTIONS: Memberikan Solusi & Menangani Keberatan Setelah presentasi, biasanya muncul keberatan. Contohnya: “Harganya masih mahal.” “Saya pikir-pikir dulu.” “Saya harus bicara dengan suami.” “Saya belum punya dana.” “Takut tidak aman.” “Saya mau bandingkan dulu.” Jangan langsung membantah. Gunakan pola: DENGARKAN → VALIDASI → GALI → JAWAB → KONFIRMASI Contoh: Calon jamaah: “Harganya mahal.” Agen: “Saya memahami, Pak/Bu. Boleh saya tahu, dibandingkan dengan pilihan yang mana?” Kemudian gali. “Kalau dari sisi Bapak/Ibu, harga menjadi pertimbangan utama atau ada fasilitas tertentu yang sebenarnya ingin didapatkan?” Baru kemudian berikan solusi yang sesuai. Prinsip: Keberatan bukan berarti penolakan. Keberatan adalah tanda bahwa calon jamaah masih membutuhkan informasi. ⸻ ✅ 6. CLOSING: Membantu Calon Jamaah Mengambil Keputusan Closing bukan berarti memaksa. Closing adalah membantu calon jamaah mengambil keputusan setelah kebutuhan dan pertimbangannya jelas. Beberapa teknik closing: ▪️DIRECT CLOSING “Kalau semua sudah sesuai, apakah Bapak/Ibu siap melanjutkan pendaftaran?” ▪️ALTERNATIVE CLOSING “Bapak/Ibu lebih nyaman memilih keberangkatan bulan ini atau bulan berikutnya?” ▪️SUMMARY CLOSING “Jadi kebutuhan Bapak/Ibu adalah hotel yang nyaman, keberangkatan bersama keluarga, dan pendampingan. Paket ini sesuai dengan tiga kebutuhan tersebut. Apakah kita lanjutkan?” ▪️NEXT-STEP CLOSING “Kalau Bapak/Ibu sudah cocok, saya bantu proses langkah berikutnya.” Dst… #coachbisnisumroh #ownertravelmhu

About