@dirajwkwz6l: #suamikuanakmakepisod6 #suamikuanakmak

Milo
Milo
Open In TikTok:
Region: MY
Tuesday 03 November 2026 14:33:38 GMT
153976
7699
329
643

Music

Download

Comments

septi.takahaji
Septi Takahaji :
siap" ko mak leha...
2026-11-03 14:37:11
411
thehaulier
The Haulier :
habissss!! Leha vs Rokiah!
2026-11-03 14:41:03
245
miscupcake88
Miss CupCake🧁 :
ah sudah bapak dia ada crush lame😭😭
2026-11-03 14:38:05
170
rielemma
Mrs azierill😎😎 :
Sama mcm mentua aku basuh tangan Pastu aku nih cuci la pagi2 pkul 5 pagi abis cuci aku sambung tidur.. masa tidur tuh aku nampak dy amik semua baju anak dy basuh balik guna mesin.. baju aku dy tak amik pun.. sama sebijik citer hidup saya🥹🥹
2026-11-03 14:58:34
130
mamakina78
Mamakina78 :
Yes2 pak leman. teruskan guru
2026-11-03 14:55:01
166
imtiacuties
Tia 🇵🇸 :
dahhh bapak pulaa jumpa ex crush[Laugh approved][Laugh approved]
2026-11-03 15:01:59
130
da160693
نور هداية :
yg dlm pantang tu spa.. menantu dia jgk ka
2026-11-03 14:40:33
38
teratak_kakhanie
🧕🏻 :
Eli ni ada juga rasa perikemanusiaan
2026-11-03 15:28:31
11
nanda.ridwanty
Nanda Ridwanty :
Suami setan😭😭
2026-11-03 15:15:37
25
adriana.yunus
QashAqif :
eh sakit ht betul.. yg kau prgi cuci buat apa xara oooiii . tggl jelah situ
2026-11-03 15:00:08
12
nur_azlinaa
S w e e t i e 🌸 :
cinta lama..haiiihh
2026-11-03 14:43:54
27
cttngbrd_
Ephemeral :
Go pak leman
2026-11-03 14:36:37
46
gazari0
Gazarirozak :
kena cuci baju.. buat kerja rumah.. macam tak logik....aaarrrrr...woooooo
2026-11-03 14:55:50
9
birulangit539
birulangit :
tunggu mak leha
2026-11-03 14:39:38
34
miqzyan
pawangwonhee :
STOP THE WEDDING!
2026-11-03 16:18:29
0
ciksaleha14
ibyzara.s :
nanti Zara kenenkan pak leman dgn kak kiah 😁
2026-11-03 15:01:51
13
nabilasabli
Nabilasabli94" :
Laa pakleman cptlaa halalkan si kiah
2026-11-03 14:57:18
13
spongebob1415
Sri bintang lestari 🌟 :
Mertua biadap suami pun biadaap
2026-11-03 15:26:28
8
ainamusfirahj
ainamusfirahj :
alolo pak leman
2026-11-03 14:37:30
20
ciksue0793
Nurshuhadaismail♥️ :
Baik xyah kawen mau nak jalan tanggungjawab gituu.. jahat sungguh
2026-11-03 15:03:43
14
cewekiban
F^+r!¥@^• :
Tanam cili kat rumah😂😂😂
2026-11-03 14:54:15
11
habb925
abbbb :
rokiah ni aku rasa penumbuk dia kuat oiii… hbs la kau lehaa..
2026-11-03 15:01:50
9
tuah_anaqi
Tuah_Jalak :
diam2 pak leman pasang lain
2026-11-03 15:02:15
6
mhyyu7
Ayankoyeng 🕊 :
jgn" mak rokiah ni cinta pertamany 😆
2026-11-03 15:00:07
8
umi_kalsom01
﮼اومي ﮼كلسوم :
yeaa mak Leha bakal dapat madu😂
2026-11-03 17:23:30
0
To see more videos from user @dirajwkwz6l, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.
Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.

About