Dea :
Ali mah mantep, dari Suku Quraish. Suku paling berpengaruh, Beliau terhormat dan mulia di zaman itu. Ali juga luas ilmunya dijuluki Babul ilmi, amiril mukminin dan Syaikhul Islam. Terus Ali juga punya penghasilan dari kebun kurma beliau, dari sumur-sumur air yg beliau gali sendiri, belum lagi dari gaji beliau saat jadi pejabat negara. Sampai di akhir hayatnya Ali tergolong sebagai orang yang kaya aset tetap (harta tidak bergerak), catatan sejarah dari Muhammad Hamid dalam Sirah wa Manaqib 'Ali bin Abi Thalib menyebutkan bahwa bila sedekah tunai rutin Ali pernah mencapai 4.000 dinar, jika dikonversi ke nilai emas murni saat ini 4.000 dinar emas yaa setara dengan sekitar Rp16-Rp17 miliar. Beliau itu hidup sederhana ya, bukan miskin. Oh yaaa, Ali tidak merokok, Ali juga tidak main tiktok, Ali tidak melihat wanita joget di sosmed, Ali tidak pernah main slot, Ali juga tidak kenal LC, tidak usah membandingkan wanita akhir zaman dengan wanita mulia di zaman nabi, karena kalian kaum laki laki juga tidak akan pernah sebanding dg siapapun lelaki mulia di zaman nabi ✨🙌🏻
#JIBRIL MENYAMPAIKAN WAHYU #ELIZA MENYAMPAIKAN FAKTA
2026-11-04 12:56:34