@mai_kuraki: #MaiKuraki#Liveproject2026

倉木麻衣 公式アカウント
倉木麻衣 公式アカウント
Open In TikTok:
Region: JP
Tuesday 03 November 2026 15:07:47 GMT
7852
605
32
7

Music

Download

Comments

andreasorrentino98
Andrea Sorrentino :
One of my favorite along with Cowboy Mai 🤠❤️
2026-11-03 16:46:38
2
maik_kevinyou
Kevin Yao475 :
love this
2026-11-03 15:37:21
1
dysa5cj2o0hy
Kazu24 :
麻衣ちゃん🥰は絵になる超絶美人さんです🥹サングラス姿がとってもカッコ良いですね🥰🫶💕
2026-11-04 03:59:26
1
you151a
you :
おはようございます(*Ü*)ノ"☀ フォトバスタオルもステキですね(ღ*ˇ ˇ*)。o♡ 購入します❣️❣️❣️𝐇𝐚𝐯𝐞 𝐚 𝐧𝐢𝐜𝐞 𝐝𝐚𝐲[ほっこり]🌈✨
2026-11-03 22:33:32
4
time_sound
time_sound :
ヘアーリボン🎀😊
2026-11-04 00:29:43
0
user1683243291558
user1683243291558 :
お愛できる日を楽しみに待っております🎶✨🎤✨
2026-11-03 22:39:33
2
user380111588561
てつりん :
可愛い😍 フォトバスタオル欲しいです🥰
2026-11-03 23:44:35
1
ykms.mp.nmbr.o804
ポメパ📞k-taibangouyo→08046443386 :
このお写真のサングラス姿と髪型に、カッコよくもありキュートな感じなの素てきです🫰🤙😌💕
2026-11-03 22:07:18
2
user3044135995057
カツヒコ :
2026-11-03 21:38:14
2
user8115733458025
僕のベロニカ :
麻衣さんが花に見えて来た🌼そろそろ風に乗って愛に行くのかな?🌬️🌸🧝‍♀️♪💞😳
2026-11-03 16:06:11
2
maimymaimai.k
まいうっちゃん :
寝ても覚めても倉木麻衣 お可愛いなぁ大好き🥰🥰🥰
2026-11-03 15:15:12
3
maikslmhsr7
キャスパー&ベニたん :
maiちゃ〜ん❤️かわいい〰︎&カッコいい〰︎❣️❣️❣️いつも大好き💕だよぉぉ〰︎🥰🥰🥰
2026-11-03 17:55:24
2
eddie__tang
Eddie Tang :
今日はたくさん届けてくれてありがとう。今夜はゆっくり眠れますように 🤲🤍
2026-11-03 15:27:39
3
bu1950tb1998
負け犬根性 :
2026-11-03 15:41:36
3
ineinekun
あーちゃん :
素敵です♥️
2026-11-03 15:30:13
2
user8197903862924
YOU&MAI.♾ :
アルバム手元に届くの楽しみ🥰今日もドライブで沢山新曲やTOWA、リラック素流してたよ❣️ダメダメダンスも覚えました❤️
2026-11-03 15:28:47
1
user7690565103241
グローブ :
2026-11-04 02:51:31
0
mitsuru0104
mitsuru93 :
笑顔で過ごせますように 🌞 おやすみ...🌝
2026-11-03 15:33:18
0
user9260080355075
今村真 :
可愛い🥰
2026-11-04 04:55:23
0
user2918509192925
中島 :
イイですね
2026-11-03 23:59:41
0
stom6742
stom19821028 :
今年のうちにあと2回会えるのが嬉しいです❤️😊
2026-11-04 04:29:02
0
urara600
urara600 :
サングラスの麻衣さんもかっこいい😎🎶
2026-11-03 15:40:29
1
kfujikashpt
Kazu :
🥰🥰🥰
2026-11-03 22:40:42
1
user8738035790025
あき🌹🌻🐣🍺 :
🥰🥰🥰
2026-11-03 21:41:01
1
dyvam63973be
ヤス :
🥰🥰🥰
2026-11-03 19:59:53
2
To see more videos from user @mai_kuraki, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh keputusasaan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah merawatnya, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku  aku sudah sangat capek dan lelah mental merawat suamiku yang menderita hipertensi menahun tapi tak kunjung sembuh, sampai-sampai aku bingung setengah mati harus mencari obat apa lagi yang benar-benar ampuh untuk menyelamatkannya. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh.  Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.”  Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan,  menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh keputusasaan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah merawatnya, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku aku sudah sangat capek dan lelah mental merawat suamiku yang menderita hipertensi menahun tapi tak kunjung sembuh, sampai-sampai aku bingung setengah mati harus mencari obat apa lagi yang benar-benar ampuh untuk menyelamatkannya. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Bapak mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisiknya melemah, dan butuh pengobatan serta kontrol seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Rumah tangga kami berubah jadi penjara penderitaan: suami terbaring sakit menahun tak kunjung sembuh, tabungan ludes tak bersisa untuk beli obat ke sana ke mari, dan aku terjebak dalam kelelahan fisik serta mental yang luar biasa berat. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu kami begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik kerja keras, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, bukan cuma raga yang tersiksa seumur hidup, tapi isi dompet, keutuhan rumah tangga, dan kewarasan kita ikut dihancurkan tak bersisa. #fyp #hipertensi #darahtinggi #tekanandarahtinggi #viral

About