@japdmedia26: New Jersey, USA — A 54-year-old Jamaican man and U.S. permanent resident is facing federal charges after allegedly voting in the 2022 general election despite not being an American citizen. Antonio Mitchell, who lives in Paterson, allegedly registered to vote in September 2012 after falsely declaring that he was a U.S. citizen, according to federal court documents. Investigators say he voted in person on November 8, 2022, in an election that included candidates for the House of Representatives. In January 2025, Mitchell applied for American citizenship but reportedly answered "No" when asked whether he had ever registered to vote or voted in any U.S. election. Prosecutors also allege that he denied voting during immigration interviews in September 2025 and March 2026. He was arrested on October 28, 2026, and charged with voting as a noncitizen in a federal election, attempting to unlawfully obtain citizenship, and making false statements during the naturalization process. Mitchell reportedly posted $25,000 bond. ICE Assistant Director of Public Affairs Micah Bock said: “Voting in American elections is a right reserved for eligible voters. Those who knowingly violate federal election laws should understand that their actions carry serious consequences. “ICE cannot ignore suspected federal crimes simply because they involve elections. The law applies to everyone, and we intend to enforce it.” The case was announced during the November 3 midterm elections. Important: These are allegations, not a conviction. Mitchell is presumed innocent unless proven guilty in court. #NewJersey #Paterson #Jamaica #AntonioMitchell #japd

JAPD
JAPD
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 03 November 2026 21:00:22 GMT
1682
4
2
0

Music

Download

Comments

magahater59
Tim M. :
lol nope
2026-11-03 22:32:58
0
hazel.dacostanibs
Hazel DaCostanibsy :
Maybe he didn’t know
2026-11-03 21:43:25
0
To see more videos from user @japdmedia26, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dua Tahun Menikah, Tapi Suami Cuma Mau Berhubungan Sekali. Ternyata Selama Ini Istrinya Menyimpan Luka yang Nggak Pernah Dia Ceritakan. Awalnya aku pikir pernikahan kami baik-baik aja. Kami sudah dua tahun menikah, tapi anehnya, selama itu suamiku cuma mau berhubungan intim sekali denganku. Setiap kali aku mencoba mendekat atau mengajaknya menghabiskan waktu berdua, alasannya selalu sama. Capek, banyak pikiran, atau sedang nggak mood. Awalnya aku masih berusaha memahami. Aku pikir mungkin dia memang sedang sibuk dengan pekerjaan atau sedang banyak masalah. Tapi lama-kelamaan aku mulai bertanya-tanya, sebenarnya apa yang salah denganku? Sampai akhirnya aku merasa hubungan ini sudah hambar banget. Kami memang masih tinggal satu rumah, tidur di kamar yang sama, bahkan masih makan bersama. Tapi rasanya seperti dua orang asing yang cuma kebetulan berada di bawah satu atap. Puncaknya terjadi tepat di hari anniversary pernikahan kami yang kedua. Hari yang seharusnya menjadi momen spesial, justru menjadi hari ketika aku mengetahui sesuatu yang selama ini nggak pernah aku bayangkan. Aku memberanikan diri bertanya kenapa suamiku selalu menghindar setiap kali aku ingin dekat dengannya. Tapi jawaban yang keluar dari mulutnya benar-benar bikin hatiku hancur. Dia bilang kalau sebenarnya dia sudah capek dan muak denganku. Bahkan dia mengaku malu punya istri sepertiku. Katanya, setiap kali ingin berhubungan intim, dia selalu teringat dengan kekurangan fisikku. Dia bahkan membandingkan aku dengan perempuan lain yang menurutnya lebih menarik. Aku mencoba menahan tangis dan bertanya, kenapa dia nggak pernah membicarakan hal itu baik-baik denganku? Tapi bukannya menenangkan, dia justru mengatakan kalau selama ini dia sudah berusaha bertahan. Dia bahkan menyuruhku untuk bercermin dan memperbaiki penampilan kalau masih ingin mempertahankan rumah tangga ini. Bayangkan, perempuan yang selama dua tahun berusaha menjaga rumah tangganya, ternyata harus menerima kenyataan bahwa dirinya dianggap nggak menarik oleh orang yang sudah berjanji mencintainya seumur hidup. Sejak hari itu aku mulai sadar, ternyata yang paling menyakitkan bukan cuma ketika suami nggak lagi menginginkan kita. Tapi ketika orang yang seharusnya menjadi tempat kita merasa aman, justru menjadi orang pertama yang membuat kita merasa rendah dan nggak percaya diri dengan tubuh sendiri. Dan sekarang aku cuma bisa bertanya dalam hati... Apa memang seorang istri harus selalu terlihat sempurna supaya tetap dicintai dan diinginkan oleh suaminya sendiri?
Dua Tahun Menikah, Tapi Suami Cuma Mau Berhubungan Sekali. Ternyata Selama Ini Istrinya Menyimpan Luka yang Nggak Pernah Dia Ceritakan. Awalnya aku pikir pernikahan kami baik-baik aja. Kami sudah dua tahun menikah, tapi anehnya, selama itu suamiku cuma mau berhubungan intim sekali denganku. Setiap kali aku mencoba mendekat atau mengajaknya menghabiskan waktu berdua, alasannya selalu sama. Capek, banyak pikiran, atau sedang nggak mood. Awalnya aku masih berusaha memahami. Aku pikir mungkin dia memang sedang sibuk dengan pekerjaan atau sedang banyak masalah. Tapi lama-kelamaan aku mulai bertanya-tanya, sebenarnya apa yang salah denganku? Sampai akhirnya aku merasa hubungan ini sudah hambar banget. Kami memang masih tinggal satu rumah, tidur di kamar yang sama, bahkan masih makan bersama. Tapi rasanya seperti dua orang asing yang cuma kebetulan berada di bawah satu atap. Puncaknya terjadi tepat di hari anniversary pernikahan kami yang kedua. Hari yang seharusnya menjadi momen spesial, justru menjadi hari ketika aku mengetahui sesuatu yang selama ini nggak pernah aku bayangkan. Aku memberanikan diri bertanya kenapa suamiku selalu menghindar setiap kali aku ingin dekat dengannya. Tapi jawaban yang keluar dari mulutnya benar-benar bikin hatiku hancur. Dia bilang kalau sebenarnya dia sudah capek dan muak denganku. Bahkan dia mengaku malu punya istri sepertiku. Katanya, setiap kali ingin berhubungan intim, dia selalu teringat dengan kekurangan fisikku. Dia bahkan membandingkan aku dengan perempuan lain yang menurutnya lebih menarik. Aku mencoba menahan tangis dan bertanya, kenapa dia nggak pernah membicarakan hal itu baik-baik denganku? Tapi bukannya menenangkan, dia justru mengatakan kalau selama ini dia sudah berusaha bertahan. Dia bahkan menyuruhku untuk bercermin dan memperbaiki penampilan kalau masih ingin mempertahankan rumah tangga ini. Bayangkan, perempuan yang selama dua tahun berusaha menjaga rumah tangganya, ternyata harus menerima kenyataan bahwa dirinya dianggap nggak menarik oleh orang yang sudah berjanji mencintainya seumur hidup. Sejak hari itu aku mulai sadar, ternyata yang paling menyakitkan bukan cuma ketika suami nggak lagi menginginkan kita. Tapi ketika orang yang seharusnya menjadi tempat kita merasa aman, justru menjadi orang pertama yang membuat kita merasa rendah dan nggak percaya diri dengan tubuh sendiri. Dan sekarang aku cuma bisa bertanya dalam hati... Apa memang seorang istri harus selalu terlihat sempurna supaya tetap dicintai dan diinginkan oleh suaminya sendiri?

About