@maxundiaye: 📲 Tuto : créer ton alias PI-SPI sur Orange Money et sur Wave, étape par étape. Avec ton alias, tu peux recevoir de l'argent depuis une autre application, sans donner tes coordonnées complètes. 💬 Une question ? Dis-le en commentaire 👇🏾 #PISPI #BCEAO #OrangeMoney #Wave #PaiementInstantané #Tuto #Sénégal

Maxu Ndiaye
Maxu Ndiaye
Open In TikTok:
Region: SN
Tuesday 03 November 2026 21:54:24 GMT
16476
534
18
126

Music

Download

Comments

hangar1702
Hangar17 :
Mann samm wave PI-SPI gneuwoulll
2026-11-03 22:47:15
6
mt_maker
Synetix🔵 :
Vraiment les banques ce foutes de nous louy li gayinne
2026-11-04 00:28:13
1
late09142
Late :
Machallah vous avez bien expliqué.Mais affaire Bi comme devoir math si mane 😂
2026-11-03 22:54:52
1
user9835812945119
Mozart :
vraiment li dafa compliqué 🤔
2026-11-03 22:38:59
2
tidjaneibnbaila
tidjaneibnbaila :
Comment prendre de l’argent de mon compte bancaire à Wave ?
2026-11-03 23:28:31
0
elzo.meister
ELZO MEISTER :
Entre wave est ce qu’on utilise Alias
2026-11-03 23:07:09
0
ishitaanarfall
Nar Fall-PROS :
en tt cas ca a l'air compliqué dh
2026-11-04 00:10:34
0
bubah92
bou :
Merci c’est très clair
2026-11-03 23:33:00
0
chrifo30
C.M.A🇸🇳_SN :
Merci beaucoup c'est la première vidéo que j'ai regardée qui m'a apporté toutes les réponses à mes questions
2026-11-03 23:47:32
0
mens_king10
MEN’S KING :
Je peux savoir c’est quoi alias
2026-11-03 23:54:52
0
assaalihsatubsaykhayni
SAALIH SATUB SAYKHAYNI :
ku baga transfert wave ci orage money naka lay def
2026-11-03 22:15:03
0
footstyle61
footstyle ⚽🔥 :
mais comment le faire pour mix by yas
2026-11-03 23:49:11
0
alioudiaw512
aliou :
macahalla
2026-11-04 00:16:39
0
souhaibouapple98
Djily electronique :
Amnako depuis des mous😂😂
2026-11-03 23:31:43
0
abdouazizdiallo8
@ziz Di@llo :
Merci bro👌
2026-11-03 23:21:21
0
ousmanethioub88
nurayni99piece detachee 🏍😍✌️ :
merci frr
2026-11-03 22:55:52
0
mbaye202501
mbaye :
merci beaucoup
2026-11-03 23:33:30
0
amow345
Amow Linko :
Merci
2026-11-03 23:59:18
0
talibesonko007
cheikhe baye Sangaré✪ :
j'avais déjà associé mon compte bancaire avec wave maintenant comment faire pour transférer mon argent de mon compte bancaire a wave
2026-11-04 00:34:16
0
zizou3268
Mr SALL zizou :
merci beaucoup
2026-11-03 22:49:25
0
user9284446654557
user9284446654557 :
😂
2026-11-03 22:12:07
0
bossxatxol
Xat Xol Recordz :
💯💯💯
2026-11-04 00:02:29
0
To see more videos from user @maxundiaye, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh tekanan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah banting tulang,  aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah sangat capek dan lelah luar biasa harus merawat suamiku yang hipertensinya tak kunjung sembuh, sementara aku juga harus banting tulang mencari nafkah sendirian untuk menggantikannya. Beban hidup ini rasanya terlalu berat untuk kupikul seorang diri di pundakku. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh.  Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang,  nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku.  Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh tekanan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah banting tulang, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah sangat capek dan lelah luar biasa harus merawat suamiku yang hipertensinya tak kunjung sembuh, sementara aku juga harus banting tulang mencari nafkah sendirian untuk menggantikannya. Beban hidup ini rasanya terlalu berat untuk kupikul seorang diri di pundakku. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Bapak mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisiknya lumpuh, dan butuh pengobatan serta perawatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Rumah tangga kami berubah jadi penjara penderitaan: suami terbaring sakit menahun yang tak kunjung sembuh, tabungan ludes tak bersisa, dan aku harus banting tulang menggantikannya mencari uang di tengah keputusasaan yang luar biasa berat. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu kami begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik kerja keras, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, bukan cuma raga yang tersiksa seumur hidup, tapi isi dompet, masa depan, keutuhan rumah tangga, dan kewarasan kita ikut dihancurkan tak bersisa. #viral #fyp #darahtinggi #hipertensi #tekanandarahtinggi

About