@carlosadao46: Eu creio imensamente !@Carlos Adão

Carlos Adão
Carlos Adão
Open In TikTok:
Region: BR
Tuesday 03 November 2026 23:13:02 GMT
19668
527
40
396

Music

Download

Comments

user85977196125845
Edna Brito :
verdade ❤
2026-11-03 23:46:00
2
arletetrevisan_ofc
Arlete :
sou uma vencedora porq ja ultrapassei barreiras enormes co. o poder de DEUS q sempre esteve e está ao meu lado sempre
2026-11-04 02:13:39
2
rizandradantas
Rizandra Dantas :
eu creio senhor
2026-11-04 01:49:30
2
jorgecarlosmachado
Jorge :
amém amém eu creio em Deus amém
2026-11-04 21:43:06
1
carlosmagno192
Carlos Magno :
amem vdd
2026-11-03 23:20:06
2
teresa.l85
Teresa L :
amém 🙏🏿 verdade
2026-11-04 11:43:17
1
jorge.caetano924
Jorge Caetano :
amém Amém Amém
2026-11-04 18:43:16
1
mirianfelix335
Mirian Felix335 :
Amém eu Creio
2026-11-04 17:18:27
1
paularocha88558
paularocha88558 :
amem
2026-11-04 08:46:16
1
gerlane.goncalves0
Gerlane Goncalves :
Vdd
2026-11-04 15:26:52
1
cris.rosa90
Cris Rosa 🌹 :
verdade
2026-11-03 23:17:20
2
carlinhos5399
carlinhos :
amém gratidão senhor 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
2026-11-04 11:54:07
1
carlosadao46
Carlos Adão :
Eu creio, senhor !
2026-11-03 23:14:14
1
rosalqco3bo
rosa :
amém Deus
2026-11-03 23:35:53
1
ray01.4
sol :
2026-11-04 02:55:56
1
wanessa.correa2
Wanessa :
amém amém amém
2026-11-05 00:58:08
1
sandra.8321
Sandra :
Amém 🙏
2026-11-04 06:57:15
1
arletetrevisan_ofc
Arlete :
2026-11-04 02:13:44
2
marizete.barbosa19
Marizete Barbosa :
🥰🥰🥰
2026-11-03 23:59:19
2
dinamorais98
Dináh Moraes827 :
Amém crêio e confio sempre gratidão pai eterno e Jesus Cristo uma ótima madrugada pra todos nós amém aleluia
2026-11-04 04:12:09
2
To see more videos from user @carlosadao46, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh keputusasaan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku aku udah gak kuat, rasanya ingin menyerah saja dan memilih mati muda karena hipertensi. Ragaku sudah hancur lebur menahan sakit yang tak berkesudahan, sementara seluruh tabunganku habis tak bersisa hanya untuk membayar biaya berobat yang gak ada ujung pangkalnya. Semua mimpi indah masa mudaku runtuh seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles.  Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis banting tulang cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan atau scrolling HP tanpa henti, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke siapa pun, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah, pandangan gelap gulita,  dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh keputusasaan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku aku udah gak kuat, rasanya ingin menyerah saja dan memilih mati muda karena hipertensi. Ragaku sudah hancur lebur menahan sakit yang tak berkesudahan, sementara seluruh tabunganku habis tak bersisa hanya untuk membayar biaya berobat yang gak ada ujung pangkalnya. Semua mimpi indah masa mudaku runtuh seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis banting tulang cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan atau scrolling HP tanpa henti, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke siapa pun, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah, pandangan gelap gulita, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Bapak/Ibu mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak organ tubuh secara permanen dan butuh pengobatan jangka panjang!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku berubah jadi penjara penderitaan: raga hancur tak bertenaga, dompet kosong ludes buat nebus obat, dan beban mental yang membuatku merasa ingin menyerah saja pada hidup. #viral #hipertensi #darahtinggi #tekanandarahtinggi #fyp

About