@atasccp: Man Utd Comeback Today🔥 #manchesterunited #championsleague #comeback #roma #fyp

𝘟𝘭𝘰𝘳𝘸𝘦𝘳𝘵7
𝘟𝘭𝘰𝘳𝘸𝘦𝘳𝘵7
Open In TikTok:
Region: AZ
Wednesday 04 November 2026 03:48:01 GMT
3492
250
8
51

Music

Download

Comments

aliyev_sry1
Aliyev :
oyble 2 ci oyundu uje come back yeyirler biri real o birisi man unt
2026-11-04 04:11:56
4
husu_mizah1
Mizah_hub :
axır vaxtlar nese roma come backi sevdi😂
2026-11-04 08:04:31
1
_nnahidpshyv
NP♊️ :
👍🏻
2026-11-04 07:14:04
0
To see more videos from user @atasccp, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Gavial atau gharial (Gavialis gangeticus), dikenal juga sebagai buaya pemakan ikan, adalah anggota ordo crocodilia dari famili Gavialidae, yang habitat aslinya di bagian utara anak benua India. Populasi gavial secara global di alam liar diperkirakan kurang dari 235 individu, yang terancam oleh hilangnya habitat tepi sungai, deplesi sumber daya ikan, dan terkait dengan penangkapan ikan. Karena populasinya telah menurun secara drastis dalam 70 tahun terakhir, gavial masuk dalam kategori Kritis pada Daftar Merah IUCN. KARAKTERISTIK : Gavial ditandai dari bentuk rahangnya yang tipis dan sangat panjang, yang dianggap sebagai adaptasi untuk pemakan ikan. Ukuran jantannya mencapai 6 m (20 ft) dengan berat rata-rata sekitar 160 kg (350 pon). Gavial memiliki warna zaitun gelap atau cerah. Di atasnya dengan lurik gelap dan terlihat seperti bintik-bintik di kepala, tubuh, dan ekor. Pada usia sekitar 20 tahun, permukaan dorsal menjadi berwarna gelap, hampir hitam keabu-abuan. Permukaan ventral putih kekuning-kuningan. Lehernya memanjang dan tebal. Batas dorsal lebih kurang adalah bagian median dari punggung. Jari-jarinya sangat pendek dan berselaput tebal. Gavial jantan pada saat mencapai kedewasaan seksual memiliki protuberans hidung bulat berongga di ujung moncongnya. Nama gharial berasal dari kemiripan hidung yang tumbuh tersebut dengan pot tembikar yang oleh masyarakat lokal dikenal dengan sebutan 'ghara'. Gavial adalah satu-satunya crocodilia yang masih hidup yang memperlihatkan dimorfisme seksual. Meskipun fungsi dari rongga hidung belum dimengerti dengan baik, kelihatannya digunakan sebagai indikator seks visual. PERSEBARAN DAN HABITAT : Gavial pernah berkembang pesat di semua sungai besar di anak benua India, meliputi dari utara Sungai Indus di Pakistan melintasi dataran banjr Gangga hingga ke Sungai Irrawaddy di Myanmar. Saat ini, mereka telah punah di Sungai Indus, di Sungai Brahmaputra, Bhutan dan Bangladesh, dan d Sungai Irrawaddy. Persebaran mereka sekarang terbatas hanya 2% dari wilayah sebelumnya.#animals #hewan #gavialisgangeticus
Gavial atau gharial (Gavialis gangeticus), dikenal juga sebagai buaya pemakan ikan, adalah anggota ordo crocodilia dari famili Gavialidae, yang habitat aslinya di bagian utara anak benua India. Populasi gavial secara global di alam liar diperkirakan kurang dari 235 individu, yang terancam oleh hilangnya habitat tepi sungai, deplesi sumber daya ikan, dan terkait dengan penangkapan ikan. Karena populasinya telah menurun secara drastis dalam 70 tahun terakhir, gavial masuk dalam kategori Kritis pada Daftar Merah IUCN. KARAKTERISTIK : Gavial ditandai dari bentuk rahangnya yang tipis dan sangat panjang, yang dianggap sebagai adaptasi untuk pemakan ikan. Ukuran jantannya mencapai 6 m (20 ft) dengan berat rata-rata sekitar 160 kg (350 pon). Gavial memiliki warna zaitun gelap atau cerah. Di atasnya dengan lurik gelap dan terlihat seperti bintik-bintik di kepala, tubuh, dan ekor. Pada usia sekitar 20 tahun, permukaan dorsal menjadi berwarna gelap, hampir hitam keabu-abuan. Permukaan ventral putih kekuning-kuningan. Lehernya memanjang dan tebal. Batas dorsal lebih kurang adalah bagian median dari punggung. Jari-jarinya sangat pendek dan berselaput tebal. Gavial jantan pada saat mencapai kedewasaan seksual memiliki protuberans hidung bulat berongga di ujung moncongnya. Nama gharial berasal dari kemiripan hidung yang tumbuh tersebut dengan pot tembikar yang oleh masyarakat lokal dikenal dengan sebutan 'ghara'. Gavial adalah satu-satunya crocodilia yang masih hidup yang memperlihatkan dimorfisme seksual. Meskipun fungsi dari rongga hidung belum dimengerti dengan baik, kelihatannya digunakan sebagai indikator seks visual. PERSEBARAN DAN HABITAT : Gavial pernah berkembang pesat di semua sungai besar di anak benua India, meliputi dari utara Sungai Indus di Pakistan melintasi dataran banjr Gangga hingga ke Sungai Irrawaddy di Myanmar. Saat ini, mereka telah punah di Sungai Indus, di Sungai Brahmaputra, Bhutan dan Bangladesh, dan d Sungai Irrawaddy. Persebaran mereka sekarang terbatas hanya 2% dari wilayah sebelumnya.#animals #hewan #gavialisgangeticus

About