@rffnylnn: #VaselinePDRNXManohara #SkinBoosterAffiliatesVaseline #PDRNampolYaVaseline #GlowingTanpaKlinik #CantikTanpaKlinik KlinikVaselinePDRNAff @Vaseline Indonesia

R
R
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 04 November 2026 06:07:16 GMT
16
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @rffnylnn, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Suami Hj. Komariah (46), korban pembunuhan disertai perampokan di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencurigai istrinya mengalami mutilasi sebelum jasadnya dibakar bersama mobil Mitsubishi Xpander miliknya. Kecurigaan itu muncul setelah keluarga menerima sisa jasad korban yang disebut memiliki berat tidak lebih dari 10 kilogram dan tanpa bagian kepala.   Dudung Badrun meminta polisi mengungkap hasil autopsi secara transparan untuk memastikan kondisi jasad istrinya. Ia juga menyoroti sejumlah kejanggalan, mulai dari durasi kejadian di rumah yang diperkirakan mencapai empat jam, bercak darah di lima titik, hingga uang tunai dan perhiasan emas milik korban yang hilang.  
Suami Hj. Komariah (46), korban pembunuhan disertai perampokan di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencurigai istrinya mengalami mutilasi sebelum jasadnya dibakar bersama mobil Mitsubishi Xpander miliknya. Kecurigaan itu muncul setelah keluarga menerima sisa jasad korban yang disebut memiliki berat tidak lebih dari 10 kilogram dan tanpa bagian kepala.   Dudung Badrun meminta polisi mengungkap hasil autopsi secara transparan untuk memastikan kondisi jasad istrinya. Ia juga menyoroti sejumlah kejanggalan, mulai dari durasi kejadian di rumah yang diperkirakan mencapai empat jam, bercak darah di lima titik, hingga uang tunai dan perhiasan emas milik korban yang hilang.   "Ketika jasad almarhumah itu terbakar, saya mengangkat bekasnya (jasadnya) itu tidak lebih dari 10 kilo. Enteng sekali, dan tidak ada kepalanya. Secara kasat mata kalau melihat orang dibakar dalam satu tubuh yang utuh, itu mekeret (menciut). Tapi kalau terpotong-potong, berarti ada indikasi mutilasi. Ini yang harus dikembangkan dan dibuka transparan," ungkap Dudung.   Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan apakah kerangka korban masih utuh atau tidak. Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mengatakan hasil pemeriksaan akan menjelaskan kondisi jasad Komariah.   Dalam kasus ini, polisi telah menangkap dua pria berinisial FSS (31) dan NW (28), yang merupakan tetangga korban. FSS diduga membunuh Komariah karena dendam pribadi, setelah merasa sakit hati kerap diejek terkait pembangunan bengkel dan renovasi rumahnya.   📸: Dok. kumparan. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svt | perspectives | R129 | E164   #bicarafaktalewatberita #kumparan

About