@iniviralmakassar: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, menghanguskan 230,5 hektare kawasan hutan lindung dan 76,07 hektare Area Penggunaan Lain (APL) atau kawasan di luar hutan. Berdasarkan data UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Saddang II, kebakaran tersebut berdampak pada vegetasi hutan yang sebagian besar diketahui merupakan pohon pinus, serta berpotensi mengganggu habitat satwa dan keseimbangan ekosistem. Kepala UPTD KPH Saddang II Toraja Utara, Kornelia Pairunan, menjelaskan bahwa kebakaran hutan berpotensi menghilangkan tempat hidup satwa, termasuk sumber makanan dan vegetasi yang menjadi bagian dari habitatnya. Namun, hingga informasi disampaikan, belum tersedia data terperinci mengenai jenis tumbuhan maupun satwa yang terdampak langsung. Penanganan satwa menjadi kewenangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), sedangkan rehabilitasi dan pemulihan ekosistem hutan menjadi kewenangan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS). Dampak karhutla ini diperkirakan dapat berlangsung dalam jangka panjang karena pemulihan ekosistem membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Vegetasi awal seperti rumput, semak, dan pohon perintis secara alami membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 20 tahun untuk pulih. Sementara itu, hutan sekunder membutuhkan sekitar 20 tahun untuk mencapai sebagian besar struktur dasarnya atau mendekati 78 persen kondisi hutan tua, dengan catatan tidak kembali mengalami gangguan akibat aktivitas manusia. sumber video: x/@jenostalker #Karhutla #TorajaUtara #SulawesiSelatan #KebakaranHutan #iniviral
Ini Viral Makassar
Region: ID
Wednesday 04 November 2026 09:21:34 GMT
Music
Download
Comments
🇦 🇹 🇭 🇮 🇷 🇦 🇭 :
kasian juga anak2 di kalimantan paruhnya masih lemah 😭😭
2026-11-04 10:40:45
0
To see more videos from user @iniviralmakassar, please go to the Tikwm
homepage.