@ayoindonesiacom: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menilai dugaan penyadapan, penghapusan bukti elektronik, hingga akses ilegal terhadap Kepala Negara dan sejumlah pejabat negara merupakan persoalan serius. Bahkan, tindakan tersebut dinilai berpotensi mengarah pada perbuatan makar. "Kami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori, bisa kita anggap ini perbuatan mengarah ke perbuatan makar," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2026). Prasetyo menyebut aksi tersebut bukan hanya mengancam keselamatan pimpinan negara, tetapi juga berisiko membahayakan kepentingan serta kedaulatan bangsa. Terlebih, informasi yang dimiliki para pejabat negara mencakup hal-hal sensitif. Meski demikian, pemerintah belum mengetahui secara pasti motif di balik dugaan aksi tersebut. Sebab, proses penyelidikan dan penyidikan masih ditangani kepolisian. Presiden Prabowo Subianto pun telah menginstruksikan Kapolri agar perkara ini diproses secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum tanpa ada yang ditutup-tutupi. "Bapak Presiden sudah memberikan petunjuk kepada Bapak Kapolri untuk dilakukan proses sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, seobjektif mungkin tanpa ada yang ditutup-tutupi," ujar Prasetyo. Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan tiga anggota polisi berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta akses ilegal. Ketiganya kini telah ditahan di Rutan Mabes Polri, Jakarta. Follow terus @ayoindonesiacom #penyadapan #presiden #prabowosubianto #makar #polri
AyoIndonesia.com
Region: ID
Wednesday 04 November 2026 10:31:04 GMT
Music
Download
Comments
Mamad Cungkring :
rakyat setengah mampus gara2 berita pajak,, eh malah muncul berita baru..sandiwara apalagi ini sodara sodara
lebay banget pemerintahan sekarang
2026-11-04 10:54:03
0
Saya Siapa :
ya Allah lindungilah presiden Prabowo dari orang2 jahat
2026-11-04 10:56:15
0
hihihi :
lindungi Presiden kita Pak Prabowo 💪
2026-11-04 10:39:58
0
Deasy Aryantie :
2026-11-04 10:50:13
0
dimas chandra969 :
2 nahkoda dlm 1 kapal sudah berbeda arah tujuan
2026-11-04 10:44:15
0
To see more videos from user @ayoindonesiacom, please go to the Tikwm
homepage.