@lampunggehnews: Bandar Lampung – Polda Lampung mengungkap sosok berinisial ATD yang disebut sebagai pemesan uang palsu senilai Rp980 juta yang diamankan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. ATD diduga memesan uang palsu tersebut untuk membiayai aksi demonstrasi di Jakarta. Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani mengatakan, nama ATD terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Sudiyono (58), tersangka yang ditangkap di Medan, Sumatera Utara, pada 27 Oktober 2026. “Dari hasil pemeriksaan, ternyata uang ini dipesan oleh orang atas nama ATD di Jakarta. Rencananya, uang ini akan digunakan untuk membiayai demo yang ada di Jakarta,” kata Yustan. Meski identitas pemesan telah diperoleh, polisi hingga kini belum menemukan keberadaan ATD. Penyidik masih melakukan penelusuran berdasarkan informasi komunikasi antara Sudiyono dengan orang yang disebut sebagai pemesan tersebut. “Orangnya masih kami lakukan penyelidikan karena itu hanya keterangan dari si SP. Kami mengetahui informasi itu dari nomor komunikasi mereka,” ujarnya. Yustan menjelaskan, nomor komunikasi yang menjadi petunjuk penyidik saat ini sudah tidak dapat dihubungi. Polisi masih berupaya mencari keberadaan ATD sekaligus memastikan kebenaran keterangan Sudiyono. “Sampai saat ini nomor itu sudah tidak bisa kami hubungi, sehingga kami masih melakukan pencarian. Ini baru keterangan dari SP yang berhasil kita tangkap di Medan,” katanya. Menurut Yustan, pengembangan pemeriksaan terhadap Sudiyono membuka petunjuk baru terkait pihak yang diduga berada di balik pemesanan uang palsu tersebut. “Dari hasil pemeriksaan inilah bisa kita kembangkan. Artinya, paling tidak kita sudah bisa mencegah pembiayaan yang akan dilakukan oleh mereka terhadap demo yang terjadi di Jakarta,” ungkapnya. Sebelumnya, Polda Lampung telah mengamankan dua orang dalam kasus peredaran uang palsu lintas Sumatera-Jakarta. Keduanya yakni Azizir Wicaksono (28) yang diduga berperan sebagai kurir dan Sudiyono yang disebut memerintahkan pengiriman. Kasus ini terungkap saat petugas memeriksa bus Sempati Star bernomor polisi BL 7776 AA rute Medan-Jakarta di pintu masuk Seaport Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (8/10/2026). Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sebuah kardus merek Le Minerale di kabin atas kursi nomor 28. Di dalamnya terdapat 9.800 lembar uang pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu dengan total nominal mencapai Rp980 juta. Azizir yang membawa kardus tersebut kemudian diamankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ia mengaku membawa uang tersebut dari Medan menuju Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, atas perintah Sudiyono. Polisi selanjutnya mengembangkan penyelidikan ke Medan hingga berhasil menangkap Sudiyono di sebuah tempat pangkas rambut pada 27 Oktober 2026. Hingga kini, penyidik masih memburu ATD untuk mengungkap lebih jauh pihak yang diduga memesan uang palsu tersebut. (Yul)
Lampung Geh News
Region: ID
Wednesday 04 November 2026 12:47:18 GMT
Music
Download
Comments
Heldanarizona1 :
gk usah di denger
2026-11-04 15:39:51
0
John Rambo :
Tuh kan mau makar
2026-11-05 14:37:29
0
Opie12-30 :
knapa harus inisial
srius nanya
2026-11-05 13:50:18
1
Galih Hendrika :
usut sampai ke akarnya pak kalau memank berani.
2026-11-05 00:27:34
3
sean askalano 🥰 :
tgl 28?
2026-11-04 21:12:04
1
Ferigalery :
kalau depan kasir ada tulisan tidak terima uang palsu ada custamer yg tersinggung patut di curigai
2026-11-04 14:14:29
1
𝕵𝖍𝖔𝖓𝖇𝖑𝖆𝖈𝖐212 :
waduh berbhaya ini bisa tersebar
2026-11-04 13:13:19
0
19 :
apkh ad hub.nya?
2026-11-04 21:43:14
3
arman.zee14 :
😂
2026-11-04 18:57:59
3
coklatmatcha :
pampus mampus .. udh rela libur skolah libur krj... udh sedikit brng mah uang palsu pula ... [LOL Besar][LOL Besar][LOL Besar][Menangis][Menangis][Tertawa sampai menangis][Tertawa sampai menangis][Tertawa sampai menangis]
2026-11-05 03:45:26
0
Mr.idioots :
yg demo trnyata buzzer[Terkekeh]
2026-11-04 15:26:56
0
🅰️G📧N R🅰️H🅰️SI🅰️ :
uang termul itu
2026-11-04 17:20:27
1
To see more videos from user @lampunggehnews, please go to the Tikwm
homepage.