@mahmudfits: just a few skills #skill #fyp

MahmudFits
MahmudFits
Open In TikTok:
Region: GB
Wednesday 04 November 2026 13:28:25 GMT
125277
548
45
165

Music

Download

Comments

deansbj
deansbj :
Im calling BS
2026-11-05 12:36:26
0
userofy1lo2pfj
paul :
not sharing my bag
2026-11-04 19:25:00
4
jameshearl3
jameshearl3 :
bro noes his strength 💪
2026-11-04 19:37:32
1
darzzab123
Daz :
computer manipulation
2026-11-04 23:17:50
5
vnxdx6
✨️ :
ciao
2026-11-06 11:11:24
0
sandordudas4
sandordudas4 :
Aha...
2026-11-05 10:41:35
1
luftikus007
frankmatthes7 :
rückwärts abgespielt 🙈🤣
2026-11-05 09:35:47
1
dragnar501
Dragnar :
2026-11-05 10:46:32
0
user9902143978284
Саня :
Ти
2026-11-05 13:59:18
0
laszlo.guraly
Laszlo Guraly :
Az ifjú Putyin 😂
2026-11-05 20:30:55
0
agustin.tebar.alt
Agustin Tebar Altimasberes :
tiene mas fuerza ke un elefante
2026-11-05 12:47:09
0
steve84989
007 :
Ai
2026-11-04 17:41:42
3
terence.emery
Terence Emery :
False
2026-11-05 19:39:10
0
galka1499
Galka :
ии 🤣🤣🤣
2026-11-05 11:00:41
0
andybricecoco
andybricecoco :
F**k nose how he did that.
2026-11-05 12:16:10
1
michaeldodds5
michaeldodds5 :
the penguin
2026-11-04 20:16:35
1
findley21
Findley1988 :
Never skip nose day.
2026-11-04 15:28:26
4
clarevine0
pickles :
NOSE NOSE NOSE NOSE. EH WTF
2026-11-04 21:36:55
1
wayner579
Wayne R579 :
Z99
2026-11-04 22:58:36
1
biff.brock
Biff Brock :
Never share a packet with him
2026-11-04 15:49:01
1
user41996124228587
витя :
чо за клюф
2026-11-05 13:16:25
0
marcolarovere
marcolarovere :
a naso sembra forte
2026-11-05 12:50:07
0
florinbox0055
florinbox0055 :
Ce dușman ai întrebat ochii
2026-11-05 18:56:50
0
pedroj295
pedro :
eso no es nada.... yo se de tukanes que vuelan
2026-11-05 08:35:00
1
amigo.q5
amigoq5 :
crap AI🤣🤣🤣🤣🤣
2026-11-05 17:28:02
0
To see more videos from user @mahmudfits, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak sendirian di sudut kamar tanpa ada yang membela,  aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku baru saja dimarahi habis-habisan dan dicaci maki oleh suamiku sendiri hanya karena aku menolak ajakannya untuk berhubungan badan, padahal saat itu kepalaku sedang pusing hebat, berdenyut luar biasa, dan belum sembuh dari serangan hipertensi yang menyiksaku! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles.  Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh.Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli.  Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang.  Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak sendirian di sudut kamar tanpa ada yang membela, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku baru saja dimarahi habis-habisan dan dicaci maki oleh suamiku sendiri hanya karena aku menolak ajakannya untuk berhubungan badan, padahal saat itu kepalaku sedang pusing hebat, berdenyut luar biasa, dan belum sembuh dari serangan hipertensi yang menyiksaku! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh.Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Ibu mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisik melemah total, dan butuh istirahat total serta pengobatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku berubah jadi penjara penderitaan: raga lemas tersiksa menahan pusing luar biasa, tidak bisa lagi memenuhi tuntutan suami, dan sebagai puncak dari segala kepedihan, suami yang seharusnya mengayomi dan merawatku justru tega memarahiku di saat aku sedang berjuang bertahan hidup melawan maut. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu aku begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik kesibukan harian, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, bukan cuma raga yang disiksa, tapi keutuhan rumah tangga, harga diri, dan hati kita ikut dihancurkan tak tersisa. #viral #darahtinggi #hipertensi #tekanandarahtinggi #fyp

About