@xrayox4: #elecciones #actualidad #politica #psoedimision

Papoyaelmarino
Papoyaelmarino
Open In TikTok:
Region: ES
Wednesday 04 November 2026 15:05:01 GMT
56720
635
1381
446

Music

Download

Comments

oceania_74
Oceania_74 :
Cómo vamos a hacer una huelga general al gobierno que nos paga las gambas?!!!
2026-11-04 17:05:16
650
supertraste
super traste :
le ha faltado : como le vamos a hacer una huelga a un gobierno que nos ha dado mas subvenciones
2026-11-04 15:30:28
366
micay1313
cay :
a mi no se me ocurre, entonces porque la haces?
2026-11-04 15:55:49
125
taloshuevs
limite :
entonces... para que o quien es la huelga?????? esto es de risa
2026-11-04 16:27:55
138
antoniobo07
A :
a alguien se le ocurre pensar que os dan 22millones más que con el pp
2026-11-04 15:30:48
152
alexmalaga11
Alex :
menudos sinverguenzas
2026-11-04 19:18:11
103
maria.a23_19
Maria Amor💎💎💎 :
y que os han dado 32 millones pero se os va ha ir el chollo
2026-11-04 17:17:03
84
manoisiv
Manois :
entonces a quién es la huelga?
2026-11-04 19:22:59
40
spears4590
Spears :
que vergüenza de sindicatos 😡
2026-11-04 18:40:14
10
user6184048458290
user6184048458290 :
y la cesta de la compra en 8 años ? y los precios de la vivienda en 8 años ?
2026-11-04 17:06:35
61
carlos.caldera412
Carlos Caldera :
conmigo no conteis
2026-11-04 16:34:50
16
patriciorodriguezrubio
patriciorodriguez :
se acaban las gambas
2026-11-04 18:30:25
26
rooquee09
rooquee09 :
Que poca vergüenza
2026-11-04 16:19:19
5
manuelvargas148
Manuel Vargas :
quieren gambas, más gambas.....
2026-11-04 18:52:12
11
roizurk
RoiZurk :
Qué pena de sindicatos vendéis los afiliados
2026-11-04 18:17:45
15
sebastianportu
Sebastian Ascension :
no tienen vergüenza
2026-11-04 18:25:12
5
miguelangelfer431
miguelangelfer431 :
Se llama 34 millones de euros
2026-11-04 18:39:34
16
somos_ches
somos_ches :
y a quien se la estáis aciendo
2026-11-04 16:50:03
6
dypjd4sd0r9j
dypjd4sd0r9j :
No lo aguanto.
2026-11-04 18:11:45
5
manu_qo_
ManuQuinoroz OrozcoFotografía :
ha subido el sueldo un 66% en 8 años.... jajajajajjaja. VENDE HUMOS!
2026-11-04 20:48:29
41
manolo.gonzalez85
Manolo Gonzalez :
Perdón sele olvida alguien sele ocurre que un gobierno que nos da 32. millones le vamos a hacer una huelga general no hombre no
2026-11-04 17:23:54
104
henrybabarrofer43
henrybabarrofer43 :
Y entonces ahora porque si? Se acaban las gambas?
2026-11-04 21:01:42
14
morta2472
Morta2472 :
Entonces a quien se la vais hacer si el otro partido que yo sepa está en la oposición.
2026-11-04 17:04:40
5
charly_chiesa
Charly Chiesa :
A alguien se le ocurre hacerle una huelga a un gobierno que le dio más subvenciones que nunca?
2026-11-04 16:57:04
29
salvaynadamas
salvaynadamas :
no se lo cree ni el
2026-11-04 16:13:27
7
To see more videos from user @xrayox4, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak sendirian di kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku:  aku sudah berjuang mati-matian melawan sakit hipertensiku setiap hari, tapi malah dituduh sebagai istri yang tidak berbakti pada suami hanya karena fisikku melemah dan tidak bisa melayani kebutuhannya. Dan puncak dari segala kepedihan itu, aku malah digugat cerai di saat aku sedang berjuang bertahan hidup menahan sakit. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh.  Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir,  “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli.  Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti,  menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah jadi berkeping-keping, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak sendirian di kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah berjuang mati-matian melawan sakit hipertensiku setiap hari, tapi malah dituduh sebagai istri yang tidak berbakti pada suami hanya karena fisikku melemah dan tidak bisa melayani kebutuhannya. Dan puncak dari segala kepedihan itu, aku malah digugat cerai di saat aku sedang berjuang bertahan hidup menahan sakit. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah jadi berkeping-keping, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Ibu mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisik melemah total, dan butuh istirahat total serta pengobatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku berubah jadi penjara penderitaan: raga lemas tersiksa menahan sakit, tidak bisa lagi menjalankan kewajiban sebagai istri, dan sebagai puncak dari segala kepedihan, suami yang seharusnya jadi tempat bersandar justru mendepakku, menuduhku tidak berbakti, dan melayangkan gugatan cerai di saat aku paling butuh dukungan hidupnya. #viral #fyp #darahtinggi #tekanandarahtinggi #hipertensi

About