@carleycakeee3:

Carley
Carley
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 04 November 2026 20:24:40 GMT
19389
1605
20
51

Music

Download

Comments

maximus_pickleman
maximus_pickleman :
shawty don't know about reboot cards
2026-11-04 20:48:17
27
zqsd843
zqsd :
I will not fail this year
2026-11-05 02:08:07
0
ili27935
ili :
Fyp in November
2026-11-04 22:43:48
10
luca_7723
🐉Luca🌀 :
some ppl lost to u
2026-11-04 20:31:00
21
bbbddd6
Hey12345 :
Yeah to you gang
2026-11-05 00:34:23
0
rosendoarreaga
rosendoarreaga :
Wow, something different, very good [Conmovedor]
2026-11-04 20:28:52
0
kaze23ka5
james clegg :
nice to see your smiling happy face😁
2026-11-04 20:45:05
0
adrianl418
AdrianL :
Scroll bro
2026-11-04 20:29:21
0
samir.bautista60
Samir Bautista :
I didn’t
2026-11-04 22:27:08
0
charlie.duxfield2
Charlie Duxfield :
i haven't
2026-11-04 20:27:12
0
dianwwmfar2
Silence🙌 :
Wow 🥰 how are you doing
2026-11-04 22:04:32
0
ibib6192s5v
Songs of the day :
Yooo
2026-11-04 20:25:52
0
tadeo2750
Tadeo :
2026-11-04 20:30:01
0
hugoavendao18
🎭Kdash💤 :
early
2026-11-04 20:26:43
0
asta_editzs
asta_editzs :
I dont goon tho
2026-11-04 23:13:09
0
liljay2777
Liljay :
😍😍😍
2026-11-04 23:06:14
0
w380562
w :
🥰🥰🥰
2026-11-04 20:27:16
0
m4ngo3s
Mangoes :
🥰🥰🥰
2026-11-05 00:02:31
0
danielj2021728ja8
Danielj2021728Ja84285460007254 :
😍😍😍
2026-11-05 00:07:31
0
To see more videos from user @carleycakeee3, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

MIRIS! Tiga Jari Tangan Putus Akibat Kecelakaan Kerja Di PT Daeyhun Bobbin Indonesia, Karyawati Di Cikarang Dipaksa Kembali Bekerja KABUPATEN BEKASI – Nasib memilukan dialami Rindi Natasya (22), warga Kaliabang, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Ia mengaku diminta kembali bekerja oleh perusahaan tempatnya bekerja, meski masih menjalani perawatan medis akibat kecelakaan kerja yang mengakibatkan tiga jari tangannya terputus. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Agustus 2026 di PT Daehyun Bobbin Indonesia, yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka 1, Blok C No. 17P, Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Diketahui dia bekerja di perusahaan tersebut sudah hampir 2 Tahun.  Berdasarkan keterangan Rindi, insiden bermula saat dirinya melakukan pembersihan mesin secara manual sebelum mesin digunakan. Namun, secara tiba-tiba sistem kontrol otomatis mesin menyala hingga menyebabkan tangannya terjepit dan mengakibatkan tiga jari tangannya terputus. Rindi mengungkapkan, saat melakukan pekerjaan tersebut, perusahaan tidak menyediakan alat khusus untuk membersihkan mesin sehingga dirinya harus melakukannya secara manual.
MIRIS! Tiga Jari Tangan Putus Akibat Kecelakaan Kerja Di PT Daeyhun Bobbin Indonesia, Karyawati Di Cikarang Dipaksa Kembali Bekerja KABUPATEN BEKASI – Nasib memilukan dialami Rindi Natasya (22), warga Kaliabang, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Ia mengaku diminta kembali bekerja oleh perusahaan tempatnya bekerja, meski masih menjalani perawatan medis akibat kecelakaan kerja yang mengakibatkan tiga jari tangannya terputus. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Agustus 2026 di PT Daehyun Bobbin Indonesia, yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka 1, Blok C No. 17P, Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Diketahui dia bekerja di perusahaan tersebut sudah hampir 2 Tahun. Berdasarkan keterangan Rindi, insiden bermula saat dirinya melakukan pembersihan mesin secara manual sebelum mesin digunakan. Namun, secara tiba-tiba sistem kontrol otomatis mesin menyala hingga menyebabkan tangannya terjepit dan mengakibatkan tiga jari tangannya terputus. Rindi mengungkapkan, saat melakukan pekerjaan tersebut, perusahaan tidak menyediakan alat khusus untuk membersihkan mesin sehingga dirinya harus melakukannya secara manual. "Saya melakukan pembersihan mesin secara manual, tidak disiapkan alat. Atas kejadian itu saya mengalami cacat permanen, dan baru satu bulan lebih kejadian, saya dipaksa bekerja dan diminta menandatangani surat perjanjian bahwa saya tidak akan menuntut perusahaan," ungkap Rindi Senin 2 November 2026. Ironisnya, menurut pengakuan korban, meskipun masih harus bolak-balik ke rumah sakit untuk menjalani kontrol dan perawatan, dirinya justru diminta kembali bekerja. Rindi juga mengaku biaya pengobatan selama ini hanya ditanggung melalui BPJS. Sementara itu, ia menilai belum mendapatkan tanggung jawab dan perhatian sebagaimana yang diharapkannya dari pihak perusahaan atas kecelakaan kerja yang mengakibatkan cacat permanen tersebut. Kini, perempuan berusia 22 tahun itu harus menjalani kehidupan dengan kondisi fisik yang berubah akibat kehilangan tiga jari tangannya. Kasus ini memunculkan pertanyaan serius terkait penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), ketersediaan prosedur pengamanan mesin, serta tanggung jawab perusahaan terhadap pekerja yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugasnya. Hingga naskah ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak PT Daehyun Bobbin Indonesia terkait kronologi kecelakaan, dugaan permintaan kembali bekerja, maupun tudingan adanya surat perjanjian agar korban tidak menuntut perusahaan. Pihak perusahaan diharapkan dapat memberikan klarifikasi atas persoalan tersebut. #karyawaticikarang #jababeka #kecelakaankerja

About