@comediekalifa4: #@ZK.MANAGER BHM♻️ #@ZOU NI KALIFA👑😅 #@Makanbaly 🤚🏻 #@T-L-K Napo_dron

Comédie kalifa
Comédie kalifa
Open In TikTok:
Region: ML
Wednesday 04 November 2026 21:46:54 GMT
135554
46800
1913
595

Music

Download

Comments

momodechine1
𝐌𝐨𝐦𝐨 𝐃𝐞 𝐂𝐡𝐢𝐧𝐞 ✪ 🤍 :
Mais Kalifa Comment t’as compris vite comme ça ?😭😭😂🤣🤣
2026-11-04 21:53:29
172
bonheurstore223
symbolebonheur04 :
Mali problème bai ye nounou ye Zou ni Khalifa ni Baly
2026-11-04 21:53:36
123
napo_dron
T-L-K Napo_dron :
Abana ner contanant
2026-11-04 22:03:50
85
mamadou.diakite648
Mamadou Diakite :
Dieu merci j'ai oublié mon ex 😁😁😁
2026-11-04 22:22:05
27
doumbiamamadou770
mamadou doumbia :
coup d'état
2026-11-04 21:54:17
6
sinaly.coulibaly477
Sinaly Coulibaly 🫶 :
Non c'est pas zou c'est kalifa 😂😂
2026-11-04 22:18:14
38
timo.le.comedien
Comédien timo😂 :
Hee😂😂
2026-11-04 22:06:44
22
mamadoudiawara176
SANTANA DIAMATIGUI 🥇 :
Abana ne wassara
2026-11-04 22:36:54
16
chababamba01
SIMO ULTRA ⚔️ :
Ceux là c’est les meilleurs
2026-11-04 21:58:17
18
kini594
kini :
grand baly
2026-11-04 23:43:12
4
youpi887
youpi887 :
cv
2026-11-04 22:15:06
12
laveille41
SOUMARE , Gang :
Fais une vidéo s’il te plaît
2026-11-04 21:51:28
12
jacobdiarra68
Jacob Diarra :
Cette fois-ci Zou est apparu avec une idée exceptionnelle 😂😂😂😂
2026-11-04 22:09:56
11
moussa.makadji80
Moussa Makadji :
2026-11-04 22:18:42
9
wozagirl223
Dr_fissa223 :
Ko atôyé tahiya dron deyé 😂😂😂😂😂
2026-11-05 00:09:53
4
zikirifashion1
DÔGÔNÔ SHOP ✈️✅️ :
imaginez Qui as bien joué son rôle ici 😂
2026-11-04 23:57:00
4
2318diarraawoiny
🇲🇱Diarra ké fama👑dite aliou :
vous êtes fore 😂😂😂
2026-11-04 22:20:10
5
kabalab2
KABALA :
😂😂😂
2026-11-05 00:40:11
1
pablo.baba.escoba
Pablo baba Escobar :
2026-11-05 00:30:08
1
.its_zelyaa6
𝓩𝓮𝓵𝔂𝓪🦋🌸 :
🤣L’ennemi n’est jamais loin
2026-11-04 22:56:23
4
usb5144
Ôus—bÿ 69 :
Napo dron
2026-11-05 00:49:01
1
dabonse3
Dabonse :
😂😂😂😂
2026-11-05 00:06:02
1
awajilo0
Batosi🧕Jilo🥀♡🍫 :
2026-11-04 23:45:35
1
babacar.maiga7
BABA Messi :
😂😂😂😂😂😂😂
2026-11-05 00:15:19
1
To see more videos from user @comediekalifa4, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kadang kita berpikir bahwa kemiskinan itu jauh dari kita. Padahal hari ini, kami menemukannya tidak jauh dari tengah kota. Seorang bapak tua bernama Bapak Pendi tinggal bersama istrinya di sebuah tempat sederhana yang bahkan sulit disebut layak untuk dihuni. Tidak ada listrik, tidak ada air, dan untuk mandi maupun ke toilet mereka harus pergi ke fasilitas umum berbayar. Mereka juga tidak memiliki kompor. Untuk memasak, mereka masih menggunakan kayu bakar seadanya. Saat kami datang, Bapak Pendi sedang makan dari makanan sisa yang beliau ambil dari tempat sampah. Yang membuat kami terdiam bukan hanya keadaannya, tetapi caranya bercerita. Tidak ada keluhan. Tidak ada kemarahan. Bahkan ketika kami bertanya tentang anak-anaknya, beliau hanya tersenyum dan berkata bahwa selama masih bisa bekerja memulung, beliau masih bisa makan. Hari ini kami datang membawa sedikit sembako. Tidak banyak, dan mungkin tidak akan mengubah hidup beliau dalam semalam. Namun pertemuan ini mengingatkan kami bahwa di luar sana masih banyak orang yang sedang berjuang dalam diam. Tidak meminta belas kasihan, tidak mengeluh, hanya berusaha bertahan menjalani hari. Tangan yang kasar dan menghitam itu bukan tanda kelemahan. Itu adalah bukti bahwa Bapak Pendi masih terus berjuang untuk hidup, masih terus bekerja, dan belum menyerah pada keadaan. Semoga Allah selalu menjaga kesehatan Bapak Pendi dan istrinya, menguatkan langkah mereka di hari-hari yang berat, mencukupkan rezekinya, dan memberikan kehidupan yang lebih baik ke depannya. Dan untuk siapa pun yang hari ini sedang berjuang dengan caranya masing-masing, teruslah bertahan. Mungkin hidup belum menjadi lebih mudah, tetapi semoga hati kita selalu diberi kekuatan untuk melaluinya. Semoga kita selalu dipertemukan dengan orang-orang baik, dikelilingi oleh kebaikan, dan tidak kehilangan harapan meski keadaan sedang tidak baik-baik saja. Peluk hangat dari Nasi Darurat Palangka Raya 🤍
Kadang kita berpikir bahwa kemiskinan itu jauh dari kita. Padahal hari ini, kami menemukannya tidak jauh dari tengah kota. Seorang bapak tua bernama Bapak Pendi tinggal bersama istrinya di sebuah tempat sederhana yang bahkan sulit disebut layak untuk dihuni. Tidak ada listrik, tidak ada air, dan untuk mandi maupun ke toilet mereka harus pergi ke fasilitas umum berbayar. Mereka juga tidak memiliki kompor. Untuk memasak, mereka masih menggunakan kayu bakar seadanya. Saat kami datang, Bapak Pendi sedang makan dari makanan sisa yang beliau ambil dari tempat sampah. Yang membuat kami terdiam bukan hanya keadaannya, tetapi caranya bercerita. Tidak ada keluhan. Tidak ada kemarahan. Bahkan ketika kami bertanya tentang anak-anaknya, beliau hanya tersenyum dan berkata bahwa selama masih bisa bekerja memulung, beliau masih bisa makan. Hari ini kami datang membawa sedikit sembako. Tidak banyak, dan mungkin tidak akan mengubah hidup beliau dalam semalam. Namun pertemuan ini mengingatkan kami bahwa di luar sana masih banyak orang yang sedang berjuang dalam diam. Tidak meminta belas kasihan, tidak mengeluh, hanya berusaha bertahan menjalani hari. Tangan yang kasar dan menghitam itu bukan tanda kelemahan. Itu adalah bukti bahwa Bapak Pendi masih terus berjuang untuk hidup, masih terus bekerja, dan belum menyerah pada keadaan. Semoga Allah selalu menjaga kesehatan Bapak Pendi dan istrinya, menguatkan langkah mereka di hari-hari yang berat, mencukupkan rezekinya, dan memberikan kehidupan yang lebih baik ke depannya. Dan untuk siapa pun yang hari ini sedang berjuang dengan caranya masing-masing, teruslah bertahan. Mungkin hidup belum menjadi lebih mudah, tetapi semoga hati kita selalu diberi kekuatan untuk melaluinya. Semoga kita selalu dipertemukan dengan orang-orang baik, dikelilingi oleh kebaikan, dan tidak kehilangan harapan meski keadaan sedang tidak baik-baik saja. Peluk hangat dari Nasi Darurat Palangka Raya 🤍

About