@senada.greca: From hand-me-downs, broken English, being bullied, and never feeling good enough… To building businesses, a community of millions and speaking at Harvard Business School. Never let “I could never”, become “I never tried”. ♥️

senada.greca
senada.greca
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 05 November 2026 01:11:43 GMT
28430
866
43
10

Music

Download

Comments

merida.vishaj0
Merida Vishaj :
👌👌may I ask where are you from
2026-11-05 13:50:22
1
sunflower41425
Sunflower41 :
So inspiring! Congratulations! 💛
2026-11-06 15:47:27
0
gs68838
gs :
strong, Hot, Sexy, smart motivational Amazing woman.
2026-11-06 01:23:54
0
kalaniasher7
kalaniasher7 :
You have Natalie Portman vibes!!!! I’ve always had a crush on her. Perhaps I have a crush on you too now.
2026-11-05 22:55:12
0
simon.hernandez01
Simon Hernandez :
Well… no excuses 👌
2026-11-06 01:19:25
0
copperj24
CopperJ :
That’s a beautiful thing dear 🙏🏾🙌🏾💯
2026-11-05 20:52:42
0
senada.greca
senada.greca :
Thank you everyone for the kind words. Appreciate it ♥️
2026-11-05 18:26:28
0
pixiespark23
Brenda :
Amazing woman
2026-11-05 02:14:16
2
tiktik4794
tiktik :
And also became known and popular. Also was a personal coach of celebrities. Congrats Senada. I love your recipes too!
2026-11-05 15:34:26
1
workaholic925
Workaholic925 :
Astonishing Accomplishments 🇺🇸🇺🇸
2026-11-05 04:28:01
1
antonwilms1
Anton Wilms :
Congratulations, you go girl
2026-11-05 18:20:32
0
strongerthan08
Strongerthan7 :
Congrats 🍾 admire u. Hi South Africa 🇿🇦 🥰🙏
2026-11-05 17:30:02
0
artemisworx
ArtemisWorx :
Congratulations! 💪💪💪
2026-11-05 15:27:24
0
shaniesha19
Chelaa🫦 :
Leg 🔥
2026-11-05 01:17:28
1
missiraq67
user6072073812617 :
So proud of u
2026-11-05 02:05:07
1
dachfensterguru
Günther Renz - Inventor :
Facts 💯
2026-11-05 15:45:46
0
madres_maravilla
Renata Salazar :
Muchas felicidades 👏👏👏👏👏👏👏💙
2026-11-05 01:38:36
1
franciscosimon306
frankoss306 :
congratulations
2026-11-05 02:04:55
1
king.h.w.m.3rd
KING H.W.M '3RD :
Amazing Story 👍
2026-11-05 07:28:38
0
hasti.mehrpoya
Hasti Mehrpoya :
خیلی زیبایی ،انگیزه هر روزی
2026-11-05 08:34:48
0
user212694670
Soleil 24 :
👏👏👏 bravo quelle parcours félicitations ☺️
2026-11-05 07:30:12
0
akovali2
Akovali :
Bravo! Much love and RESPECT!👏🫡👍💙💚
2026-11-05 13:53:27
0
tarmadji35
Alicia :
❤️
2026-11-05 10:33:37
0
p1c4ss01
P1c4ss0 🇵🇦 :
#Aspirational 🫡🌹
2026-11-05 14:16:18
0
carlos.durand95
Carlos Durand :
AMOR MIO
2026-11-05 02:53:13
0
To see more videos from user @senada.greca, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.
Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.

About