@tuesmeralda5: #viral #viralvideo #tiktok #fyp #trending

elchabalondel18
elchabalondel18
Open In TikTok:
Region: AR
Thursday 05 November 2026 02:34:39 GMT
3614
65
3
5

Music

Download

Comments

stevenandino51
Steven andino :
Q biem
2026-11-05 03:09:36
1
mjgg17
Jesus Garcia :
😁😁😁
2026-11-05 16:57:29
1
jc95482
CESAR REDIMIDO JC 💛🤍💝🦁 :
🥰🥰🥰
2026-11-05 02:41:16
1
To see more videos from user @tuesmeralda5, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

ts Imam AI-Ghazali mengibaratkan dunia seperti mimpi. Saat tidur, kita merasakan kesedihan dan kebahagiaan yang nyata. Tapi ketika terbangun, semuanya lenyap tak berarti. Begitu pula dengan ketenaran dan harta. la bertanya, apa kita akan terbangun di akhirat nanti, baru menyadari bahwa yang kita kejar hanyalah fatamorgana? . Bukan berarti kita lari dari dunia. Imam Al-Ghazali mengajak kita untuk hadir sepenuhnya. Uang, karir, keluarga, itu semua adalah perangkat, bukan tujuan akhir. Masalahnya, kita sering terpukau pada perangkatnya, sampai lupa untuk apa perangkat itu seharusnya digunakan. . Dunia, kata Imam Al-Ghazali, hanyalah ladang untuk akhirat. Setiap interaksi, setiap rezeki, setiap ilmu yang kita dapat, adalah benih. Pertanyaannya, benih apa yang kita tanam? Apakah benih kesombongan, keinginan dipuji, dan kerakusan? Atau benih kejujuran, kemurahan hati, dan ketulusan yang akan kita panen kelak? . Hidup di dunia ini ibarat meniti jembatan. Jangan bangun rumah di atas jembatan. Fungsinya hanya untuk diseberangi. Tujuan kita adalah seberang sana (akhirat)-Semua yang kita lakukan di jembatan ini: bekerja, berkarya, berkeluarga, adalah bekal untuk memastikan kita sampai dengan selamat, bukan untuk menghias jembatan sampai lupa menyebrangi. . Jadi, apa yang kita cari? imam Al-Ghazali mengajak kita mencari sesuatu yang tidak akan pernah hilang: cinta dan ridha-Nya. Saat itu menjadi kompas, cara kita bekerja, mencintai, dan bersosial media pun berubah. Bukan lagi untuk pujian sesama, tapi sebagai bentuk syukur dan ibadah. #IngatAkhirat #musteatinmycity #pyfffffffffffffffffffffffffffffffff #fypage #fyp
ts Imam AI-Ghazali mengibaratkan dunia seperti mimpi. Saat tidur, kita merasakan kesedihan dan kebahagiaan yang nyata. Tapi ketika terbangun, semuanya lenyap tak berarti. Begitu pula dengan ketenaran dan harta. la bertanya, apa kita akan terbangun di akhirat nanti, baru menyadari bahwa yang kita kejar hanyalah fatamorgana? . Bukan berarti kita lari dari dunia. Imam Al-Ghazali mengajak kita untuk hadir sepenuhnya. Uang, karir, keluarga, itu semua adalah perangkat, bukan tujuan akhir. Masalahnya, kita sering terpukau pada perangkatnya, sampai lupa untuk apa perangkat itu seharusnya digunakan. . Dunia, kata Imam Al-Ghazali, hanyalah ladang untuk akhirat. Setiap interaksi, setiap rezeki, setiap ilmu yang kita dapat, adalah benih. Pertanyaannya, benih apa yang kita tanam? Apakah benih kesombongan, keinginan dipuji, dan kerakusan? Atau benih kejujuran, kemurahan hati, dan ketulusan yang akan kita panen kelak? . Hidup di dunia ini ibarat meniti jembatan. Jangan bangun rumah di atas jembatan. Fungsinya hanya untuk diseberangi. Tujuan kita adalah seberang sana (akhirat)-Semua yang kita lakukan di jembatan ini: bekerja, berkarya, berkeluarga, adalah bekal untuk memastikan kita sampai dengan selamat, bukan untuk menghias jembatan sampai lupa menyebrangi. . Jadi, apa yang kita cari? imam Al-Ghazali mengajak kita mencari sesuatu yang tidak akan pernah hilang: cinta dan ridha-Nya. Saat itu menjadi kompas, cara kita bekerja, mencintai, dan bersosial media pun berubah. Bukan lagi untuk pujian sesama, tapi sebagai bentuk syukur dan ibadah. #IngatAkhirat #musteatinmycity #pyfffffffffffffffffffffffffffffffff #fypage #fyp

About