@heyitsrang: if you love a little tone-up effect, you might want to try this one from @FAIRY SKIN OFFICIAL PH 🩷 #fairyskin #fairyskinsunscreen #premiumbrighteningsunscreen #sunscreen #spf

Rang
Rang
Open In TikTok:
Region: PH
Thursday 05 November 2026 03:08:34 GMT
1872
1
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @heyitsrang, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Semakin tua seseorang, belum tentu semakin bijaksana. Ada yang telah berusia puluhan tahun tetapi masih mudah tersinggung, sulit mengakui kesalahan, merasa paling benar, dan suka menyalahkan orang lain. Sebaliknya, ada anak muda yang tutur katanya tenang, pikirannya matang, dan sikapnya membuat orang lain merasa dihargai. Al-Qur’an menggambarkan Luqman sebagai sosok yang diberi hikmah, bukan sekadar disebut karena usianya: “Dan sungguh, telah Kami berikan kepada Luqman hikmah, yaitu, ‘Bersyukurlah kepada Allah.’” (QS. Luqman: 12). Umur bertambah karena waktu berjalan, sedangkan hikmah bertambah ketika seseorang mau belajar dari pengalaman. Dua orang bisa mengalami kegagalan yang sama, tetapi satu menjadi pahit dan menyalahkan keadaan, sementara yang lain mengambil pelajaran dan bertanya, “Apa yang Allah ingin saya pelajari dari semua ini?” Menurut As-Sa’di, hikmah berkaitan dengan ilmu yang benar dan amal yang benar. Jadi, bijaksana bukan sekadar banyak mengetahui, tetapi mampu menjadikan ilmu sebagai dasar sikap dan perbuatan. Bahkan Nabi Yahya عليه السلام telah diberi hikmah sejak masih kanak-kanak (QS. Maryam: 12). Karena itu, kedewasaan tidak semata-mata diukur dari usia. Pengalaman yang tidak direnungkan hanya menjadi kenangan, tetapi pengalaman yang diolah dengan iman dapat menjadi hikmah. Maka jangan hanya bertanya, “Sudah berapa umurku?” Tanyakan pula, “Apa yang sudah umurku ajarkan kepadaku?” Apakah kita semakin sabar, rendah hati, mudah memaafkan, dan semakin dekat kepada Allah? Sebab mungkin kita bukan kekurangan pengalaman, tetapi terlalu sering melewati kehidupan tanpa benar-benar belajar darinya. Umur pasti bertambah, tetapi hikmah harus dicari. #MuhasabahDiri
Semakin tua seseorang, belum tentu semakin bijaksana. Ada yang telah berusia puluhan tahun tetapi masih mudah tersinggung, sulit mengakui kesalahan, merasa paling benar, dan suka menyalahkan orang lain. Sebaliknya, ada anak muda yang tutur katanya tenang, pikirannya matang, dan sikapnya membuat orang lain merasa dihargai. Al-Qur’an menggambarkan Luqman sebagai sosok yang diberi hikmah, bukan sekadar disebut karena usianya: “Dan sungguh, telah Kami berikan kepada Luqman hikmah, yaitu, ‘Bersyukurlah kepada Allah.’” (QS. Luqman: 12). Umur bertambah karena waktu berjalan, sedangkan hikmah bertambah ketika seseorang mau belajar dari pengalaman. Dua orang bisa mengalami kegagalan yang sama, tetapi satu menjadi pahit dan menyalahkan keadaan, sementara yang lain mengambil pelajaran dan bertanya, “Apa yang Allah ingin saya pelajari dari semua ini?” Menurut As-Sa’di, hikmah berkaitan dengan ilmu yang benar dan amal yang benar. Jadi, bijaksana bukan sekadar banyak mengetahui, tetapi mampu menjadikan ilmu sebagai dasar sikap dan perbuatan. Bahkan Nabi Yahya عليه السلام telah diberi hikmah sejak masih kanak-kanak (QS. Maryam: 12). Karena itu, kedewasaan tidak semata-mata diukur dari usia. Pengalaman yang tidak direnungkan hanya menjadi kenangan, tetapi pengalaman yang diolah dengan iman dapat menjadi hikmah. Maka jangan hanya bertanya, “Sudah berapa umurku?” Tanyakan pula, “Apa yang sudah umurku ajarkan kepadaku?” Apakah kita semakin sabar, rendah hati, mudah memaafkan, dan semakin dekat kepada Allah? Sebab mungkin kita bukan kekurangan pengalaman, tetapi terlalu sering melewati kehidupan tanpa benar-benar belajar darinya. Umur pasti bertambah, tetapi hikmah harus dicari. #MuhasabahDiri

About