@mongabayindonesia: Koalisi organisasi masyarakat sipil menggelar aksi damai di dekat lokasi Pertemuan Tahunan ke-26 Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) di Swissotel Jakarta PIK Avenue, kawasan Pantai Indah Kapuk, Rabu (4/11/2026). Aksi ini mendesak RSPO bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia dan, menurut para peserta, belum berhenti hingga kini. Koalisi yang terdiri dari AGRA, LinkAR Borneo, Satya Bumi, dan TPOLS menyampaikan lima tuntutan, antara lain agar perusahaan sawit bertanggung jawab penuh atas karhutla dan memberi kompensasi kepada masyarakat terdampak. Mereka juga menegaskan RSPO harus ikut bertanggung jawab atas wilayah yang terbakar berdasarkan prinsip tanggung jawab mutlak (strict liability), sekalipun api berasal dari luar konsesi anggotanya. Desakan ini muncul di tengah kerugian ekonomi dan biaya kesehatan akibat karhutla Januari–Agustus 2026 yang diperkirakan mencapai Rp123,1 triliun. Menurut narasi dari pihak peserta aksi, aksi damai tersebut dibalas dengan kekerasan: petugas keamanan disebut merebut alat peraga aksi dan memaksa massa membubarkan diri. Hingga caption ini disusun, klaim tersebut belum terkonfirmasi oleh keterangan resmi aparat. Sebelumnya, Amnesty International Indonesia mengecam kekerasan aparat terhadap massa aksi karhutla di sejumlah daerah pada Oktober 2026. Di sisi lain, CEO RSPO Joseph D’Cruz menyatakan belum ada bukti unit bersertifikat RSPO sengaja membakar lahan. Berdasarkan pemantauan satelit yang dikutip RSPO, sekitar 14.500 hektare atau 0,8 persen dari 1,9 juta hektare lahan terbakar sepanjang Januari–September 2026 berada di konsesi bersertifikat RSPO, dan RSPO berjanji menginvestigasi konsesi yang terindikasi terbakar. Namun Satya Bumi mencatat 110 anggota RSPO di 19 provinsi terindikasi memiliki konsesi terdampak karhutla, terbanyak di Kalimantan Barat dengan 25 perusahaan.
mongabayindonesia
Region: ID
Thursday 05 November 2026 10:06:00 GMT
Music
Download
Comments
Amretta Wahyuni :
Salut sama Ibu2
2026-11-05 14:16:59
13
alisha GM :
ibu ibu hebat
2026-11-05 13:05:31
4
Awi Teh :
itu pik bukan di monas atau patung kuda tidak bisa suka hati demo
2026-11-06 10:58:12
0
RAHMAWATI ZUHAIROH :
Hidup perjuangan, salut, angkat topi untuk kalian wanita yang melawan.
2026-11-05 12:15:09
8
gabutbermanfaat2021 :
2026-11-06 02:33:24
1
Reinardus Darryl :
kelapa sawit menghancurkan hutan, masa depan umat manusia terancam
2026-11-05 16:52:47
1
Donkey :
wkwkwk
2026-11-06 10:25:56
0
Popmie naga :
emang boleh demo di PIK? 😒 bukannya demo ada tempatnya?.
2026-11-06 08:02:15
2
Alex lie :
apa hubungan nya kebakaran hutan sama pik🤣🤣..kadang bukan berpihak sama siapa,tapi demo di tempat yg salah
2026-11-06 08:13:22
1
mas jancok :
😳😳😳oh berani sama ibu
2026-11-05 11:06:19
1
Dennis Ivander :
wow wow kaya kenal bapak yg berbaju kotak kotak ini
2026-11-05 14:22:16
0
michaeloswaldtrip :
terus bersuara untuk kondisi indonesia saat ini
2026-11-06 11:35:10
0
AGEUNG MAHDUM :
2026-11-06 09:11:21
0
Wan_wan :
lucu bapak nya teriak eeeeeeeeeeeeeekkkkkk
2026-11-05 15:31:26
0
SungHyeJin🇰🇷🇮🇩 :
wkwkwk tempat kerja gue nih, licin bener yang demo sampe gak keditek klo pedemo.
masuk hotel dengan pakaian rapi dan keluat lift baru buka baju dan poster
2026-11-06 11:45:50
0
Ima Rahma :
Sadar kalian para Mahasiswa.
para oligarki senang kalau Indonesia rusuh.
ngapain pada demo wahai para Mahasiswa
Bapak Prabowo sedang berjuang menumpas oligarki dan korupsi, bukannya didukung, ini malah di demo, gimana sih kalian
jangan mau di adu domba atau dikomporin, padahal kalian kuliah
seharusnya bisa berpikir positif
2026-11-06 07:00:00
0
Hasan :
😳😳😳
2026-11-05 15:11:33
0
To see more videos from user @mongabayindonesia, please go to the Tikwm
homepage.