@cipensoiolab: Ma come si fa a togliere la crosta dalla porchetta? A me solo a pensarci piange il cuore! 😭💔 🎥 @enne

CI PENSO IO
CI PENSO IO
Open In TikTok:
Region: IT
Thursday 05 November 2026 13:00:00 GMT
14830
687
50
15

Music

Download

Comments

letizialeone7
Lety_❤️ :
ma come si fa a lasciare la crosta???
2026-11-05 13:07:46
50
knightsoul30
KnightSoul :
mi mangio la crosta ma non il resto
2026-11-05 14:22:48
12
francesco.vallare1
Francesco Vallarella :
grande Francesco 🤣🤣
2026-11-05 14:43:09
0
edoardo20115
edoardo :
Io mangio tutto, anche il piatto
2026-11-05 19:02:09
1
francy_reina3
francy_reina23 :
Io mi prendo la porchetta solo per la crosta
2026-11-05 19:04:39
1
marco10826
Marco10 :
a crosta è a parte più bona😭😭😭♥️
2026-11-05 13:04:07
6
123pipistrello
Fabio Bellini133 :
l'importante che la crosta sia croccante. A volte,la crosta è gommosa, quindi immangiabile.
2026-11-05 18:37:17
0
van_der_gasp
Van der Gasp 187 :
prima la crosta e poi il resto
2026-11-05 13:49:18
4
francyfrancy781
Francesca Francy❤️🍀💖 :
la più bonaaaa😋❤️💯👏
2026-11-05 18:13:00
1
barbara.della.bel
Barbara Della Bella :
so quelli che fanno togliere il grasso da prosciutto... blasfemi
2026-11-05 18:40:33
1
francobarbara22
Barby💞 :
🤣🤣crosta della porchetta patrimonio dell'umanità ❤️❤️
2026-11-05 18:00:18
1
rita.di.cesare
Rita Di Cesare :
io cerco quella .. è la parte migliore[Lacrime di gioia]
2026-11-05 14:42:39
3
ehiciu
mr.rock :
come fai a sapere che prendo sempre il gelato fragola e limone
2026-11-05 13:36:43
0
lollozv40
_10_💎💫 :
Io quando la vado a comprare gli dico dammi solo la crosta
2026-11-05 15:50:17
1
giuseppe.catalano344
_🔥👻soy_el_pepe_👻🔥_ :
e come disse un grande detto "prima il dovere e poi il piacere"
2026-11-05 15:53:28
1
gfranceschini1979
🄶🄸🅄🄻🅈79 :
io me magnerebbi pure er piatto!🤤🤤🥰😋
2026-11-05 15:03:59
1
marileva1970
BarbaraMarileva :
la parte più buona
2026-11-05 13:06:27
1
girotondo8
Girotondo :
la buttiiiii!!! è un biscotto
2026-11-05 13:36:26
0
asr27carmine.sann
asr27Carmine Sanna :
bonaaaaaà
2026-11-05 19:23:40
0
antonellarisa637
Antonella Risa637 :
2026-11-05 17:48:51
0
winchester7936
winchester7936 :
Mi vengono i brividi[Lacrime di gioia]
2026-11-05 19:16:42
0
laura.forte11
Laura Forte :
mangio solo la crosta😋😋
2026-11-05 18:48:12
0
anonimo66773
Salvatore Rametta136 :
io la mangio bonaaaa
2026-11-05 18:38:13
0
nakmuay82
Nak Muay LaNostravitaassieme :
Ma come è la parte più buona mangerei solo quella
2026-11-05 19:29:08
0
pamelaforti0
Pamy pam :
È la parte che preferisco❤️
2026-11-05 13:20:38
1
To see more videos from user @cipensoiolab, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan,  dan membuatku menangis terisak di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sekarang sudah tidak bisa melayani suamiku lagi karena kepalaku terus-terusan pusing berat akibat hipertensi yang menggerogoti tubuhku, dan sebagai puncaknya yang paling menyayat hati, suamiku malah melayangkan gugatan cerai padaku di saat aku sedang berjuang menahan sakit dan tidak berdaya! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir,  “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti,  menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang.  Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sekarang sudah tidak bisa melayani suamiku lagi karena kepalaku terus-terusan pusing berat akibat hipertensi yang menggerogoti tubuhku, dan sebagai puncaknya yang paling menyayat hati, suamiku malah melayangkan gugatan cerai padaku di saat aku sedang berjuang menahan sakit dan tidak berdaya! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Ibu mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisik melemah total, dan butuh istirahat total serta pengobatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku berubah jadi penjara penderitaan: raga lemas tak berdaya, tidak bisa lagi menjalankan kewajiban sebagai istri, dan sebagai puncak dari segala kepedihan, suami yang paling kuandalkan justru tega meninggalkanku dan melayangkan gugatan cerai di saat aku paling butuh dukungan hidupnya. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu aku begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik kesibukan harian, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, bukan cuma raga yang disiksa, tapi keutuhan rumah tangga, harga diri, dan hati kita ikut dihancurkan tak bersisa. #fyp #viral #hipertensi #darahtinggi #tekanandarahtinggi

About