Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@viralsunta: อย่างตัวหอมตลอดเว... จัดด่วน #น้ำหอมพรมายา #pornmaya #pornmayaperfume #น้ําหอม #เผื่อใครถามว่าซื้อไหน
เรียกฉันว่าพส
Open In TikTok:
Region: TH
Thursday 05 November 2026 10:22:16 GMT
14
1
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
3.52MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
3.52MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @viralsunta, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
LEGUI RK ÈTHIENE ✝️🎭
| 𝐅𝐞𝐞𝐥 𝐓𝐡𝐢𝐬 𝐒𝐨𝐧𝐠🎧 Slowed & Reverb #lofi_alauddin_vibes #lofi #song #slowed_reverb #bangla_song
part 145 (/\) 🔥🎧 bas ka zalim be wafa 🔥🎧 pashto full trending song 🎵🎶🎼🔥🎧👈 #پشتوسونگ🖤🔥 #pashtosong #fyp #foryoupage #1millionaudition
#explorekarachi🖤😍 #cityoflights #explorekarachi #million #explore
واه انتى نقطه ضعفى ❤️🩹M
Warga Kauman Pemalang Pertanyakan Dana BUMDes Rp238 Juta, Dua Lokasi Kandang Kambing Disebut Fiktif PEMALANG – Pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukses Sejahtera senilai sekitar Rp238 juta menjadi sorotan warga Desa Kauman, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Puluhan warga mendatangi Balai Desa Kauman, Rabu (28/10/2026), untuk meminta keterbukaan informasi mengenai penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban usaha BUMDes. Sekitar 80 warga mendatangi balai desa sejak pukul 09.00 WIB. Aksi tersebut mendapat pengawalan dari personel TNI dan Polri. Warga mempertanyakan kejelasan penggunaan dana yang dikucurkan Pemerintah Desa Kauman untuk BUMDes Sukses Sejahtera. Mereka menilai informasi mengenai kegiatan usaha dan pertanggungjawaban keuangan belum disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Salah seorang warga, Zubaedi, mengatakan masyarakat tidak mengetahui secara pasti peruntukan dana tersebut, termasuk perkembangan usaha yang dikelola BUMDes. “Dana tersebut seolah kabur. Dana tersebut untuk apa, usaha apa, masyarakat banyak yang tidak tahu,” kata Zubaedi. Ia meminta pengurus BUMDes memberikan penjelasan mengenai penggunaan anggaran. Zubaedi juga meminta Kepala Desa Kauman, Fuad Zen, ikut menjelaskan pertanggungjawaban pengelolaan BUMDes. Menurutnya, pemerintah desa perlu memberikan kejelasan kepada masyarakat terkait pembentukan dan pengesahan badan usaha tersebut. “Kami warga masyarakat Kauman meminta kejelasan pertanggungjawaban dari BUMDes dan juga ada pertanggungjawaban dari kepala desa, sebab BUMDes yang membentuk dan mengesahkan kepala desa,” ujarnya. Direktur BUMDes Sukses Sejahtera, Dedi Sukseno, menjelaskan bahwa terdapat dua jenis usaha yang dijalankan, yakni peternakan kambing dan pemasok kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Usaha yang dijalankan saat ini ada dua, yaitu peternakan kambing dan sedikit pemasok untuk dapur MBG,” jelas Dedi kepada wartawan. Dalam menjalankan usaha peternakan kambing, Dedi mengaku menyerahkan pengelolaan teknis kepada Sekretaris BUMDes, Hafidi, dan Bendahara BUMDes, Basir. Ia beralasan, kedua pengurus tersebut lebih memahami seluk-beluk peternakan serta berhubungan langsung dengan para peternak. Adapun dirinya menjalankan fungsi pengawasan dengan meminta laporan secara berkala. “Usaha tersebut, terutama peternakan kambing, memang saya percayakan ke bendahara dan sekretaris karena mereka seluk-beluknya lebih tahu dan langsung berhubungan dengan para petani. Untuk saya sendiri sifatnya mengontrol dan meminta laporannya secara berkala, dan saya jarang sekali mengecek ke kandang,” ungkapnya. Audiensi yang berlangsung di Balai Desa Kauman sempat diwarnai ketegangan setelah Sekretaris dan Bendahara BUMDes serta Kepala Desa Kauman belum hadir pada awal pertemuan. Sambil menunggu, sebagian warga mendatangi tiga lokasi yang disebut sebagai tempat usaha peternakan kambing milik BUMDes Sukses Sejahtera. Warga juga mendatangi salah satu rumah pengurus BUMDes. Dari penelusuran tersebut, warga mengaku kecewa karena dua dari tiga lokasi yang mereka datangi disebut tidak memiliki kandang kambing sebagaimana yang mereka harapkan. Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu persoalan yang dipertanyakan warga dalam menuntut keterbukaan pengelolaan dana BUMDes. Meski demikian, kondisi di lapangan tersebut belum dengan sendirinya membuktikan adanya penyimpangan anggaran. Diperlukan penjelasan dari pengurus BUMDes mengenai lokasi usaha, keberadaan ternak, pencatatan aset, serta penggunaan dana yang telah diterima. Warga bertahan di Balai Desa Kauman hingga pukul 15.00 WIB untuk menunggu Sekretaris dan Bendahara BUMDes memberikan penjelasan. Namun, kedua pengurus tersebut tidak kunjung hadir. #bumdessuksessejahtera #kaumancomal #demo #transparansi #lambeumpres @COMAL TV @HARIAN PEMALANG @Sahuri Putra Kelana @INFO KAJEN NEWS @Wong Pemalang @Halo Pekalongan @Juragan Info @dimas.berbagi
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy