@274ztt: #explore #viral #4u #liwa #الشعب_الصيني_ماله_حل😂😂

الـبـريـكـي 🥀
الـبـريـكـي 🥀
Open In TikTok:
Region: AE
Thursday 05 November 2026 12:24:13 GMT
14749
1102
7
285

Music

Download

Comments

5h_707
بدون اسم :
محول صح ؟
2026-11-06 12:22:44
0
m6vih
٧ :
2026-11-06 11:03:38
0
.rxr03
M :
12345eŵß✌✌✌✌
2026-11-06 09:09:45
0
7m_ex
7M_EX :
2026-11-05 19:35:11
0
.1ll8l
𝐓 𝐒♕ :
✌🏻✌🏻
2026-11-06 01:37:44
0
q22ur2
999 :
2026-11-06 10:10:57
0
alqubaisi121
JQ💫 :
✌🏻✌🏻✌🏻✌🏻✌🏻✌🏻✌🏻
2026-11-05 12:32:04
0
To see more videos from user @274ztt, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Burung kasuari dikenal sebagai salah satu satwa paling berbahaya di dunia. Burung endemik Papua dan Australia bagian utara tersebut mampu berlari hingga sekitar 50 kilometer per jam di kawasan hutan lebat dengan dukungan kaki panjang dan berotot. Selain memiliki kecepatan tinggi, kasuari juga mampu melompat hingga sekitar dua meter dari posisi diam. Saat merasa terancam, satwa tersebut dapat menyerang menggunakan tendangan kuat dan cakar tajam sepanjang sekitar 12 sentimeter yang berpotensi menyebabkan luka serius hingga fatal. Sejumlah laporan internasional dan publikasi konservasi mencatat bahwa serangan kasuari terhadap manusia pernah terjadi, terutama ketika satwa merasa terganggu atau terpojok. Secara ilmiah, kasuari terdiri dari tiga spesies utama, yakni kasuari selatan (Casuarius casuarius), kasuari kerdil (Casuarius bennetti), dan kasuari utara (Casuarius unappendiculatus). Ketiganya tersebar di Papua, Papua Nugini, Kepulauan Aru, serta sebagian wilayah Australia. Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), status konservasi kasuari selatan dan kasuari utara berada pada kategori Least Concern, sedangkan kasuari kerdil berstatus Near Threatened. Meski belum seluruhnya berada di ambang kepunahan, populasi kasuari menghadapi tekanan akibat hilangnya habitat hutan, perburuan, dan fragmentasi kawasan alami. Sejumlah laporan konservasi, termasuk publikasi media lingkungan seperti Mongabay Indonesia, juga menempatkan kasuari sebagai satwa penting penjaga ekosistem hutan tropis karena berperan dalam penyebaran biji tanaman di Papua dan sekitarnya.
Burung kasuari dikenal sebagai salah satu satwa paling berbahaya di dunia. Burung endemik Papua dan Australia bagian utara tersebut mampu berlari hingga sekitar 50 kilometer per jam di kawasan hutan lebat dengan dukungan kaki panjang dan berotot. Selain memiliki kecepatan tinggi, kasuari juga mampu melompat hingga sekitar dua meter dari posisi diam. Saat merasa terancam, satwa tersebut dapat menyerang menggunakan tendangan kuat dan cakar tajam sepanjang sekitar 12 sentimeter yang berpotensi menyebabkan luka serius hingga fatal. Sejumlah laporan internasional dan publikasi konservasi mencatat bahwa serangan kasuari terhadap manusia pernah terjadi, terutama ketika satwa merasa terganggu atau terpojok. Secara ilmiah, kasuari terdiri dari tiga spesies utama, yakni kasuari selatan (Casuarius casuarius), kasuari kerdil (Casuarius bennetti), dan kasuari utara (Casuarius unappendiculatus). Ketiganya tersebar di Papua, Papua Nugini, Kepulauan Aru, serta sebagian wilayah Australia. Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), status konservasi kasuari selatan dan kasuari utara berada pada kategori Least Concern, sedangkan kasuari kerdil berstatus Near Threatened. Meski belum seluruhnya berada di ambang kepunahan, populasi kasuari menghadapi tekanan akibat hilangnya habitat hutan, perburuan, dan fragmentasi kawasan alami. Sejumlah laporan konservasi, termasuk publikasi media lingkungan seperti Mongabay Indonesia, juga menempatkan kasuari sebagai satwa penting penjaga ekosistem hutan tropis karena berperan dalam penyebaran biji tanaman di Papua dan sekitarnya.

About