@tj28983: terikat janji hari ini #masukberanda #fyp #trending #aryasaloka #terikatjanji

terikat janji
terikat janji
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 05 November 2026 12:47:30 GMT
61606
1802
149
62

Music

Download

Comments

ernestbella
Blessed~~ :
pasti wangi rambutnya
2026-11-05 12:55:58
94
edelweisss03
edelweiss :
awas aja kalo Daniel masih ngambek😭
2026-11-05 12:59:59
38
kang_mas082
KANG_MAS :
skip dulu , mnding fokuss bryan
2026-11-05 12:55:55
44
diq012
@sardik :
info judul lagu
2026-11-05 12:56:20
4
seraasmartclass
SERA || BSC :
nyengir gak lu pada😁🫵🏻
2026-11-05 13:35:01
6
safitri_466
CancerGirl🦀 :
buat unty jihan dan uncle rezaaa ThankYou 😭🫶🏻🫶🏻🫶🏻🫶🏻
2026-11-05 13:08:33
11
fuadabroro
BakoelBanyoe :
pak ustad liat pak ustad.. ada yg pelukan
2026-11-05 13:00:29
16
queenleo938
♌🦁 Leo Girl 🦁🇲🇴 :
huhhhhh
2026-11-05 12:58:00
0
deskaagus
mas Hadi :
titanic
2026-11-05 12:59:39
0
senada_17_10_82
Senada :
klo masih gak mau jangan paksakan sena, jika suatu saat nanti davina tau siapa di balik dalangnya meninggal nya adekmu davina bakal lebih stres lagi apalgi jihan ...
2026-11-05 12:59:34
11
amel.amel3590
kyky Ameliya :
penonton Podo ngguyu mesti Iki 😆
2026-11-05 13:19:34
6
trianaiin02
trianaiin :
ku ulang2 terus pokoknya bagian pelukannya🤣
2026-11-05 13:31:58
2
agil31956
Agil :
Za jihan peluk juga za biar gak jadi nyamuk kalian
2026-11-05 12:58:34
13
joewisugeu_ramdhani26
mommyadnRR10 :
ciieee dpeluukkkk luluhkaaannn
2026-11-05 14:14:01
0
indra.yanti835
Ibu Rafiq :
berasa gw yg dipeluk sena sumpah deh
2026-11-05 14:36:34
0
ryhlhel
Hayhel :
mantu sule dah ga nyanyi sendiri lagi 😭
2026-11-05 13:46:21
1
lilik.15mey
Lilik :
Rezaa.. Tlong sena d Vidio yaaa... nantiii kmuu biar ndak d sruh pus up ma sena bisa buat senjata 🤭🤭🤭
2026-11-05 13:54:25
1
.platbe
.plat_BE :
masak tanganya davina nyilang disitu sih,
2026-11-05 14:24:43
1
agil31956
Agil :
Kok bisa ya kebetulan gitu padahal kan jalanya luas kok bisa gak liat dari jauh ya gue heran sumpah deh
2026-11-05 12:57:11
15
ukhti.gelis
ukhti.gelis26 :
aquh malah salfok sama anting nya Davina 😂
2026-11-05 13:43:06
0
sy_eful178
sy_eful178 :
klu kesel di peluk gak usah pake merem gitu dav, biasa biasa aja... alasan aja ngambek... udah 2 hari lu ngambek nih, masih mau gw tonton gak nih 😅😅😅
2026-11-05 13:10:20
4
user898164099
Danzkarlina :
bsok udah baik Davina cukur tu brewok Sena
2026-11-05 13:07:35
2
mmamell7
kopiklepon :
2026-11-05 12:56:27
1
abcd_11021
🇮🇩 :
couple wedang jahe pinter juga
2026-11-05 13:09:38
2
aryanti_1230
Âryanti :
pegangin sen yg kencang jngn sampe jarinya nunjuk² lg 😂
2026-11-05 13:13:33
2
To see more videos from user @tj28983, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan,  dan membuatku menangis terisak di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sekarang sudah tidak bisa melayani suamiku lagi karena kepalaku terus-terusan pusing berat akibat hipertensi yang menggerogoti tubuhku, dan sebagai puncaknya yang paling menyayat hati, suamiku malah melayangkan gugatan cerai padaku di saat aku sedang berjuang menahan sakit dan tidak berdaya! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir,  “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti,  menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang.  Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sekarang sudah tidak bisa melayani suamiku lagi karena kepalaku terus-terusan pusing berat akibat hipertensi yang menggerogoti tubuhku, dan sebagai puncaknya yang paling menyayat hati, suamiku malah melayangkan gugatan cerai padaku di saat aku sedang berjuang menahan sakit dan tidak berdaya! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Ibu mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisik melemah total, dan butuh istirahat total serta pengobatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku berubah jadi penjara penderitaan: raga lemas tak berdaya, tidak bisa lagi menjalankan kewajiban sebagai istri, dan sebagai puncak dari segala kepedihan, suami yang paling kuandalkan justru tega meninggalkanku dan melayangkan gugatan cerai di saat aku paling butuh dukungan hidupnya. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu aku begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik kesibukan harian, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, bukan cuma raga yang disiksa, tapi keutuhan rumah tangga, harga diri, dan hati kita ikut dihancurkan tak bersisa. #fyp #viral #hipertensi #darahtinggi #tekanandarahtinggi

About