@treslabstudio: #fortnite #gaming #fyp #viral

Três Lab Studio
Três Lab Studio
Open In TikTok:
Region: NZ
Thursday 05 November 2026 13:31:38 GMT
0
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @treslabstudio, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Deadlift Saat Darah Tinggi: Bisa Berbahaya, Terutama Jika Tekanan Darah Tak Terkontrol Kamis, 5 November 2026 Latihan angkat beban seperti deadlift kian populer di pusat kebugaran. Namun, bagi penderita hipertensi, latihan beban berat dapat menimbulkan risiko serius, bahkan kematian, meski kejadian fatal tergolong jarang. Para ahli menekankan bahwa kuncinya ada pada kondisi tekanan darah, porsi latihan, dan teknik pernapasan. Lonjakan Tekanan Darah Mendadak Deadlift beban berat umumnya dilakukan sambil menahan napas dan mengejan, yang dikenal sebagai manuver Valsalva. Teknik ini dapat membuat tekanan darah melonjak sangat tinggi dalam hitungan detik. Pada orang dengan pembuluh darah yang lemah atau tekanan darah yang tidak terkontrol, lonjakan tersebut berpotensi memicu stroke, robeknya dinding aorta (diseksi aorta), pecahnya aneurisma, hingga serangan jantung. Kelompok yang Lebih Rentan Risiko meningkat pada orang yang memiliki penyakit jantung, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, atau berusia lanjut. Penderita dengan tekanan darah sering di atas 160/100 atau yang rutin mengonsumsi obat hipertensi juga disarankan lebih berhati-hati. Bukan Berarti Dilarang Total Jika tekanan darah terkontrol dengan baik, latihan beban umumnya justru bermanfaat bagi kesehatan jantung dan metabolisme, selama dilakukan dengan benar. Panduan Aman Berlatih 	•	Periksakan diri ke dokter sebelum memulai, terutama bila memiliki riwayat hipertensi. 	•	Jangan menahan napas. Embuskan napas saat mengangkat beban. 	•	Gunakan beban sedang dengan repetisi lebih banyak, sekitar 10 hingga 15 kali, bukan beban maksimal. 	•	Hindari tes angkatan maksimal atau 1RM. 	•	Lakukan pemanasan cukup dan beri jeda istirahat memadai antarset. Tanda Bahaya yang Tak Boleh Diabaikan Latihan harus segera dihentikan dan bantuan medis dicari bila muncul sakit kepala hebat mendadak, nyeri dada, sesak napas, pandangan kabur, pusing berat, atau kelemahan di satu sisi tubuh. Masyarakat dianjurkan berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis olahraga untuk menentukan jenis dan intensitas latihan yang sesuai dengan kondisi masing-masing. #darahtinggi #hipertensi #fyp #tekanandarahtinggi #viral
Deadlift Saat Darah Tinggi: Bisa Berbahaya, Terutama Jika Tekanan Darah Tak Terkontrol Kamis, 5 November 2026 Latihan angkat beban seperti deadlift kian populer di pusat kebugaran. Namun, bagi penderita hipertensi, latihan beban berat dapat menimbulkan risiko serius, bahkan kematian, meski kejadian fatal tergolong jarang. Para ahli menekankan bahwa kuncinya ada pada kondisi tekanan darah, porsi latihan, dan teknik pernapasan. Lonjakan Tekanan Darah Mendadak Deadlift beban berat umumnya dilakukan sambil menahan napas dan mengejan, yang dikenal sebagai manuver Valsalva. Teknik ini dapat membuat tekanan darah melonjak sangat tinggi dalam hitungan detik. Pada orang dengan pembuluh darah yang lemah atau tekanan darah yang tidak terkontrol, lonjakan tersebut berpotensi memicu stroke, robeknya dinding aorta (diseksi aorta), pecahnya aneurisma, hingga serangan jantung. Kelompok yang Lebih Rentan Risiko meningkat pada orang yang memiliki penyakit jantung, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, atau berusia lanjut. Penderita dengan tekanan darah sering di atas 160/100 atau yang rutin mengonsumsi obat hipertensi juga disarankan lebih berhati-hati. Bukan Berarti Dilarang Total Jika tekanan darah terkontrol dengan baik, latihan beban umumnya justru bermanfaat bagi kesehatan jantung dan metabolisme, selama dilakukan dengan benar. Panduan Aman Berlatih • Periksakan diri ke dokter sebelum memulai, terutama bila memiliki riwayat hipertensi. • Jangan menahan napas. Embuskan napas saat mengangkat beban. • Gunakan beban sedang dengan repetisi lebih banyak, sekitar 10 hingga 15 kali, bukan beban maksimal. • Hindari tes angkatan maksimal atau 1RM. • Lakukan pemanasan cukup dan beri jeda istirahat memadai antarset. Tanda Bahaya yang Tak Boleh Diabaikan Latihan harus segera dihentikan dan bantuan medis dicari bila muncul sakit kepala hebat mendadak, nyeri dada, sesak napas, pandangan kabur, pusing berat, atau kelemahan di satu sisi tubuh. Masyarakat dianjurkan berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis olahraga untuk menentukan jenis dan intensitas latihan yang sesuai dengan kondisi masing-masing. #darahtinggi #hipertensi #fyp #tekanandarahtinggi #viral

About