@latinus_us: La Oficina del Sheriff del Condado de Hillsborough difundió imágenes de las cámaras corporales de los agentes que atendieron un tiroteo en un complejo de oficinas de Citibank en Tampa, Florida. El video muestra cómo los policías ingresaron al edificio y evacuaron a los trabajadores. El atacante asesinó a una mujer antes de recibir disparos de un guardia de seguridad. Posteriormente, murió en un hospital. #Latinus #InformaciónParaTi

Latinus
Latinus
Open In TikTok:
Region: MX
Thursday 05 November 2026 15:30:34 GMT
98347
5621
34
68

Music

Download

Comments

lenx_t12
L€©N€L :
Entonces el vigilante les hizo la chamba a los policías 🤔
2026-11-05 16:25:58
231
idel11
idel11 :
Siguiente
2026-11-05 15:33:08
36
mauriciorangelgarcia
Mau Rangel :
Que bueno que el gobierno de Mexico solo da permiso a la delincuencia organizada para poder usar armamento prohibido. Si no maginense.
2026-11-05 16:36:59
18
juancaarbo8
Juan Camilo Arboleda :
dispar0$ unidos
2026-11-05 16:12:37
12
sofiavelzquez52
Sonia :
Fue un padre de familia quien lo abatió, llamó a las autoridades y dijo que le dispararía
2026-11-05 18:34:26
0
faciolwt257
Facio :
En que parte de Mexico fue esto….porque en 🇺🇸 no pasa estas cosas…😳😳😳
2026-11-05 17:58:29
1
espotify_8
MEDIEVAL :
2026-11-05 15:44:25
3
nolocenoloce
luisito_no_comunica..🫠 :
Que bot tiene la korp
2026-11-05 17:03:49
1
aaaaaaa.aaa_.a
. :
Otro dia normal en USA.
2026-11-05 18:48:53
0
pantone388
Ross VO3MYUS :
Muy "TERRORIFICO" de Terror istas
2026-11-06 00:32:51
0
privdiaz412
PRIV-DIAZ412≠ :
2026-11-05 15:36:01
0
ladislavivanov
писка :
2026-11-05 15:57:36
0
agustn1890
agus†💭😶‍🌫️🤍🖤🤍 :
...
2026-11-05 15:39:02
0
guillermomacias21
el pelon :
😳😳😳
2026-11-06 00:13:26
0
emmanueljosemilano
EMMANUEL MILANO :
🤣🤣🤣
2026-11-05 16:44:37
1
To see more videos from user @latinus_us, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan emosi yang udah bener-bener di ubun-ubun, dada sesak rasanya mau meledak, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh rasa frustrasi yang luar biasa, dan membuatku sering menangis sesak di sudut kamar,  aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: dulu aku menikahi seorang wanita dengan body semok berisi yang sangat menggoda dan memikat mata. Tapi kenyataan hidup setelah 3 tahun menikah justru menjadi mimpi buruk yang paling menyiksa istriku malah terkena penyakit hipertensi kronis, tiap minggu harus bolak-balik berobat, dan semua uang tabunganku habis ludes tak bersisa cuma buat biaya berobatnya. Belum lagi sampai detik ini kami belum juga dikaruniai seorang anak,  membuat semua pengorbanan ini rasanya benar-benar tidak ada gunanya! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali istriku ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang,  kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Istriku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti,  menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan fisiknya kelihatan bugar, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap,  dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan emosi yang udah bener-bener di ubun-ubun, dada sesak rasanya mau meledak, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh rasa frustrasi yang luar biasa, dan membuatku sering menangis sesak di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: dulu aku menikahi seorang wanita dengan body semok berisi yang sangat menggoda dan memikat mata. Tapi kenyataan hidup setelah 3 tahun menikah justru menjadi mimpi buruk yang paling menyiksa istriku malah terkena penyakit hipertensi kronis, tiap minggu harus bolak-balik berobat, dan semua uang tabunganku habis ludes tak bersisa cuma buat biaya berobatnya. Belum lagi sampai detik ini kami belum juga dikaruniai seorang anak, membuat semua pengorbanan ini rasanya benar-benar tidak ada gunanya! Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali istriku ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Istriku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan fisiknya kelihatan bugar, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Istri Anda mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisiknya melemah total, dan butuh pengobatan serta kontrol ketat seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Rumah tangga kami berubah jadi penjara penderitaan: istri terbaring sakit-sakitan, impian punya anak sirna entah ke mana, tabungan ludes terkuras habis cuma buat bayar obat tiap minggu, dan aku terjebak dalam rasa penyesalan serta kejenuhan luar biasa menanggung semua beban ini sendirian. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu kami begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. #viral #darahtinggi #hipertensi #fyp #tekanandarahtinggi

About