@zaimborkou: #CapCut @Hissen mht 218

zaim Borkou 🦅
zaim Borkou 🦅
Open In TikTok:
Region: TD
Thursday 05 November 2026 17:23:26 GMT
268
111
6
22

Music

Download

Comments

hs235n
حـ^ٓسـن ➿شـغـيْـمـي🇺🇦🥷 :
Faya✌️👑
2026-11-06 11:11:49
0
soutanbourkou
🦁 SULTAN🦁 بورگو🦁 :
2026-11-05 17:58:29
1
issakaketeymi
ISSAKA KETEYMI :
✌️✌️✌️
2026-11-05 17:35:27
2
comfir702
☆lt hakim☆$ :
✌️✌️✌️
2026-11-05 17:53:43
1
rico79364
RI,CO :
💔💔💔
2026-11-05 17:33:05
1
user8057239679427
ابوبكر محمد :
🔥🔥🔥
2026-11-06 10:29:58
0
To see more videos from user @zaimborkou, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Membalas @ascobarkaka Kombinasi Cililin + Kenari + Backsound Air Flowing (Gemericik Air) adalah salah satu racikan audio masteran paling populer dan sangat efektif, khususnya untuk burung petarung/lomba seperti Murai Batu, Kacer, Cendet, atau Cucak Hijau. ​Berikut adalah bedah karakter, fungsi, dan cara menyusun kombinasi ini agar memberikan hasil yang maksimal tanpa membuat burung jenuh atau stres: ​1. Peran & Karakter Per Komponen ​Cililin (Senjata Utama / Pukulan / Tembakan): ​Karakter: Suara tajam, rapat, bernada tinggi (high frequency), keras, dan menusuk. ​Fungsi: Menanamkan isian pukulan tajam dan speed rapet. Di gantangan, tonjolan Cililin yang dibawakan dengan rapat sangat disukai juri karena mudah mengintimidasi lawan. ​Kenari (Roll Panjang / Melodi Pendorong): ​Karakter: Suara gacor, roll beruntun (repetitive rhythmic roll), relatif lebih halus dengan jangkauan frekuensi menengah-tinggi. ​Fungsi: Melatih daya tahan (endurance) napas burung dan ketepatan tempo roll. Saat dikombinasikan, burung sering kali membawakan lagu roll Kenari lalu diakhiri/diselingi tembakan tajam Cililin. ​Backsound Suara Air (Therapy & Masking Noise): ​Karakter: White/Pink noise alami nada rendah-menengah yang stabil dan rileks. ​Fungsi: ​Peredam Stres: Menjaga frekuensi jantung burung tetap stabil saat mendengarkan masteran bernada tinggi (Cililin) dalam waktu lama. ​Kamuflase Noise Lingkungan: Menutup kebisingan luar (suara lalu lintas, percakapan manusia) sehingga fokus pendengaran burung hanya tertuju pada materi lagu. ​Kondisi Alami: Menciptakan iklim audio menyerupai habitat alami sungai/hutan kecil. ​2. Struktur / Susunan Audio yang Ideal ​Supaya masteran ini tidak membingungkan atau membuat burung over-excited / stres, susunan track audio perlu diatur durasi dan jedanya: ​Intensitas & Jeda (Pause): ​Jangan gabungkan Cililin dan Kenari berbunyi bersamaan 100% dari awal sampai akhir! Pendengaran burung akan bingung memilah mana melodi utama. ​Gunakan pola Interlocking / Pergantian: ​00:00 - 02:00: Kenari Roll (Backsound Air stabil di background, gain low -18 dB s.d. -20 dB). ​02:00 - 02:15: Jeda Hening / Hanya Suara Air (Relaksasi). ​02:15 - 04:00: Tembakan Cililin Rapat. ​04:00 - 04:30: Jeda Suara Air saja. ​Dst. ​Pengaturan Volume (Mix Balance): ​Backsound Air: Cukup 15% – 20% dari total volume (halus di latar belakang). Jangan terlalu keras agar detail ketukan/tonjolan lagu tidak tertutup. ​Suara Kenari & Cililin: Dominan (80% – 85%), namun dipastikan audio tidak pecah/kliping pada frekuensi tinggi Cililin. ​3. Manfaat Kombinasi Ini Menurut Jenis Burung ​Murai Batu: Membentuk variasi lagu
Membalas @ascobarkaka Kombinasi Cililin + Kenari + Backsound Air Flowing (Gemericik Air) adalah salah satu racikan audio masteran paling populer dan sangat efektif, khususnya untuk burung petarung/lomba seperti Murai Batu, Kacer, Cendet, atau Cucak Hijau. ​Berikut adalah bedah karakter, fungsi, dan cara menyusun kombinasi ini agar memberikan hasil yang maksimal tanpa membuat burung jenuh atau stres: ​1. Peran & Karakter Per Komponen ​Cililin (Senjata Utama / Pukulan / Tembakan): ​Karakter: Suara tajam, rapat, bernada tinggi (high frequency), keras, dan menusuk. ​Fungsi: Menanamkan isian pukulan tajam dan speed rapet. Di gantangan, tonjolan Cililin yang dibawakan dengan rapat sangat disukai juri karena mudah mengintimidasi lawan. ​Kenari (Roll Panjang / Melodi Pendorong): ​Karakter: Suara gacor, roll beruntun (repetitive rhythmic roll), relatif lebih halus dengan jangkauan frekuensi menengah-tinggi. ​Fungsi: Melatih daya tahan (endurance) napas burung dan ketepatan tempo roll. Saat dikombinasikan, burung sering kali membawakan lagu roll Kenari lalu diakhiri/diselingi tembakan tajam Cililin. ​Backsound Suara Air (Therapy & Masking Noise): ​Karakter: White/Pink noise alami nada rendah-menengah yang stabil dan rileks. ​Fungsi: ​Peredam Stres: Menjaga frekuensi jantung burung tetap stabil saat mendengarkan masteran bernada tinggi (Cililin) dalam waktu lama. ​Kamuflase Noise Lingkungan: Menutup kebisingan luar (suara lalu lintas, percakapan manusia) sehingga fokus pendengaran burung hanya tertuju pada materi lagu. ​Kondisi Alami: Menciptakan iklim audio menyerupai habitat alami sungai/hutan kecil. ​2. Struktur / Susunan Audio yang Ideal ​Supaya masteran ini tidak membingungkan atau membuat burung over-excited / stres, susunan track audio perlu diatur durasi dan jedanya: ​Intensitas & Jeda (Pause): ​Jangan gabungkan Cililin dan Kenari berbunyi bersamaan 100% dari awal sampai akhir! Pendengaran burung akan bingung memilah mana melodi utama. ​Gunakan pola Interlocking / Pergantian: ​00:00 - 02:00: Kenari Roll (Backsound Air stabil di background, gain low -18 dB s.d. -20 dB). ​02:00 - 02:15: Jeda Hening / Hanya Suara Air (Relaksasi). ​02:15 - 04:00: Tembakan Cililin Rapat. ​04:00 - 04:30: Jeda Suara Air saja. ​Dst. ​Pengaturan Volume (Mix Balance): ​Backsound Air: Cukup 15% – 20% dari total volume (halus di latar belakang). Jangan terlalu keras agar detail ketukan/tonjolan lagu tidak tertutup. ​Suara Kenari & Cililin: Dominan (80% – 85%), namun dipastikan audio tidak pecah/kliping pada frekuensi tinggi Cililin. ​3. Manfaat Kombinasi Ini Menurut Jenis Burung ​Murai Batu: Membentuk variasi lagu "Roll-Tembak". Murai akan membawakan irama rol Kenari lalu menutupnya dengan gubahan tembakan Cililin yang melengking. ​Kacer: Menambah kerapatan variasi lagu dan mempertegas volume tembakan saat ngobra. ​Cucak Hijau: Membantu memanjangkan durasi lagu dan melatih gaya jamtrok dengan materi tembakan pedas. ​4. Tips Waktu & Teknik Pemasteran ​Waktu Terbaik: ​Malam Hari (setelah Maghrib s.d. Subuh): Kondisi hening, dikrodong tipis/sedang. Suara air akan menjadi pengantar tidur sekaligus materi masuk ke memori otak (rem sleep). ​Saat Mabuk / Ganti Bulu (Molt): Burung diam tidak berbunyi, energi fokus untuk menyerap materi lagu. ​Kualitas Audio: ​Gunakan file dengan kejernihan tinggi (minimal MP3 320kbps atau WAV 16-bit/44.1kHz). Hindari file hasil download yang terkompres berulang kali karena frekuensi tinggi Cililin bisa menjadi "cempreng/sember" dan merusak karakter asli burung. ​Volume Speaker: ​Cukup selevel dengan suara burung berkicau lirih di alam (sayup-sayup tapi jelas). Jangan terlalu kencang untuk menghindari burung ketakutan atau stres.

About