@musclecarofficial: 2027 Toyota 4Runner SUV #toyota4runner #4runner #toyota #suv #offroad

Motor Craze
Motor Craze
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 05 November 2026 19:00:22 GMT
3137
199
6
22

Music

Download

Comments

marioxiby57
marioxiby57 :
love them both
2026-11-05 21:22:44
0
untamedrides
Untamed Rides :
That front end looks mean — the 4Runner keeps getting bolder every year. Do you think the new styling helps it stand out, or is it too much?
2026-11-06 00:51:59
0
shirleywm_son87
Shirley :
4 Runner all day
2026-11-05 22:30:21
0
kirkgoosey
Kirk Goosey :
Love it. 😍😍😍
2026-11-05 21:09:51
1
mr_danger67
AMRIT112 FIJI :
2026-11-05 19:30:03
1
To see more videos from user @musclecarofficial, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

- Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh mengutuk keras insiden penembakan terhadap warga di Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Rabu (4/11/2026). Peristiwa yang terjadi saat masyarakat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dilaporkan mengakibatkan korban meninggal dunia dan sejumlah warga mengalami luka-luka akibat tembakan. Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna, menilai insiden tersebut telah mencederai rasa keadilan, keamanan, serta semangat perdamaian yang selama ini dibangun di Aceh.  Berdasarkan informasi awal yang beredar, insiden itu diduga bermula dari pengibaran bendera Bulan Bintang yang kemudian memicu kericuhan dan kepanikan di tengah masyarakat. Penembakan juga disebut-sebut melibatkan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI). Namun, informasi mengenai pihak yang melakukan penembakan tersebut belum terkonfirmasi. “Penggunaan kekerasan bersenjata terhadap warga sipil, terlebih ketika masyarakat sedang menjalankan kegiatan keagamaan dan tradisi, merupakan persoalan serius yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun,” ujar Azharul Husna, Rabu (4/11/2026). Jika insiden tersebut berkaitan dengan pengibaran bendera Bulan Bintang, KontraS mengingatkan bahwa penyelesaian persoalan simbol daerah harus tetap mengacu pada ketentuan hukum dan semangat perdamaian sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.  Menurut KontraS, persoalan simbol daerah semestinya diselesaikan melalui dialog dan mekanisme hukum, bukan dengan pendekatan keamanan yang berpotensi memicu kekerasan fisik hingga mengakibatkan jatuhnya korban. Tindakan represif aparat terhadap masyarakat sipil, apabila terbukti terjadi, dinilai bertentangan dengan prinsip perlindungan hak asasi manusia serta upaya membangun penegakan hukum yang adil dan bermartabat di Aceh. Atas insiden tersebut, KontraS Aceh mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Polri, serta lembaga berwenang lainnya segera membentuk tim investigasi independen. #fyp #viral #beritaaceh #aceh #habaacehtimur
- Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh mengutuk keras insiden penembakan terhadap warga di Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Rabu (4/11/2026). Peristiwa yang terjadi saat masyarakat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dilaporkan mengakibatkan korban meninggal dunia dan sejumlah warga mengalami luka-luka akibat tembakan. Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna, menilai insiden tersebut telah mencederai rasa keadilan, keamanan, serta semangat perdamaian yang selama ini dibangun di Aceh. Berdasarkan informasi awal yang beredar, insiden itu diduga bermula dari pengibaran bendera Bulan Bintang yang kemudian memicu kericuhan dan kepanikan di tengah masyarakat. Penembakan juga disebut-sebut melibatkan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI). Namun, informasi mengenai pihak yang melakukan penembakan tersebut belum terkonfirmasi. “Penggunaan kekerasan bersenjata terhadap warga sipil, terlebih ketika masyarakat sedang menjalankan kegiatan keagamaan dan tradisi, merupakan persoalan serius yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun,” ujar Azharul Husna, Rabu (4/11/2026). Jika insiden tersebut berkaitan dengan pengibaran bendera Bulan Bintang, KontraS mengingatkan bahwa penyelesaian persoalan simbol daerah harus tetap mengacu pada ketentuan hukum dan semangat perdamaian sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Menurut KontraS, persoalan simbol daerah semestinya diselesaikan melalui dialog dan mekanisme hukum, bukan dengan pendekatan keamanan yang berpotensi memicu kekerasan fisik hingga mengakibatkan jatuhnya korban. Tindakan represif aparat terhadap masyarakat sipil, apabila terbukti terjadi, dinilai bertentangan dengan prinsip perlindungan hak asasi manusia serta upaya membangun penegakan hukum yang adil dan bermartabat di Aceh. Atas insiden tersebut, KontraS Aceh mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Polri, serta lembaga berwenang lainnya segera membentuk tim investigasi independen. #fyp #viral #beritaaceh #aceh #habaacehtimur

About