@brynnaellen: Baggy style trouser that has plenty of room! Really comfortable and in a very nice corduroy fabric! #curvyfashion #halara #halaratrousers #midsizefashion #blackfriday

Brynna 💄👗⸆⸉🇬🇧
Brynna 💄👗⸆⸉🇬🇧
Open In TikTok:
Region: GB
Thursday 05 November 2026 22:43:23 GMT
101
5
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @brynnaellen, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

JAKARTA, LINGKAR TV – Akademikus sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengungkap sejumlah informasi yang menurutnya berkaitan dengan dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara. Mahfud menilai kasus dugaan penyadapan tersebut merupakan persoalan serius yang harus diusut secara menyeluruh. Ia bahkan menyinggung kemungkinan adanya tujuan politik yang lebih besar di balik tindakan tersebut. Dalam keterangannya, Mahfud menyebut adanya perkembangan wacana politik sejak 2024 yang kembali mencuat belakangan ini, termasuk pembicaraan mengenai kemungkinan perubahan kepemimpinan nasional. Ia mengingatkan kembali pernyataan pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie pada 2024 yang, menurut Mahfud, pernah menyampaikan informasi mengenai komunikasi antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo melalui Rosan Roeslani terkait pencalonan Prabowo sebagai Presiden. Mahfud juga menyinggung munculnya kembali berbagai wacana politik di tengah polemik ijazah Joko Widodo. Menurutnya, sejumlah pembicaraan tersebut perlu dicermati karena berpotensi berkaitan dengan dinamika politik nasional. Selain itu, Mahfud mengungkap informasi mengenai rencana demonstrasi buruh dalam jumlah besar pada 20 Oktober 2026. Aksi tersebut disebut-sebut akan berlangsung di kawasan Hotel Indonesia (HI) hingga mengepung Istana Kepresidenan. Menurut informasi yang diterimanya, rencana aksi tersebut juga menjadi perhatian aparat kepolisian untuk ditelusuri lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya tujuan lain di balik pengerahan massa. Mahfud menyebut terdapat skenario yang diduga melibatkan peran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pengamanan situasi dan pemulangan massa buruh. Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan yang disampaikan Mahfud dan belum terkonfirmasi secara independen.
JAKARTA, LINGKAR TV – Akademikus sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengungkap sejumlah informasi yang menurutnya berkaitan dengan dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara. Mahfud menilai kasus dugaan penyadapan tersebut merupakan persoalan serius yang harus diusut secara menyeluruh. Ia bahkan menyinggung kemungkinan adanya tujuan politik yang lebih besar di balik tindakan tersebut. Dalam keterangannya, Mahfud menyebut adanya perkembangan wacana politik sejak 2024 yang kembali mencuat belakangan ini, termasuk pembicaraan mengenai kemungkinan perubahan kepemimpinan nasional. Ia mengingatkan kembali pernyataan pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie pada 2024 yang, menurut Mahfud, pernah menyampaikan informasi mengenai komunikasi antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo melalui Rosan Roeslani terkait pencalonan Prabowo sebagai Presiden. Mahfud juga menyinggung munculnya kembali berbagai wacana politik di tengah polemik ijazah Joko Widodo. Menurutnya, sejumlah pembicaraan tersebut perlu dicermati karena berpotensi berkaitan dengan dinamika politik nasional. Selain itu, Mahfud mengungkap informasi mengenai rencana demonstrasi buruh dalam jumlah besar pada 20 Oktober 2026. Aksi tersebut disebut-sebut akan berlangsung di kawasan Hotel Indonesia (HI) hingga mengepung Istana Kepresidenan. Menurut informasi yang diterimanya, rencana aksi tersebut juga menjadi perhatian aparat kepolisian untuk ditelusuri lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya tujuan lain di balik pengerahan massa. Mahfud menyebut terdapat skenario yang diduga melibatkan peran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pengamanan situasi dan pemulangan massa buruh. Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan yang disampaikan Mahfud dan belum terkonfirmasi secara independen. "Tujuannya buruh turun semua, lalu nanti yang mengamankan situasi Gibran. Buruh akan pulang atas perintah Gibran. Itu skenario yang didengar," ujar Mahfud. Lebih lanjut, Mahfud menilai Presiden Prabowo Subianto tidak boleh ragu dalam menghadapi persoalan tersebut. Ia mengapresiasi langkah Presiden yang menunjuk Suyudi sebagai Kapolri dan berharap penanganan perkara berjalan tegas serta profesional. Mahfud menegaskan dugaan penyadapan terhadap Presiden harus menjadi perhatian serius karena menyangkut keamanan negara. Ia berharap seluruh fakta, motif, serta pihak-pihak yang terlibat dapat diungkap melalui proses hukum yang transparan. Hingga kini, dugaan keterkaitan antara penyadapan, dinamika politik, dan rencana aksi buruh tersebut masih memerlukan pembuktian serta klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Tonton Berita Selengkapnya di Televisi Digital Lingkar TV Sumber: YT Mahfud MD Official Sosial Media: Ghani Ramadhan #beritaviral #mahfudmd #politik #prabowo #lingkartv

About