@akbarmckagan: Malam itu, Rumi melihat seorang lelaki menangis di sudut rumahnya. Lelaki itu baru saja bertengkar dengan istrinya. Ia mencintai perempuan itu, tetapi justru kata-katanya paling tajam sering kali melukai hati orang yang paling ia sayangi. Rumi kemudian bertanya kepada Syams Tabrizi. "Wahai Syams, mengapa manusia sering menyakiti orang yang mereka cintai? Mengapa tangan yang seharusnya memeluk justru menjadi sumber luka?" Syams terdiam sejenak, lalu menjawab: "Karena hati yang belum sembuh sering kali melukai orang lain tanpa ia sadari." Rumi menundukkan kepala. Syams melanjutkan, "Perhatikanlah manusia yang selalu marah kepada pasangannya. Barangkali ada luka lama yang belum selesai ia obati. Ia pernah dikhianati, lalu mencurigai orang yang setia. Ia pernah ditinggalkan, lalu takut kehilangan hingga berubah menjadi pengendali. Ia pernah disakiti, lalu tanpa sadar menjadikan orang lain tempat pelampiasan penderitaannya." "Namun, wahai Rumi, jangan jadikan luka sebagai alasan untuk terus menyakiti." "Jangan sampai seseorang yang datang membawa cinta justru harus membayar dosa orang-orang yang pernah melukaimu." Rumi terdiam. Seolah perkataan itu menembus bagian terdalam jiwanya. Syams kemudian berpesan: "Sembuhkanlah hatimu. Berdamailah dengan masa lalumu. Sebab orang yang tidak berdamai dengan dirinya sendiri sering kali menjadikan cinta sebagai medan peperangan." "Jangan menuntut pasanganmu memahami semua lukamu, sementara engkau sendiri enggan belajar memperbaiki sikapmu." "Jika engkau mencintai seseorang, jangan hanya bertanya apakah ia mampu membuatmu bahagia. Bertanyalah juga: apakah kehadiranmu membuat hidupnya lebih damai?" Sebab cinta bukan tentang menemukan seseorang yang bersedia menanggung seluruh luka kita. Cinta juga tentang belajar agar orang yang kita sayangi tidak terus-menerus terluka karena diri kita. Ingatlah, jangan wariskan luka masa lalumu kepada orang yang datang dengan niat mencintaimu. Sembuhkan hatimu. Perbaiki akhlakmu. Jadikan cintamu tempat berteduh, bukan tempat seseorang kehilangan ketenangan. Jika ingin mendalami perjalanan membersihkan hati dan memahami cinta dalam pandangan para sufi, temukan kitab-kitab tasawuf di Showcase.
Kiko ✧ Tasawuf Visual
Region: ID
Friday 06 November 2026 11:47:48 GMT
Music
Download
Comments
Ola :
Kak minta link kutipan ceritanya dunk🙏
2026-11-06 14:33:08
0
denjaka8553 :
Benar sekali
dan aku sudah sembuh dari luka itu ....
2026-11-06 16:57:55
0
🌅Teduhh :
reeal
2026-11-06 16:22:02
0
Titik Setyawati :
lagunya sedih x, bikin makin sedih hatiku😭
2026-11-06 14:12:27
0
story cinta ilahi :
👍👍👍
2026-11-06 15:41:00
0
To see more videos from user @akbarmckagan, please go to the Tikwm
homepage.