@katherinedelameza:

kat<3
kat<3
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 07 November 2026 02:07:38 GMT
2515
434
6
2

Music

Download

Comments

mscherryonthetop
mscherryonthetop :
so I see you listened and did a bob super cute 😛
2026-11-07 04:14:01
0
user7276192993
user7276192993 :
U literally pull off every hairstyle
2026-11-07 03:47:27
2
alicecosmetics_lashes
Alice Lashes :
You’re soooo pretty
2026-11-07 03:08:11
0
jessie_ro.11
jessie :
omg the short hair looks so good on you
2026-11-07 02:24:07
2
analayza8
𝓐𝓷𝓪 💋ྀིྀི :
you:
2026-11-07 02:19:14
1
eyelashcollab
eyelashcollab :
2026-11-07 02:56:51
0
To see more videos from user @katherinedelameza, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

SIAPA SANGKA, DARI DESA BISA LAHIR USAHA BESAR YANG MENGGERAKKAN EKONOMI MASYARAKAT! Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, membuktikan bahwa potensi desa bisa menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola dengan serius dan berkelanjutan. Melalui BUMDes Jaya Mandiri, usaha peternakan ayam petelur berhasil dikembangkan menjadi salah satu unit usaha unggulan. Dimulai sejak 2022, peternakan ini terus bertumbuh hingga memiliki sekitar 7.000 ekor ayam produktif yang tersebar di empat kandang. Hasilnya pun tidak sedikit. Produksi telur dilaporkan mencapai sekitar 420 kilogram per hari atau setara 42 peti. Pemasarannya menjangkau wilayah Banjarnegara hingga Kabupaten Tegal. Namun, keberhasilan Purwasaba bukan hanya soal ribuan ayam dan ratusan kilogram telur setiap hari. Lebih dari itu, usaha ini membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta menjadi bukti bahwa BUMDes dapat dikelola sebagai motor penggerak kesejahteraan desa. Tidak berhenti pada peternakan ayam petelur, BUMDes juga mengembangkan berbagai unit usaha lain, seperti peternakan sapi, kambing, rusa, budidaya ikan nila dan lele, serta sektor pertanian. Keseriusan pengelolaan tersebut turut menarik perhatian berbagai pemerintah desa dari luar daerah yang datang untuk belajar dan melakukan studi tiru. Bahkan, pada 2026, muncul rencana pengembangan peternakan ayam petelur dengan kapasitas hingga 50.000 ekor melalui kerja sama dengan investor. Kisah Purwasaba memberikan pelajaran berharga: desa tidak harus selalu bergantung pada bantuan dari luar untuk berkembang. Dengan menggali potensi lokal, membangun manajemen yang baik, dan melibatkan masyarakat, desa memiliki peluang besar untuk menciptakan sumber pendapatan sendiri. Sebab, desa yang hebat bukan hanya desa yang mampu membangun infrastruktur, tetapi juga desa yang mampu membangun kemandirian ekonomi dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Semoga Purwasaba menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. Karena masa depan Indonesia yang kuat, sesungguhnya juga dibangun dari desa-desa yang berani bergerak dan terus berinovasi. 💪 #BUMDes #DesaPurwasaba #EkonomiDesa #AyamPetelur #FYP
SIAPA SANGKA, DARI DESA BISA LAHIR USAHA BESAR YANG MENGGERAKKAN EKONOMI MASYARAKAT! Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, membuktikan bahwa potensi desa bisa menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola dengan serius dan berkelanjutan. Melalui BUMDes Jaya Mandiri, usaha peternakan ayam petelur berhasil dikembangkan menjadi salah satu unit usaha unggulan. Dimulai sejak 2022, peternakan ini terus bertumbuh hingga memiliki sekitar 7.000 ekor ayam produktif yang tersebar di empat kandang. Hasilnya pun tidak sedikit. Produksi telur dilaporkan mencapai sekitar 420 kilogram per hari atau setara 42 peti. Pemasarannya menjangkau wilayah Banjarnegara hingga Kabupaten Tegal. Namun, keberhasilan Purwasaba bukan hanya soal ribuan ayam dan ratusan kilogram telur setiap hari. Lebih dari itu, usaha ini membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta menjadi bukti bahwa BUMDes dapat dikelola sebagai motor penggerak kesejahteraan desa. Tidak berhenti pada peternakan ayam petelur, BUMDes juga mengembangkan berbagai unit usaha lain, seperti peternakan sapi, kambing, rusa, budidaya ikan nila dan lele, serta sektor pertanian. Keseriusan pengelolaan tersebut turut menarik perhatian berbagai pemerintah desa dari luar daerah yang datang untuk belajar dan melakukan studi tiru. Bahkan, pada 2026, muncul rencana pengembangan peternakan ayam petelur dengan kapasitas hingga 50.000 ekor melalui kerja sama dengan investor. Kisah Purwasaba memberikan pelajaran berharga: desa tidak harus selalu bergantung pada bantuan dari luar untuk berkembang. Dengan menggali potensi lokal, membangun manajemen yang baik, dan melibatkan masyarakat, desa memiliki peluang besar untuk menciptakan sumber pendapatan sendiri. Sebab, desa yang hebat bukan hanya desa yang mampu membangun infrastruktur, tetapi juga desa yang mampu membangun kemandirian ekonomi dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Semoga Purwasaba menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. Karena masa depan Indonesia yang kuat, sesungguhnya juga dibangun dari desa-desa yang berani bergerak dan terus berinovasi. 💪 #BUMDes #DesaPurwasaba #EkonomiDesa #AyamPetelur #FYP

About