@raraananda__:

Raca🦋
Raca🦋
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 07 November 2026 13:45:26 GMT
92
10
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @raraananda__, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KENAPA KOALISI ARAB SELALU KALAH DARI ISREAL? Empat perang pernah terjadi: 1948, 1956, 1967, dan 1973. Koalisi Arab punya jumlah penduduk jauh lebih besar, wilayah lebih luas, dan sering bertempur di wilayahnya sendiri. Pada 1967, Israel melancarkan Operasi Focus. Dalam gelombang pertama, sekitar 197 pesawat Mesir hancur dan enam bandara dilumpuhkan. Dalam hitungan jam saja, Israel menguasai langit. Itu merupakan hasil perencanaan, intelijen, pelatihan, dan kecepatan eksekusi. Kelemahan tipikal militer negara-negara Arab adalah mengadopsi doktrin yang sangat terpusat. Ketika situasi berubah, perwira lapangan cenderung menunggu perintah dari atas. Israel memakai pendekatan berbeda: perwira diberi tujuan peperangan, lalu dipercaya mengambil keputusan di lapangan. Ketika rencana awal tidak lagi relevan, mereka tetap bisa bergerak cepat.  Selain itu, faktor kudeta dan pergantian kekuasaan membuat jenderal-jenderal Arab bisa diganti karena loyalitas politik, bukan kompetensi. Pengalaman tempur, pelatihan, dan kesinambungan komando pun terganggu.  Koalisi Arab juga tidak berperang sebagai satu kesatuan. Masing-masing punya komando, kepentingan, dan prioritas yang berbeda.  Lalu ada faktor eksternal: Operation Nickel Grass AS mengirim lebih dari 22.000 ton peralatan dan amunisi AS ke Israel, sehingga membantu pemulihan kekuatannya.  Pelajaran strategisnya, jangan berhenti hanya pada kenapa Arab kalah. Tanya kenapa SISTEM pertahanannya kalah? Narator: @emdarwinsyah #Israel #Arab #Militer #ArmoryReborn #DecodingThePower #NarratingTheFuture
KENAPA KOALISI ARAB SELALU KALAH DARI ISREAL? Empat perang pernah terjadi: 1948, 1956, 1967, dan 1973. Koalisi Arab punya jumlah penduduk jauh lebih besar, wilayah lebih luas, dan sering bertempur di wilayahnya sendiri. Pada 1967, Israel melancarkan Operasi Focus. Dalam gelombang pertama, sekitar 197 pesawat Mesir hancur dan enam bandara dilumpuhkan. Dalam hitungan jam saja, Israel menguasai langit. Itu merupakan hasil perencanaan, intelijen, pelatihan, dan kecepatan eksekusi. Kelemahan tipikal militer negara-negara Arab adalah mengadopsi doktrin yang sangat terpusat. Ketika situasi berubah, perwira lapangan cenderung menunggu perintah dari atas. Israel memakai pendekatan berbeda: perwira diberi tujuan peperangan, lalu dipercaya mengambil keputusan di lapangan. Ketika rencana awal tidak lagi relevan, mereka tetap bisa bergerak cepat. Selain itu, faktor kudeta dan pergantian kekuasaan membuat jenderal-jenderal Arab bisa diganti karena loyalitas politik, bukan kompetensi. Pengalaman tempur, pelatihan, dan kesinambungan komando pun terganggu. Koalisi Arab juga tidak berperang sebagai satu kesatuan. Masing-masing punya komando, kepentingan, dan prioritas yang berbeda. Lalu ada faktor eksternal: Operation Nickel Grass AS mengirim lebih dari 22.000 ton peralatan dan amunisi AS ke Israel, sehingga membantu pemulihan kekuatannya. Pelajaran strategisnya, jangan berhenti hanya pada kenapa Arab kalah. Tanya kenapa SISTEM pertahanannya kalah? Narator: @emdarwinsyah #Israel #Arab #Militer #ArmoryReborn #DecodingThePower #NarratingTheFuture

About