@pojoksatu.id: Perwakilan komunitas LGBT turut menyampaikan orasi dalam aksi Women's March Jakarta pada Sabtu, 7 November 2026. Dalam orasinya, menegaskan bahwa komunitas LGBT juga membayar pajak dan berhak mendapatkan penghormatan sebagai bagian dari masyarakat. Selain itu mereka mengklaim bahwa keberadaan LGBT bukanlah ancaman bagi negara. Menurutnya, persoalan korupsi dan buruknya tata kelola pemerintahan justru menjadi ancaman yang lebih besar bagi masyarakat. Pernyataan tersebut menuai beragam tanggapan dari publik. Sebagian mendukung seruan pemberantasan korupsi, sementara lainnya menilai persoalan pengakuan hukum terhadap LGBT merupakan isu berbeda yang perlu dibahas secara terpisah.