@sari0.ily: Hello Kitty 🍪🐈 I Love This Sound! 💗 #sanrio #kawaii #hellokitty

🍪
🍪
Open In TikTok:
Region: AU
Tuesday 03 January 2023 05:26:35 GMT
1333237
75278
286
13705

Music

Download

Comments

anything_is._.here33
want something random I got it :
I love the part where she goes "hello this is Kitty!"
2023-10-21 15:00:17
80
ilovemykitty177
⋅★🎸⋆。 :
It’s not me but it’s my friend hello kitty!
2025-06-01 20:58:33
0
le_mon_321
.★Хайди//هايدي★. :
What is the name of the song please answer me 💔🙁
2023-09-27 12:39:09
31
kittyh.berry
bihh.🦭 :
ninguém lembra da hello kitty antiga que tinha boca😭
2025-10-31 23:10:52
5
idk_818295
ocean🇨🇳🖤 :
2025-09-02 16:54:30
15
victoriajaqueline72
️ :
nombre de la canción
2024-11-13 21:17:37
9
meliterallyluvsu2
. :
HELLO THIS IS KITTY [happy][happy]
2023-09-23 16:32:18
16
watin700
ᯓ ݁˖ ꭎ۟ وَتِــينٍّ👶🏻🪽☘︎ :
Hello Kitty [happy]
2025-10-31 11:26:09
2
user13170993
🖤 :
puntito discreto para cambiar mi fyp✨
2025-03-15 18:45:16
12
mels.starsx
Sarah's right eyebrow😛 :
i'm gonna do this one sec
2025-03-08 03:00:45
2
griss_ashi_ashi
FRESITAA🍓🍓 :
como se llama el género de esa música???
2024-11-27 00:47:33
78
queestraan_16
💫 Người Ồn Bất Tỉnh💥😴 :
so cute><
2024-08-31 00:26:38
2
donkeyymilk
☕️ :
cleaning my fyp🧼🫧
2025-12-20 05:48:34
2
ilikke_.bluu3
🥹 :
2025-10-30 01:38:24
5
f_.axn
أمَــل || ١٤٤٧ه‍ـ :
2025-07-05 14:34:07
12
.piwwe
piww' :
i do this edit too
2025-10-20 14:02:51
1
peles0496
Hellokitty :) :
2025-07-04 07:17:00
2
hinata_hyuga_109
⋆𐙚₊˚⊹♡安东内拉 ⋆𐙚₊˚⊹♡ :
Pensé que me llamavan 😂
2023-07-26 16:57:21
18
user5168906211158999311
user5168906211158999311 :
TIO USED UR SOUND
2023-05-22 16:58:42
7
heloukiti_ant6
️౨ৎ :
❤️
2025-11-09 05:11:13
1
rw_548
.𝓡.🦂 :
2025-05-31 13:48:44
1
miniwq220
˃ 𖥦 ˂momikuñi˃ 𖥦 ˂ :
amooooo
2025-02-04 18:16:46
2
_qhn9
' :
مواحح
2025-08-19 21:48:46
1
lona_1270
𝐋𝐀 :
كيف الستوري🌷؟
2025-05-19 18:30:22
1
To see more videos from user @sari0.ily, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dulu saya gampang banget terpesona dengan seseorang berpenampilan agamis seperti ustadz, kyai atau habib. Apalagi kalau dia pandai berceramah dan paham betul soal agama Islam makin bertambah hormat saya. Kadang saat salaman saya sampai menunduk-nunduk karena takzim dan menghormati beliau sebagai orang yang berilmu tinggi. Siapapun ustadznya saya ikuti kajiannya. Itu dulu! Waktu saya masih bodoh dan mudah terhipnotis oleh penampilan kulit luar seseorang. Tapi sekarang saya mulai selektif dan pilih-pilih kalau mau ikut kajian. Bukan karena saya sudah pandai soal agama tapi saya tidak lagi melihat seorang ustadz dari tinggi ilmunya saja melainkan bagaimana dia menerapkan ilmunya. Jaman sekarang tak sulit untuk melihat keseharian seorang ustadz. Kalau sudah tidak sinkron antara perkataan dan kenyataan, ya sudah gutbay. Bukan saya malas ikut kajian tapi malas aja lihat orang pandai berkata tapi tak pandai berlaku. Jadi jangan heran ya kalau sekarang banyak orang yang mengaku paham agama tapi seperti tak beragama. Ada ustadz cabul, ustadz dukun, ustadz nipu dan entah apa lagi. Begitu mudahnya menyematkan gelar ustadz hanya dengan modal sorban dan hapal 1-2 ayat dan kita langsung terkagum-kagum. Tapi kan ustadz juga manusia? Kan bisa salah juga? Ya tentu saja karena itu manusiawi. Tapi ketika mereka sudah mengklaim dirinya sebagai ustadz, kyai atau ulama maka kewajiban mereka bukan hanya mengajak kepada kebaikan tapi juga mencontohkan.  Bukankah mereka adalah warosatul anbiya? Nah, sekarang yang banyak itu cuma bisa mengajak tapi sedikit yang mencontohkan. Ustadz memang tidak harus sesempurna Nabi tapi setidaknya dia bertanggung jawab sebagai tokoh panutan umat. Kalau memang merasa tak mampu menjalankan apa yang dikatakan ya sudah jadi orang biasa saja, jangan ngaku-ngaku ustadz daripada malu-maluin Islam. Dan bagi mereka yang masih merasa dakwah di mimbar dan kelakuan sehari-hari itu 2 hal berbeda maka ingat saja ayat ini :
Dulu saya gampang banget terpesona dengan seseorang berpenampilan agamis seperti ustadz, kyai atau habib. Apalagi kalau dia pandai berceramah dan paham betul soal agama Islam makin bertambah hormat saya. Kadang saat salaman saya sampai menunduk-nunduk karena takzim dan menghormati beliau sebagai orang yang berilmu tinggi. Siapapun ustadznya saya ikuti kajiannya. Itu dulu! Waktu saya masih bodoh dan mudah terhipnotis oleh penampilan kulit luar seseorang. Tapi sekarang saya mulai selektif dan pilih-pilih kalau mau ikut kajian. Bukan karena saya sudah pandai soal agama tapi saya tidak lagi melihat seorang ustadz dari tinggi ilmunya saja melainkan bagaimana dia menerapkan ilmunya. Jaman sekarang tak sulit untuk melihat keseharian seorang ustadz. Kalau sudah tidak sinkron antara perkataan dan kenyataan, ya sudah gutbay. Bukan saya malas ikut kajian tapi malas aja lihat orang pandai berkata tapi tak pandai berlaku. Jadi jangan heran ya kalau sekarang banyak orang yang mengaku paham agama tapi seperti tak beragama. Ada ustadz cabul, ustadz dukun, ustadz nipu dan entah apa lagi. Begitu mudahnya menyematkan gelar ustadz hanya dengan modal sorban dan hapal 1-2 ayat dan kita langsung terkagum-kagum. Tapi kan ustadz juga manusia? Kan bisa salah juga? Ya tentu saja karena itu manusiawi. Tapi ketika mereka sudah mengklaim dirinya sebagai ustadz, kyai atau ulama maka kewajiban mereka bukan hanya mengajak kepada kebaikan tapi juga mencontohkan. Bukankah mereka adalah warosatul anbiya? Nah, sekarang yang banyak itu cuma bisa mengajak tapi sedikit yang mencontohkan. Ustadz memang tidak harus sesempurna Nabi tapi setidaknya dia bertanggung jawab sebagai tokoh panutan umat. Kalau memang merasa tak mampu menjalankan apa yang dikatakan ya sudah jadi orang biasa saja, jangan ngaku-ngaku ustadz daripada malu-maluin Islam. Dan bagi mereka yang masih merasa dakwah di mimbar dan kelakuan sehari-hari itu 2 hal berbeda maka ingat saja ayat ini : "Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan." (QS As Shaff 3).

About