@user2861234614295: #فاقد غوالي😢💔😭😭😭😭😭💔

حً ـفــــــيد هـوســـــــــان
حً ـفــــــيد هـوســـــــــان
Open In TikTok:
Region: DE
Friday 11 April 2025 20:57:09 GMT
393
26
20
1

Music

Download

Comments

user81961793455341
حفيد عبد النبي الجنيدي :
✌️✌️✌️✌️
2025-04-14 20:16:15
1
mohamedhamed509
جنرآل گدآدهہ✊🫵 :
🥰🥰🥰
2025-04-12 20:25:38
1
mohmed.hasbalrswl
الامين محمد ✌️ :
🥰🥰🥰
2025-10-14 08:21:15
0
user8461556876694
يوسف محمد :
🥰🥰🥰
2025-06-19 09:55:28
0
user35541493204347
محمد ياسر :
✌️✌️✌️
2025-05-22 18:12:35
0
fadala82
فضل الله منعم ٍِ🫵🏾📎 :
💔
2025-05-21 19:51:29
0
user63877995958615
عبدالنبي عبدالمنعم فيناوي-🔥🔥 :
✌️✌️✌️
2025-05-16 19:46:31
0
user63877995958615
عبدالنبي عبدالمنعم فيناوي-🔥🔥 :
💔💔💔
2025-05-16 19:46:29
0
fadala82
فضل الله منعم ٍِ🫵🏾📎 :
💔
2025-05-15 08:39:22
0
user7776179593499
المرضي فيناوي✌🏾✌🏾💔💔✌🏾✌🏾 :
💔💔💔
2025-05-05 09:04:20
0
user63877995958615
عبدالنبي عبدالمنعم فيناوي-🔥🔥 :
❤️❤️❤️
2025-04-11 21:12:55
0
mohamedhamed509
جنرآل گدآدهہ✊🫵 :
✌✌✌
2025-04-12 20:25:36
0
mohamedhamed509
جنرآل گدآدهہ✊🫵 :
💪💪💪
2025-04-12 20:25:35
0
user327096551118
محمدعثمان 🫡💔✊✌️🥷🦅💘 :
🥰🥰🥰
2025-04-12 19:34:10
0
user327096551118
محمدعثمان 🫡💔✊✌️🥷🦅💘 :
🔥🔥🔥
2025-04-12 19:34:08
0
user327096551118
محمدعثمان 🫡💔✊✌️🥷🦅💘 :
✌️✌️✌️✌️
2025-04-12 19:34:05
0
user9860069933543
عبدالله فيناوى :
✌️✌️✌️
2025-04-12 19:21:04
0
user810428484785
ود الباديه الجنيدي :
💔💔💔
2025-04-12 11:02:38
0
user63877995958615
عبدالنبي عبدالمنعم فيناوي-🔥🔥 :
💔💔💔
2025-04-11 21:12:58
0
To see more videos from user @user2861234614295, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama 10 perwira tinggi lainnya.  Skandal yang disebut melibatkan perangkat penyadapan bernilai triliunan rupiah ini memunculkan pertanyaan serius mengenai dugaan penyalahgunaan alat negara di lingkungan kepolisian. Analis politik dan militer Universitas Nasional, Doktor Selamat Ginting, mengungkap sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Dalam podcast Madilog Forum Keadilan yang dipandu sejarawan Indra J. Piliang, Ginting membeberkan kronologi yang menurutnya bermula dari terdeteksinya aktivitas penyadapan di sejumlah lokasi. “Mabes Polri dengan alatnya melihat bahwa ada radar yang sedang dimainkan. Ternyata kemudian ada di rumah Irjen Polisi Ahrie Sonta,” ujarnya dinukil Monitorindonesia.com, Rabu (4/11/2026). Ginting menyebut aktivitas penyadapan juga berlangsung di kediaman sejumlah perwira tinggi Polri lainnya. “Di waktu yang bersamaan, juga ternyata penyadapan itu sedang bekerja di rumah Irjen Polisi Slamet Uliandi. Kemudian juga di tempat Brigjen Polisi Eko Hadi Santoso.” Nama Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution menjadi salah satu yang mencuat dalam kronologi tersebut. Ginting menyebut kedatangan personel Propam Mabes Polri bersama Brimob ke kediaman Ahrie diwarnai perlawanan. “Karena melawan, ya sudah langsung diborgol, dibawa ke Mako Brimob,” ujar Ginting. Menurut Ginting, setelah dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Ahrie disebut mengakui bahwa operasi penyadapan dilakukan atas perintah Listyo Sigit Prabowo. Keterangan tersebut, menurut Ginting, kemudian membuka jalan bagi penindakan terhadap sejumlah perwira lain, termasuk Listyo Sigit. “Kemudian terjadilah penangkapan-penangkapan juga termasuk kepada Irjen Polisi Abdul Karim, kemudian Irjen Polisi Nunung Saifuddin, dan juga kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” ujar Ginting. Dugaan ini menjadi sorotan karena menyangkut penggunaan perangkat intelijen yang disebut menyasar kepala negara. Jika terbukti, perkara tersebut bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan persoalan serius terkait kewenangan, pengawasan, dan pertanggungjawaban penggunaan instrumen negara. By. Sonny #listyosigit #prabowosubianto #jokowi #update #termul
Dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama 10 perwira tinggi lainnya.  Skandal yang disebut melibatkan perangkat penyadapan bernilai triliunan rupiah ini memunculkan pertanyaan serius mengenai dugaan penyalahgunaan alat negara di lingkungan kepolisian. Analis politik dan militer Universitas Nasional, Doktor Selamat Ginting, mengungkap sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Dalam podcast Madilog Forum Keadilan yang dipandu sejarawan Indra J. Piliang, Ginting membeberkan kronologi yang menurutnya bermula dari terdeteksinya aktivitas penyadapan di sejumlah lokasi. “Mabes Polri dengan alatnya melihat bahwa ada radar yang sedang dimainkan. Ternyata kemudian ada di rumah Irjen Polisi Ahrie Sonta,” ujarnya dinukil Monitorindonesia.com, Rabu (4/11/2026). Ginting menyebut aktivitas penyadapan juga berlangsung di kediaman sejumlah perwira tinggi Polri lainnya. “Di waktu yang bersamaan, juga ternyata penyadapan itu sedang bekerja di rumah Irjen Polisi Slamet Uliandi. Kemudian juga di tempat Brigjen Polisi Eko Hadi Santoso.” Nama Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution menjadi salah satu yang mencuat dalam kronologi tersebut. Ginting menyebut kedatangan personel Propam Mabes Polri bersama Brimob ke kediaman Ahrie diwarnai perlawanan. “Karena melawan, ya sudah langsung diborgol, dibawa ke Mako Brimob,” ujar Ginting. Menurut Ginting, setelah dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Ahrie disebut mengakui bahwa operasi penyadapan dilakukan atas perintah Listyo Sigit Prabowo. Keterangan tersebut, menurut Ginting, kemudian membuka jalan bagi penindakan terhadap sejumlah perwira lain, termasuk Listyo Sigit. “Kemudian terjadilah penangkapan-penangkapan juga termasuk kepada Irjen Polisi Abdul Karim, kemudian Irjen Polisi Nunung Saifuddin, dan juga kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” ujar Ginting. Dugaan ini menjadi sorotan karena menyangkut penggunaan perangkat intelijen yang disebut menyasar kepala negara. Jika terbukti, perkara tersebut bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan persoalan serius terkait kewenangan, pengawasan, dan pertanggungjawaban penggunaan instrumen negara. By. Sonny #listyosigit #prabowosubianto #jokowi #update #termul

About